Evaluasi Kinerja Ruas Jalan Dhoho Berdasarkan PKJI dengan Pendekatan Skenario Penataan Ruang Jalan

Authors

  • Alfandi Rizki Pratama R Universitas Brawijaya
  • Dzackirendy Springfield Politeknik Negeri Banyuwangi
  • Faiz Muhammad Azhari Universitas Kadiri
  • Muhammad Ridha Kasim Universitas Muslim Indonesia
  • Brilyan Bayani Tisna Universitas Muslim Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.52103/jfo.v5i2.2255

Keywords:

Jalan Dhoho Kediri, Kapasitas Jalan, Kinerja Ruas Jalan, Penataan Ruang Jalan, PKJI

Abstract

Pertumbuhan kendaraan pribadi di kawasan perkotaan Indonesia yang tidak diimbangi dengan peningkatan kapasitas infrastruktur jalan telah menimbulkan berbagai permasalahan lalu lintas, seperti kemacetan, penurunan tingkat pelayanan, serta gangguan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan. Kondisi tersebut juga terjadi di Kota Kediri, khususnya pada Jalan Dhoho yang merupakan salah satu koridor utama di pusat kota dan direncanakan sebagai bagian dari pengembangan kawasan Dhoho Heritage. Tingginya volume lalu lintas yang disertai dengan hambatan samping berupa parkir on-street, aktivitas komersial, dan keterbatasan fasilitas pejalan kaki menyebabkan kinerja ruas jalan ini semakin menurun, terutama pada jam puncak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja lalu lintas Jalan Dhoho berdasarkan Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) serta mengevaluasi pengaruh berbagai skenario penataan ruang jalan terhadap kapasitas dan tingkat pelayanan ruas jalan. Metode penelitian menggunakan survei lalu lintas berupa traffic counting selama 15 jam pengamatan pada hari kerja dan akhir pekan, pengukuran geometrik jalan, serta analisis kapasitas dan kinerja ruas jalan menggunakan parameter PKJI. Tiga skenario pengembangan dianalisis, meliputi pelebaran pedestrian dan penghapusan parkir on-street hingga skenario fokus lalu lintas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi eksisting Jalan Dhoho memiliki nilai rasio V/C yang relatif tinggi pada jam puncak. Penghapusan parkir on-street dan penyesuaian lebar lajur efektif terbukti meningkatkan kapasitas jalan dan menurunkan nilai V/C pada seluruh periode waktu. Skenario fokus lalu lintas menghasilkan kinerja terbaik, sementara skenario pelebaran pedestrian memberikan peningkatan kinerja yang lebih moderat dengan tetap mempertahankan fungsi ruang publik. Temuan ini menegaskan pentingnya penataan ruang jalan yang seimbang antara efisiensi lalu lintas dan fungsi kawasan perkotaan.

Downloads

Published

2026-01-31