Kajian Eksperimental Pengaruh Variasi Ukuran Agregat pada Saluran Terbuka Terhadap Koefisien Nilai Chezy
DOI:
https://doi.org/10.52103/jfo.v5i1.2221Keywords:
Bukaan Pintu, Koefisien Chezy, Pintu Crump de Gruyter, Saluran Terbuka, Ukuran AgregatAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi ukuran agregat terhadap nilai koefisien Chezy (C) dalam saluran terbuka dengan memanfaatkan model fisik laboratorium menggunakan Pintu Crump de Gruyter. Penelitian ini juga mengevaluasi pengaruh variasi bukaan pintu terhadap karakteristik aliran, dengan tiga bukaan pintu yang diuji yaitu 2 cm, 3 cm, dan 4 cm serta tiga variasi debit. Dua ukuran agregat yang digunakan adalah 2,0 mm dan 3,35 mm. Hasil pengujian menunjukkan bahwa ukuran agregat memberikan pengaruh signifikan terhadap nilai C, di mana agregat berukuran 2,0 mm menghasilkan nilai C tertinggi (rata-rata 22,74–23,22), sedangkan agregat 3,35 mm menunjukkan nilai lebih rendah (sekitar 16,11–16,37). Selain itu, nilai C meningkat seiring bertambahnya bukaan pintu, yang mencerminkan peningkatan efisiensi aliran akibat bertambahnya debit dan kedalaman aliran. Penggunaan Pintu Crump de Gruyter secara khusus membantu dalam mengontrol debit dan memperlihatkan perubahan karakteristik aliran secara jelas, termasuk pembentukan aliran superkritis pada kondisi tertentu. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemilihan ukuran agregat yang sesuai serta pengaturan bukaan pintu Crump de Gruyter berperan penting dalam meningkatkan efisiensi hidraulik saluran terbuka dan dapat dijadikan acuan dalam perancangan sistem pengelolaan air yang lebih efektif.
