Kajian Optimalisasi Waktu dan Biaya dengan Metode Crashing pada Proyek Preservasi Jalan Batas Prov. Sulteng - Asera – Belalo - Lasolo (Longsoran)
DOI:
https://doi.org/10.52103/jfo.v5i1.2226Keywords:
Biaya Proyek, Crashing, Critical Path Method, Optimalisasi Waktu, Preservasi JalanAbstract
Proyek preservasi jalan pada koridor Batas Provinsi Sulawesi Tengah – Asera – Belalo – Lasolo yang terdampak longsor berat merupakan intervensi infrastruktur yang sangat krusial mengingat fungsinya sebagai jalur strategis distribusi logistik dan mobilitas masyarakat. Urgensi pemulihan jalur ini tidak hanya bertujuan mencegah gangguan ekonomi yang lebih luas, tetapi juga untuk menjamin keselamatan pengguna jalan. Penelitian ini bertujuan merumuskan strategi optimalisasi waktu–biaya yang efektif melalui penerapan metode crashing berbasis Critical Path Method (CPM). Dengan memanfaatkan data proyek secara komprehensif—meliputi Bill of Quantity (BOQ), jadwal dasar, dan durasi aktivitas kritis—dilakukan evaluasi terhadap tiga skenario percepatan (10%, 20%, dan 30%). Analisis cost slope digunakan untuk mengidentifikasi aktivitas yang paling efisien secara ekonomi untuk dipercepat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan crashing terarah mampu memangkas durasi proyek dari 240 hari menjadi waktu optimal yang secara signifikan lebih singkat, dengan tambahan biaya langsung yang terkendali dan diimbangi oleh pengurangan biaya tidak langsung. Konfigurasi waktu–biaya optimal ini membuktikan efektivitas metode crashing pada proyek infrastruktur berurgensi tinggi, sekaligus menyediakan kerangka pengambilan keputusan yang andal untuk proyek preservasi jalan di wilayah rawan bencana.
