Kajian Pemanfaatan Reclaimed Asphalt Pavement (RAP) pada Campuran Laston AC-WC terhadap Beban Lalu Lintas
DOI:
https://doi.org/10.52103/jfo.v6i1.2267Keywords:
Dinamis, Marshall, Reclaimed Asphalt Pavement, StabilitasAbstract
RAP (Reclaimed Asphalt Pavement) adalah limbah sisa perkerasan jalan yang telah rusak atau habis umur rencananya. RAP dapat digunakan kembali sebagai bahan dasar perkerasan jalan dengan adanya penambahan material agregat baru dan aspal, untuk memenuhi kualitas dan spesifikasi dalam perkerasan jalan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas campuran aspal panas dengan bahan tambah RAP. Hasil dari penelitian diperoleh nilai ektraksi RAP sebesar 5,84%. Penelitian ini dilakukan dengan penambahan beberapa variasi kadar RAP yaitu 0%, 10%, 20%, 30%, dan 40%. Hasil penelitian setelah dilakukan pengujian karakteristik Marshall, diperoleh campuran dengan kadar aspal RAP sebesar 15,30% adalah campuran yang memenuhi semua karakteristik Marshall berdasarkan spesifikasi Bina Marga 2018 Revisi II karena mampu menerima stabilitas hingga 1263,05 kg. Penambahan RAP sebesar 15,30% mampu meningkatkan kekakuan dan membuat campuran lebih stabil terhadap pembebanan, dimana stabilitas dinamis juga meningkat dari 940,30 lintasan/mm (tanpa RAP) menjadi 1909,09 lintasan/mm (dengan campuran RAP).
