Kajian Penerapan K3 terhadap Kinerja Pelaksanaan Proyek Bendungan Ameroro Paket II
DOI:
https://doi.org/10.52103/jfo.v6i1.2285Keywords:
Bendungan Ameroro, Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Regresi Logistik Ordinal, Skala Likert, SPSSAbstract
Pada Proyek Bendungan Ameroro Paket II, kebutuhan akan implementasi Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja tidak hanya ditentukan oleh peraturan hukum semata, tetapi juga oleh realitas lapangan yang menunjukkan potensi risiko yang tinggi dalam operasional konstruksi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai faktor-faktor dan faktor yang paling mempengaruhi dalam penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada pelaksanaan proyek Bendungan Ameroro Paket II. Metode penelitian yang dipakai dalam penelitian ini adalah Regresi Logistik Ordinal dimana pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan cara penyebaran kuesioner menggunakan skala likert. Setelah data dari responden dikumpulkan maka selanjutnya dilakukan pengolahan data tersebut dengan menggunakan aplikasi Statistical Program for Social Science (SPSS) versi 20. Dari Hasil penelitian ini secara keseluruhan, model regresi logistik ordinal yang digunakan telah memenuhi kriteria statistik dan mampu menjelaskan pengaruh variabel independen terhadap penerapan K3 secara signifikan meskipun masih terdapat faktor lain di luar model yang turut memengaruhi penerapan K3. Berdasarkan hasil analisis, faktor-faktor penerapan K3 berpengaruh sebesar 48,6% terhadap kinerja pelaksanaan Proyek Bendungan Ameroro Paket II, sedangkan 51,4% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penerapan K3 dan berdasarkan hasil uji Wald diketahui 1 (satu) variabel yang berpengaruh secara signifikan terhadap Proyek Bendungan Ameroro Paket II dalam penerapan K3 adalah X5 yaitu aturan dan prosedur K3.
