Tingkat Kepatuhan Berdasarkan Hasil Pengawasan Pelayanan Telekomunikasi Penerbangan Di Perum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (LPPNPI)

Keywords:

Pengawasan, Pelayanan Telekomunikasi, Penerbangan

Abstract

Tujuan penelitian menganalisis tingkat kepatuhan Perum LPPNPI dalam pemenuhan jumlah teknisi dan rating khususnya unit yang berada di bawah Kantor Perum LPPNPI Cabang Kendari dan Untuk mengetahui faktor apa saja yang menjadi penyebab tidak terpenuhinya jumlah teknisi dan rating di unit Perum LPPNPI yang ada di bawah Kantor Perum LPPNPI Cabang Kendari. Penelitian ini menggunakan pendekatan dan jenis penelitian hukum empiris. Hasil penelitian bahwa Kekurangan SDM pada Perum LPPNPI yang berada di bawah Kantor Perum LPPNPI Cabang Kendari perlu di sikapi secara serius agar kegiatan operasional tidak terganggu; Perlu adanya penambahan SDM dan peningkatan kompetensi untuk memperoleh rating yang sesuai dengan perlatan yang ada; Pemberdayaan SDM yang ada perlu dilakukan, agar SDM yang tersedia dapat bekerja secara maksimal. Perlu adanya penjadwalan rutin bagi SDM yang ada untuk melaksankan kegiatan pemeliharaan, perbaikan dan pengechekan peralatan terhadap unit-unit yang belum memiliki SDM.

The research objective to analyze the level of compliance of Perum LPPNPI in fulfilling the number of technicians and ratings, especially units under the Perum LPPNPI Office Kendari Branch and to find out what factors were the cause of the non-fulfillment of the number of technicians and ratings in Perum LPPNPI units under the Perum LPPNPI Office. Kendari Branch. This study uses an approach and type of empirical legal research. The results of the research that the shortage of human resources at Perum LPPNPI which is under the Office of Perum LPPNPI Kendari Branch needs to be taken seriously so that operational activities are not disrupted; It is necessary to add human resources and increase competence to obtain a rating that is in accordance with the existing equipment; Empowerment of existing human resources needs to be done, so that the available human resources can work optimally. There is a need for regular scheduling for existing HR to carry out maintenance, repair and equipment check activities for units that do not yet have HR

References

Agustini, E. D. (2014). Kinerja Balai Besar Kalibrasi Fasilitas Penerbangan Indonesia. Warta Penelitian Perhubungan, 26(11), 623-634.

Badriyah, S. M. (2014). Problematika Pesawat Udara Sebagai Jaminan Pada Perjanjian Kredit Dalam Pengembangan Industri Penerbangan. Masalah-Masalah Hukum, 43(4), 546-552.

Cakrawartya, G., Supriyadi, H. K., & Pramono, A. (2016). Tinjauan Umum Keamanan Bandara Di Indonesia (Studi Kasus pada Mario Penyusup Roda Pesawat Garuda Indonesia GA177 Boeing 737-800 pada April 2015). Diponegoro Law Journal, 5(3), 1-16.

Firtsa, M. R. M. F. (2018). Kedudukan Hukum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia Dalam Memberikan Pelayanan Navigasi. Jurist-Diction, 1(1), 226-241.

Hartono, H., Kusumoaji, D., Aziz, A., & Rusmin, M. (2020). Perhitungan Aerodrome Reference Code (ARC) pada Rumpin Airfield, Berdasarkan Regulasi International Civil Aviation Organization (ICAO). Jurnal Teknik Sipil: Rancang Bangun, 6(2), 52-56.

Husna, L., & Riyanto, A. (2019). Peran Pemerintah Dalam Upaya Pengambilalihan Flight Information Region (Fir) Singapura Atas Wilayah Udara Kepulauan Riau. Jurnal Cahaya Keadilan, 7(2), 395-410.

Kadir, A. (2006). Transportasi: peran dan dampaknya dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Jurnal perencanaan dan pengembangan wilayah wahana hijau, 1(3), 121-131.

Kalsum, U., & Jinca, M. Y. (2017). Strategi pengembangan transportasi massal di wilayah suburban Makassar. Jurnal Transportasi Multimoda, 15(1), 33-38.

Mulyono, Y. D. (2021). Tindakan AT Yang Membawa Senjata Tajam Berupa Pisau Badik Dalam Penerbangan Ditinjau Menurut Undang Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2009 Tentang Penerbangan. Al Qodiri: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan, 19(1), 101-116.

Setiani, B. (2015). Prinsip-Prinsip Manajemen Pengelolaan Bandar Udara. Jurnal Ilmiah WIDYA, 3(1), 25-32.

Sitanggang, O. P. (2018). Dampak serta Pengaruh Teknologi Desain Industri 4.0 di Dunia. Fakultas Komputer.

Yani, Y. M., & Montratama, I. (2018). Indonesia Sebagai Poros Maritim Dunia: Suatu Tinjauan Geopolitik. Jurnal Pertahanan & Bela Negara, 5(2), 25-52

Downloads

Published

2021-09-23