Evaluasi Efektifitas Pengadaan Barang dan Jasa Melalui Sistem Elektronik
Studi Kasus Keterlambatan Evaluasi Penawaran Jasa Pelaksana Konstruksi Di LPSE Kota Makassar
DOI:
https://doi.org/10.52103/jfo.v5i2.2254Keywords:
Evaluasi Penawaran, Keterlambatan,, LPSE MakassarAbstract
Dalam era digital saat ini, pengadaan barang dan jasa telah mengalami transformasi signifikan melalui penerapan sistem pengadaan secara elektronik yang bertujuan untuk meningkatkan transparansi, efisiensi, dan akuntabilitas. Namun demikian, dalam praktiknya masih ditemukan berbagai permasalahan, salah satunya adalah keterlambatan dalam evaluasi penawaran, khususnya pada pengadaan jasa konstruksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan keterlambatan evaluasi penawaran jasa pelaksana konstruksi serta menentukan faktor yang paling berpengaruh terhadap keterlambatan tersebut di LPSE Kota Makassar. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan fenomena keterlambatan evaluasi penawaran dalam sistem pengadaan elektronik. Hasil analisis data menunjukkan bahwa secara simultan variabel bebas tidak berpengaruh signifikan terhadap keterlambatan evaluasi penawaran. Namun secara parsial, variabel kompetensi sumber daya manusia pengelola pengadaan, regulasi dan kebijakan pengadaan, serta kesulitan koordinasi dengan instansi terkait berpengaruh terhadap keterlambatan evaluasi penawaran. Variabel yang paling dominan memengaruhi keterlambatan evaluasi penawaran jasa pelaksana konstruksi adalah kesulitan koordinasi dengan instansi terkait. Oleh karena itu, perbaikan dan penguatan mekanisme koordinasi antarinstansi perlu mendapatkan perhatian serius. Selain itu, variabel server layanan sistem pengadaan elektronik, kompetensi SDM pengelola pengadaan, regulasi dan kebijakan pengadaan, serta tingkat transparansi proses evaluasi perlu dipertahankan guna mendukung kelancaran pengelolaan LPSE di Kota Makassar..
