Analisis Kesesuaian Dan Daya Dukung Budidaya Rumput Laut (Eucheuma Cottoni) Dengan Metode Keramba Jaring Apung Di Kabupaten Bulukumba
Keywords:
Kesesuaian Perairan, Daya Dukung, E.CottoniAbstract
Rumput laut merupakan komoditi ekspor yang sangat potensial saat ini. Meningkatnya produksi rumput laut melalui kegiatan budidaya pada lahan-lahan yang ada turut menentukan kondisi kualitas air untuk mendukung keberlangsungan kehidupan budidaya rumput laut pada suatu perairan. Rumput laut merupakan salah satu tanaman yang dapat dibudidayakan di perairan pantai (laut), maupun di perairan payau (muara). Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengevaluasi luasan kesesuaian lahan terhadap pengembangan budidaya rumput laut dengan metode KJA di Kabupaten Bulukumba, (2) Untuk mengetahui daya dukung (daya tampung) lokasi/lahan terhadap pengembangan budidaya rumput laut dengan metode KJA di Kabupaten Bulukumba. Parameter Fisika-Kimia yang diukur antara lain pH, salinitas, DO, suhu, arus, gelombang, kedalaman, kecerahan, fosfat, dan nitrat. Data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Data sekunder diperoleh melalui studi kepustakaan dan dokumen dari beberapa instansi terkait dengan penelitian. Sedangkan data primer didapatkan melalui observasi dan pengukuran langsung dilapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perairan Desa Salemba Kecamatan Ujung Loe Kabupaten Bulukumba termasuk dalam kategori Cukup sesuai untuk budidaya rumput laut E. cottoni. Luas perairan cukup sesuai 143,54 ha dan tidak sesuai 27,42 ha. Daya dukung lingkungan untuk mendukung pengembangan budidaya rumput laut E.cottoni dengan metode KJA di Desa Salemba Kecamatan Ujung Loe Kabupaten Bulukumba sebanyak 15 unit dengan luas satu unit 8m².