Kajian Penanganan Banjir akibat Peluapan Sungai Entrop Kota Jayapura
DOI:
https://doi.org/10.52103/jfo.v6i1.2280Keywords:
Banjir, Debit Banjir Rencana, HEC-RAS, Sungai Entrop, Tata Guna LahanAbstract
Perubahan tata guna lahan yang berlangsung pesat akibat pertumbuhan permukiman di sekitar Sungai Entrop, yang merupakan saluran drainase alami di tengah Kota Jayapura, telah meningkatkan risiko terjadinya banjir. Banjir di wilayah Entrop dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain curah hujan yang tinggi, sedimentasi sungai, deforestasi, serta pembuangan sampah sembarangan yang menghambat kapasitas aliran. Kombinasi faktor-faktor tersebut menyebabkan sungai meluap dan menimbulkan genangan pada kawasan permukiman. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis daerah rawan banjir di Sungai Entrop berdasarkan debit banjir rencana dengan periode ulang 25 dan 50 tahun. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan menentukan alternatif penanggulangan banjir yang paling tepat dari aspek teknis. Metode penelitian meliputi pengumpulan data primer melalui observasi lapangan serta data sekunder dari instansi terkait dan studi literatur. Analisis hidrologi dilakukan untuk menghitung debit banjir rencana menggunakan data curah hujan selama 15 tahun (2011–2025) dan data tata guna lahan. Pemodelan hidraulik dan pemetaan genangan dilakukan dengan menggunakan perangkat lunak HEC-RAS. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pemerintah daerah dan penyedia jasa konstruksi dalam upaya penanganan dan pengendalian banjir di Sungai Entrop, Kota Jayapura.
