Perbaikan Perkuatan Tebing dengan Menggunakan Batu Gajah

Studi Kasus Sungai Walanae Kabupaten Soppeng

Authors

  • Nurdiana Karim Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang
  • Ratna Musa Universitas Muslim Indonesia
  • Andi Amin Latief Universitas Muslim Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.52103/jfo.v6i1.2303

Keywords:

Debit Banjir Rancangan, HEC-RAS, Perkuatan Tebing, Sungai, Tanggul Sungai

Abstract

Sungai Walanae merupakan sungai dengan tangkapan paling luas dan juga merupakan paling panjang dalam WS. Walanae-Cenranae. Luas tangkapan (Catchman area) Sungai Walanae 3.210 km2 atau sekitar 27 % dari Luas Wilayah Sungai Walanae Cenranae, sedangkan panjang Sungai Walanae adalah 213 Km, Lokasi Penelitian Berada di Desa Kebo. penelitian ini bertujuan untuk merencanakan tanggul pada tebing Sungai yang sering mengalami banjir dan erosi tebing sungai, maka perlu di lakukan perencanaan untuk melindungi tebing dan dari banjir agar kerusakan yang terjadi akibat pergeseran tanah dapat diminimalisir. Tujuan dari Penelitian ini Untuk Mengetahui Debti Banjir Rancangan dan Rekomendasi bangunan perkuatan tebing pada Sungai Walanae Kab. Soppeng, Penelitian ini dilakukan dengan menganalisa data-data primer dan sekunder yaitu analisis kondisi existing Sungai, topografi, analisis HEC-RAS kemudian merencanakan Perkuatan Tebing dan dinding penahan Sungai. Dari hasil dan pembahasan mengenai debit banjir rancangan dengan metode Gumbel didapatkan debit banjir rancangan Q2th = 1403.8231 m3/det untuk Pengaman Tebing yang merupakan debit dominan sungai, dan Q10th = 2648.0813 m3/det untuk Perencanaan Tanggul Banjir

Downloads

Published

2026-06-15