Kajian Value Engineering terhadap Pembangunan Kantor Presiden di Ibu Kota Nusantara (IKN)

Authors

  • Muhammad Fajar Faisal PT. Agrinas Pangan Nusantara
  • Sofyan Bachmid Universitas Muslim Indonesia
  • Sudarman Supardi Universitas Muslim Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.52103/jfo.v6i1.2296

Keywords:

Kantor Presiden, Selisih Biaya Konstruksi, Selisih Waktu Konstruksi, Value Engineering

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi efektifitas dan efesiensi pekerjaan pembangunan Gedung Kantor Presiden di Ibu Kota Nusantara (IKN) melalui sistem rekayasa nilai atau Value Engineering. Dengan penekanan pada perubahan biaya konstruksi menjadi lebih murah dan percepatan pembangunan dari waktu kontrak sebelumnya tanpa mengurangi fungsi dan mutu pekerjaan pembangunan. Adapun tujuan penelitian yaitu untuk mendapat selisih biaya konstruksi dan waktu kerja konstruksi terhadap kontrak awal dan kontrak akhir pekerjaan. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kuantitatif dengan pendekatan studi kasus dengan upaya menggambarkan, meringkas, dan menjelaskan suatu fenomena, situasi, atau karakteristik variabel secara sistematis menggunakan data numerik dan analisis statistik. Adapun tahap-tahapnya berupa: tahap identifikasi, tahap analisis fungsi, tahap spekulasi, tahap evaluasi, dan tahap rekomendasi. Hasil analisis menunjukkan adanya selisih biaya dari yang terkontrak sebesar Rp 1.737.097.409.958,- menjadi Rp 1.664.721.127.544,- dengan selisih biaya sebesar Rp 72.376.282.414,-. Dan waktu pekerjaan yang awalnya 780 hari kalender menjadi 640 hari kalender dengan selisih waktu sebesar 140 hari kalender. Penelitian ini merekomendasikan penggunaan value engineering terhadap bangunan terkhusus gedung pemerintahan yang menggunakan APBN atau APBD guna memaksimalkan kerja konstruksi dan menghindari pemborosan disamping memberikan wawasan berharga bagi pengambilan keputusan dan pihak-pihak lainnya.

Downloads

Published

2026-06-15