Pelayanan Kesehatan Bagi Tenaga Kerja Asing Di Kabupaten Morowali Utara
DOI:
https://doi.org/10.52103/jmch.v3i4.1174Keywords:
Pelayanan Kesehatan Kerja, Tenaga Kerja Asing.Abstract
Latar Belakang: Penelitian ini bertujuan untuk menggali lebih dalam mengenai pelaksanaan dimaksudkan untuk menggali lebih dalam mengenai penerapan Permenakertrans Nomor PER/03/MEN/1982 Tentang Pelayanan Kesehatan Kerja khususnya bagi Tenaga Kerja Asing (TKA) di Kabupaten Morowali Utara. .
Metode: Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan desain penelitian kualitatif. Sumber data utama penelitian adalah data primer yang diperoleh melalui metode wawancara. Adapun informan dalam penelitian ini terdiri dari jenis yakni informan kunci yang terdiri dari 2 (dua) orang tenaga kesehatan, informan biasa yang terdiri dari 3 (tiga) orang Tenaga Kerja Asing (TKA), dan 1 (satu) orang informan penunjang yakni Human Resources Development (HRD) PT. COR Industri Indonesia. Untuk metode analisis datanya sendiri menggunakan tiga langkah yakni data reduction, data display, dan conclusion drawing. Penelitian deskriptif yang digunakan dalam penelitian ini dimaksudkan untuk menggali lebih dalam mengenai penerapan Permenakertrans Nomor PER/03/MEN/1982 Tentang Pelayanan Kesehatan Kerja khususnya bagi Tenaga Kerja Asing (TKA) di Kabupaten Morowali Utara, di mana ditemukan beberapa masalah yang dialami oleh TKA terkait dengan pelayanan kesehatan kerja.
Hasil: Hasil penelitian ini menemukan bahwa pelayanan kesehatan kerja bagi TKA di Kabupaten Morowali Utara khususnya di PT. COR Industri Indonesia telah dilaksanakan dengan baik, meskipun terdapat beberapa hal yang belum sesuai dengan Permenakertrans Nomor PER/03/MEN/1982 Tentang Pelayanan Kesehatan Kerja seperti belum adanya dokter yang standby di klinik perusahaan serta sarana dan prasarana yang masih kurang memadai karena belum sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK).
Kesimpulan: Berdasarkan temuan penelitian yang ada, perusahaan diharapkan sesegera mungkin memperbaiki dan menyesuaikan hal-hal yang belum sesuai dengan Permenakertrans Nomor PER/03/MEN/1982 Tentang Pelayanan Kesehatan Kerja khususnya menyegerakan adanya dokter yang standby di klinik perusahaan serta pemutakhiran sarana dan prasarana medis sesuai dengan kemajuan IPTEK demi memberikan pelayanan kesehatan kerja yang maksimal bagi tenaga kerja khususnya TKA.
References
Ayu, V. (2016) ‘Model Pelayanan Kesehatan (Studi Deskriptif Tentang Model Pelayanan Program Antenatal Care di Puskesmas Peterongan Kabupaten Jombang)’, jurnal kebijakan dan manajemen publik, 4(3). doi: 10.1016/j.midw.2020.102780.
Bungin, B. (2007) Penelitian Kualitatif: Komunikasi, Ekonomi, Kebijakan Publik dan Ilmu Sosial Lainnya. Jakarta: Kencana.
Jazuli, A. (2018) ‘Eksistensi Tenaga Kerja Asing di Indonesia dalam Perspektif Hukum Keimigrasian’, Jurnal Ilmiah Kebijakan Hukum, 12(1), p. 89. doi: 10.30641/kebijakan.2018.v12.89-105.
Juwitasari, N. (2016) ‘Implikasi Yuridis Keberadaan Tenaga Kerja Asing Sebagai Tenaga Kerja Di Indonesia’, Diponegoro Law Review, 5(2), pp. 1–8. Available at: http://www.ejournal-s1.undip.ac.id/index.php/dlr/%0AIMPLIKASI.
KEMENAKERTRANS (1982) ‘Peraturan Menteri Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Nomor Per 03/Men/1982’, pp. 1–6.
KEMENPAN (2004) ‘Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor : Kep/25/M.Pan/2/2004’, pp. 1–23. Available at: https://www.atrbpn.go.id/Publikasi/Peraturan-Perundangan/Peraturan-Lain/keputusan-menteri-pendayagunaan-aparatur-negara-nomor-kep25mpan22004-609.
Lupiyoadi, R. and Hamdani, D. A. (2011) Manajemen Pemasaran Jasa. Edisi 2. Jakarta: Salemba Empat.
Noh, N. A. et al. (2016) ‘Public Health Services for Foreign Workers in Malaysia’, Social Work in Public Health, 31(5), pp. 419–430. doi: 10.1080/19371918.2015.1125321.
Nugroho, R. (2014) Public Policy: Teori, Manajemen, Dinamika, Analisis, Konvergensi dan Kimia Kebijakan. Jakarta: Elex Media Komputindo. Available at: https://www.researchgate.net/publication/335788910_Buku_Kebijakan_Publik.
Pemerintah Indonesia (2003) ‘Undang - Undang RI No 13 tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan’.
Pemerintah Indonesia (2009) ‘Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan’, pp. 1–111.
Pinontoan, M., Dengo, S. and Ruru, J. (2015) ‘Implementasi Standar Operasional Prosedur Dalam Pelayanan Bpjs Kesehatan Di Rsu Prof. Dr. Kandou Manado’, Jurnal Administrasi Publik UNSRAT, 3(031), p. 1386.
Purnama, N. (2006) Manajemen Kualitas: Perspektif Global. Edisi 1. Yogyakarta: Ekonisia.
Rachmawati, W. C. (2019) Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku. Malang: Wineka Media.
Rahasia, P. R., Kimbal, M. and Undap, G. (2018) ‘Kualitas Pelayanan Kesehatan Puskesmas (Suatu Studi di Puskesmas Manganitu Kecamatan Manganitu Kabupaten Kepulauan Sangihe)’, in Jurnal Jurusan Ilmu Pemerintahan.
Randang, F. B. (2011) ‘Kesiapan tenaga kerja indonesia dalam menghadapi persaingan dengan tenaga kerja asing’, Jurnal Ilmiah Hukum, 5(1), pp. 66–73.
Ratminto and Winarsih, A. S. (2005) Manajemen Pelayanan: Pengembangan Model Konseptual, Penerapan Citizen’s Charter dan Standar Pelayanan Minimal. Edisi 1, Penerbit Cakradewa Ilmu. Edisi 1. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Ristiani, I. Y. (2020) ‘Manajemen Pelayanan Publik Pada Mall Pelayanan Publik di Kabupaten Sumedang Provinsi Jawa Barat’, Coopetition: Jurnal Ilmiah Manajemn, 11(2), pp. 165–178.
Sari, melinda putri perdana (2010) Penerapan Pelayanan Kesehatan Kerja Bagi Tenaga Kerja Di Pt Menara Terus Makmur Cikarang Bekas, Universitas Sebelas Maret. Surakarta.
Weng, S. F. et al. (2021) ‘Health service access among indonesian migrant domestic workers in taiwan’, International Journal of Environmental Research and Public Health, 18(7), pp. 1–11. doi: 10.3390/ijerph18073759.
Yolando, N. D. (2019) Pelayanan Kesehatan Kerja Sebagai Upaya Menjaga dan Meningkatkan Derajat Kesehatan Tenaga Kerja Di PT Petrokimia Gresik Jawa Timur. Available at: http://www.elsevier.com/locate/scp.








