Kajian Potensi Pemanenan Air Hujan sebagai Sumber Air Alternatif di Kampus Pascasarjana Universitas Muslim Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.52103/jfo.v5i1.2213Keywords:
Kampus UMI, Kebutuhan Air, Kualitas Air Hujan, Pemanenan Air HujanAbstract
Ketersediaan air bersih yang layak merupakan faktor penting dalam mendukung kegiatan higiene dan sanitasi, khususnya di lingkungan pendidikan tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji potensi pemanenan air hujan (rainwater harvesting) di Kampus Pascasarjana Universitas Muslim Indonesia, mengevaluasi sejauh mana potensi tersebut dapat memenuhi kebutuhan air higiene dan santasi, serta menilai kualitas air hujan yang dipanen. Berdasarkan luas atap bangunan sebesar 1.268 m² dan intensitas curah hujan maksimum harian dengan kala ulang 5 tahun sebesar 168,50 mm, diperoleh potensi pemanenan air sebesar 75,408 m³/hari atau 203,602 m³/minggu (dengan asumsi tiga hari hujan per minggu). Jumlah ini melebihi kebutuhan air mingguan kampus sebesar 161,64 m³, sehingga terdapat surplus sebesar 41,96 m³ per minggu. Dengan demikian, air hujan yang dipanen layak digunakan untuk keperluan non-konsumsi. serta berpotensi menjadi solusi alternatif yang berkelanjutan dalam pemenuhan kebutuhan air bersih di lingkungan kampus.
