Analisis Kinerja Kondisi Ruas Jalan terhadap Kemacetan pada Ruas Jalan Hertasning
Studi Kasus Batas Jalan Tun Abdul Razak – Jalan Hertasning STA 3+700 – STA 5+700, Kota Makassar
DOI:
https://doi.org/10.52103/jfo.v6i1.2269Keywords:
Derajat Kejenuhan, Kinerja Jalan, Kondisi Perkerasan, Pavement Condition IndexAbstract
Kondisi perkerasan jalan berperan penting dalam menentukan kinerja jalan perkotaan. Kerusakan perkerasan dan tingginya aktivitas samping jalan dapat menurunkan kecepatan kendaraan, kapasitas jalan, serta meningkatkan derajat kejenuhan lalu lintas yang berujung pada kemacetan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kondisi perkerasan jalan terhadap kinerja lalu lintas pada ruas Jalan Hertasning, khususnya segmen batas Jalan Tun Abdul Razak hingga Jalan Hertasning STA 3+700–5+700 Kota Makassar. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan analisis deskriptif dan korelasional. Penilaian kondisi perkerasan dilakukan menggunakan metode Pavement Condition Index (PCI), sedangkan kinerja jalan dianalisis berdasarkan Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) 1997 melalui parameter volume lalu lintas, kecepatan, kapasitas, derajat kejenuhan (DS), dan tingkat pelayanan jalan (LOS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa arah Hertasning–Aroepala memiliki nilai DS sebesar 0,77 dengan tingkat pelayanan LOS D, sedangkan arah Aroepala–Hertasning memiliki DS sebesar 0,57 dengan LOS C. Segmen dengan nilai PCI rendah cenderung menunjukkan kecepatan lebih rendah dan tingkat kejenuhan yang lebih tinggi. Hasil ini menegaskan bahwa kondisi perkerasan jalan berpengaruh signifikan terhadap kinerja jalan dan tingkat kemacetan.
