Analisis Kualitas Air Berdasarkan Tingkat Pencemaran Bakteri Coliform dan Eschericia Coli Di Perairan Pantai Tanjung Bayang Kota Makassar
Keywords:
Bakteri Coliform, E. coli, Pencemaran, Perairan Pantai Tanjung Bayang Kota MakassarAbstract
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keberadaan dan jumlah total bakteri Coliform dan E.coli, hubungan total bakteri Coliform dan E. coli dengan pasang surut, Kecepatan arus, salinitas, suhu, pH, DO dan mengetahui indeks pencemaran pada kondisi pasang dan surut di Perairan Pantai Tanjung Bayang. Perhitungan jumlah total bakteri Coliform dan E.coli, menggunakan metode Membran filter, keberadaan bakteri dideteksi menggunakan media Chromocult Coliform Agar (CCA), sedangkan tingkat pencemaran dilihat berdasarkan indenk pencemaran (IP). Hasil penelitian menunjukkan kepadatan total bakteri Coliform dan E.coli terdeteksi pada kolom air dengan tingkat kepadatan yang bervariasi. Kepadatan total bakteri Coliform berkisar 145-37000 CFU pada kondisi pasang, pada kondisi surut berkisar 170-5600 CFU, sedangkan untuk kepadatan total bakteri E.coli berkisar 0-370 CFU pada kondisi pasang, pada kondisi surut berkisar 8-122 CFU. Total bakteri Coliform dan E.coli memiliki hubungan yang berpengaruh dengan Kecepatan arus, suhu dan DO pada lokasi penelitian. Total bakteri Coliform, E.coli dan indeks pencemaran yang diperoleh pada stsiun I di muara sungai Jeneberang dan stasiun II di pantai Tanjung Bayang dengan kategori tercemar ringan, stasiun tidak memenuhi baku mutu berdasarkan Kepmen LH No. 51 tahun 2004 dan kelas II menurut Peraturan Pemerintah No.82 tahun 2001, sedangkan pencemaran stasiun III di Anging Mammiri/Pantai Biru pada kondisi pasang dan surut dikategorikan tidak tercemar.