Analisis Kinerja Keuangan Bank Syariah Terpilih Di Indonesia Pasca Spin Off
DOI:
https://doi.org/10.52103/jaf.v1i1.143Keywords:
Kinerja Keuangan, Bank Syariah, Spin-Off, Metode RGECAbstract
Penelitian ini dilakuan untuk menganalisa kinerja keuangan Bank Syariah terpilih pasca Spin-Off menggunakan metode penilaian Risk Profile, Good Corporate Governance, Earnings, dan Capital di Indonesia. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh melalui dokumentasi menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek penelitan yaitu Bank BNI Syariah, BCA Syariah, BRI Syariah dan Bukopin Syariah dengan rentang waktu 5 tahun pasca bank melakukan Spin-Off. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Kinerja bank ditinjau dari Risk Profil menggunakan indikator NPF dimana BNI Syariah, BRI Syariah dan Bukopin Syariah tergolong sehat, sedangkan BCA Syariah tergolong sangat sehat, sedangkan indikator FDR BNI Syariah tergolong sehat, BCA Syariah tergolong sangat sehat, BRI Syariah tergolong kurang sehat, dan Bukopin Syariah tergolong cukup sehat; 2) Kinerja bank ditinjau dari GCG pada BNI Syariah tergolong sangat sehat, sedangkan BCA Syariah, BRI Syariah, dan Bukopin Syariah tergolong sehat; 3) Kinerja bank ditinjau dari Earnings menggunakan indikator ROA dimana BNI Syariah, BCA Syariah, BRI Syariah dan Bukopin Syariah tegolong cukup sehat; 4) Kinerja bank ditinjau dari Capital menggunakan indikator CAR dimana BNI Syariah, BCA Syariah, BRI Syariah dan Bukopin Syariah tegolong sangat sehat. Hal ini berarti bahwa kinerja keuangan Bank Syariah pasca Spin-Off dalam menentukan kebijakan untuk melakukan spin-off dianggap berhasil.
References
Al Arif, M. N. R. (2017). Metode Spinf-Off dan Tingkat Profitabilitas : Studi pada Bank Umum Syariah Hasil Spin-Off. Jurnal Kajian Ekonomi dan Bisnis Islam, Vol. 10, No. 1, Mei 2017.
Antonio, M.S. (2004). Bank Syariah Dari Teori Ke Praktik.
Jakarta: Gema Insani Press.
Bank Indonesia. (2013). Pedoman Akuntansi Perbankan Syariah Indonesia. Jakarta: Bank Indonesia.
Damanuri, A. (2012). Rasionalisasi Konversi Bank Konvensional ke Bank Syari’ah. STAIN. Ponorogo.
Ikatan Akuntan, I. (2016). SAK Syariah (Standar Akuntansi Keuangan Syariah). Jakarta: Dewan Standar Akuntansi Syariah.
Indonesia, R. (2008). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 21 Tahun 2008 tentang Perbankan Syariah Nasuha. 2012. Dampak Kebijakan Spin-Off terhadap Kinerja Bank Syariah. KARIM Business Consulting. Jakarta.
Pambuko, Z.M. (2019). Kebijakan Spin-Off dan Efisiensi Perbankan Syariah di Indonesia. Universitas Muhammadiyah Magelang.
Purba, A.I. (2017). Pengaruh Perubahan Bank Umum Syariah terhadap Minat Menabung di Bank Aceh Syariah pada Masyarakat Kabupaten Aceh Tenggara. Universitas Gunung Leuser.
Raharjo, H. 2009. Hukum Perusahaan. Yogyakarta: Pustaka Yustisia.
Sutanto, H dan Umam, K. (2013). Manajemen Pemasaran Bank Syariah. Bandung: CV Pustaka Setia
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2020 Ammar Fadil Usman, Mursalim &, Muhammad Su’un

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
