Evaluasi Kondisi dan Kinerja Jaringan Irigasi
Studi Kasus D.I. Pamukkulu Kabupaten Takalar
DOI:
https://doi.org/10.52103/jfo.v5i2.2250Keywords:
Evaluasi Kinerja, Jaringan Irigasi, Pamukkulu, Permen PUPR, Prasarana FisikAbstract
Kinerja jaringan irigasi yang optimal merupakan faktor penting dalam mendukung produktivitas pertanian dan ketahanan pangan. Daerah Irigasi (DI) Pamukkulu merupakan salah satu wilayah irigasi potensial di Kabupaten Takalar, namun keberadaannya mengalami berbagai permasalahan seperti kerusakan bangunan, sedimentasi saluran, serta fungsi prasarana fisik yang menurun. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kondisi dan menganalisis kinerja prasarana fisik jaringan irigasi utama (primer dan sekunder) serta bangunan saluran Cakura di DI Pamukkulu. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif berdasarkan indikator penilaian dalam Permen PUPR No. 12/PRT/M/2015. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa saluran pembawa memiliki nilai indeks kinerja sebesar 85,02% dengan kategori pemeliharaan rutin, bangunan utama sebesar 78,46% (pemeliharaan berkala), dan jalan inspeksi sebesar 83,49% (pemeliharaan rutin). Namun, kondisi bangunan saluran pembawa sebesar 59,27% dan fasilitas pendukung 51% masuk dalam kategori perbaikan berat, sedangkan saluran pembuang memperoleh nilai 0% yang menunjukkan perlunya rehabilitasi total. Temuan ini menegaskan perlunya tindakan pemeliharaan berkelanjutan dan perbaikan menyeluruh guna menjaga keberlanjutan fungsi sistem irigasi di wilayah tersebut
