Kajian Pengaruh Parameter Hidrograf Satuan Sintetik Nakayasu berdasarkan Karakteristik Daerah Aliran Sungai
Studi Kasus DAS Tabo-Tabo Kab. Pangkep
DOI:
https://doi.org/10.52103/jfo.v5i2.2249Keywords:
Hidrograf, Hidrograf Satuan Sintetik, Limpasan Permukaan, NakayasuAbstract
Kehilangan Hidrograf dapat menggambarkan distribusi waktu limpasan permukaan di daerah pengukuran dan menentukan keragaman karakteristik fisik DAS. Penyajian Hidrograf Satuan Sintetik dapat menggunakan metode reduksi hidrograf satuan dari hidrograf banjir terukur. Penelitian ini mencoba mengkaji pengaruh parameter garis hidrologi satuan sintetik berdasarkan karakteristik DAS di daerah irigasi Tabo-Tabo Kabupaten Pangkep. Lokasi penelitian terletak di Kabupaten Pangkep, Provinsi Sulawesi Selatan, tepat di DAS Tabo-Tabo, dengan menggunakan data curah hujan harian dari stasiun Leang Lonrong, Segeri/Padaelo, Pangkajene, Tabo-Tabo, Ralla, Camba, dan Bancee. Berdasarkan hasil pembahasan yang dilakukan, selisih debit banjir maksimum berdasarkan HSS Nakayasu dan HSS Modifikasi adalah 7,9343% pada setiap periode kala ulang. Hal ini menunjukkan bahwa metode Hidrograf Satuan Sintetik yang ditingkatkan sangat baik dalam menentukan debit banjir.
