Kajian Titik Rawan Kecelakaan Lalu Lintas di Kota Baubau
DOI:
https://doi.org/10.52103/jfo.v5i1.2225Keywords:
Ekivalen Angka Kecelakaan, Lalu Lintas, Titik Rawan, Upper Control LimitAbstract
Kecelakaan lalu lintas merupakan salah satu masalah serius yang di hadapi oleh banyak kota di Indonesia, termasuk Kota Baubau. Oleh karena itu, identifikasi titik-titik rawan kecelakaan menjadi sangat penting untuk memahami pola dan penyebab kecelakaan yang terjadi. Dengan menggunakan pendekatan analisis data kecelakaan yang terjadi dalam periode tertentu, penelitian ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang jelas mengenai lokasi-lokasi yang menjadi titik rawan kecelakaan dan faktor yang menyebabkan kecelakaan di ruas jalan. Sehingga dapat di analisis rekomendasi penangana pada kecelakaan yang terjadi pada titik rawan kecelakaan. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode Ekivalen Angka Kecelakaan (EAK) berdasarkan pembobotan korban kecelakaan dan metode Upper Control Limit (UCL). Dari 10 ruas jalan yang diteliti berdasarkan data histori kecelakaan tertinggi, di identifikasi terdapat 5 titik rawan yaitu jalan Anoa Kadolomoko, Jalan Anoa waruruma, Jalan Murhum, Jalan Batoambari, dan Jalan Dayanu Ikhsanuddin. Rekomedasi penanganan titik rawan yaitu pemberian rambu lalu lintas, pemasangan lampu jalan, dan juga himbauan rutin kepada masyarat mengenai keselamatan jalan.
