Analisis Implementasi Pencegahan Kecelakaan Akibat Kerja Dan Penyakit Akibat Kerja Di Ruang Unit Gawat Darurat Rumah Sakit Tenriawaru Watampone

Authors

  • Rachmat Sulaeman UPT Blud Puskesmas Cenrana
  • Suharni Suharni Magister Kesehatan Masyarakat, Program Pascasarjana, Universitas Muslim Indonesia, Makassar, Indonesia
  • Samsualam Samsualam Magister Kesehatan Masyarakat, Program Pascasarjana, Universitas Muslim Indonesia, Makassar, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.52103/jmch.v3i4.1176

Keywords:

Kecelakaan akibat kerja, penyakit Akibat Kerja, Unit gawat Darurat

Abstract

Latar Belakang: Rumah Sakit Umum Tenriawu merupakan salah satu tempat yang mempunyai resiko bahaya kesehatan tidak hanya bagi pengunjung dan pasien melainkan juga bagi tenaga kesehatan dirumah sakit. Sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja yang baik sangat diperlukan untuk meminimalisasi potensi kecelakaan yang ada.penelitian ini bertujuan untuk menganalsis implementasi penyakit akibat kerja dan kecelakaan akibat kerja, prosen pencegahan akibat kerja serta factor yang mendukung dan menghambat pencegahan penyakit akibat kerjan dan kecelakaan kerja

Metode: Penelitian menggunakan peneitian menggunakan penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif, dengan jumlah narasumber sebanyak 10 orang mulai dari kelapa UGD, PPI, K3 serta perawat, sumber data menggunakan data primer dan sekunder serta analisis data mengunakan metode analisis data kualitatif yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. 

Hasil: penelitian menujukan bahwa implementasi pencegahan penyakit akibat kerja dan kecelakaan akibat kerja mengacu pada SOP yang telah dibuat oleh rumah sakit serta dalam pelaksaannya sudah cukup baik karena karyawan mematuhi SOP dan regulasi yang telah dibuat serta menggunakan APD secara intensif serta proses pencegahan penyakit akibat kerja dan kecelakaan kerja yaitu dengan cara memeriksa kesehatan secara berkala serta pemeriksaan karyawan secara khusus mengenai kesehatan sehingga kesehatan para tenaga medis tetap dipantau, serta penangan yang lebih intesif bagi para karyawan yang mengalami kecelakaan dalam bekerja serta menggunakan alat pelindung diri serta factor pendukung yaitu kediplinan dari karyawan dalam mematuhi SOP serta penghambat yaitu lingkungan kerja yang kurang bagus yaitu sarana dan prasarana.

References

Ibrahim, H., Damayanti, D. S., Amansyah, M., & Sunandar. (2017). Gambaran penerapan standar manajemen keselamatan dan kesehatan kerja Rumah Sakit di Rumah Sakit Umum Daerah Haji Makassar. Al-Sihah : Public Health Science Journal, 9(2),

Indrayani, P. (2016). Penerapan safety inspection sebagai upaya pencegahan kecelakaan kerja di PT.Multimas Nabati Asahan Kuala Tanjung tahun 2016 (Skripsi, Universitas Sumatera Utara). Diakses dari http://repository.usu.ac.id/handle/123456789/63525.

Indriyani, Y. (2016). Analisis implementasi kesehatan dan keselamatan kerja di rumah sakit (K3RS) menggunakan metode PDCA (Plan-Do-Check-Act) di

Lestari, V. S. (2013). Persepsi karyawan dan pengunjung terhadap implementasi kawasan tanpa rokok di Rumah Sakit Umum Kabanjahe (Skripsi, Universitas Sumatera Utara).

Kementerian Kesehatan RI (2009) ‗Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 856 / Menkes / Sk / Ix / 2009 Tentang Standar Instalasi Gawat Darurat ( IGD ) Rumah Sakit‘.

Kementrian Kesehatan RI (2008) ‗Kepmenkes Nomor : 129/Menkes/Sk/Ii/2008 Tentang Standar Pelayanan Minimal Rumah Sakit Menteri Kesehatan Republik Indonesia‘.

Lexy J. Moleong, (2000) Metodologi Penlitian Kualitatif (Cet. XIII; Bandung: PT Remaja Rosdakarya,)

Machfoedz, I. (2016). Metodologi penelitian kuantitatif & kualitatif bidang kesehatan, keNakesan, kebidanan, kedokteran. Yogyakarta: Penerbit Fitramaya.

Mardiah, A. (2017). Tinjauan pelaksanaan contractor safety management system (CSMS)terhadap kontraktor pada pembangunan tanki timbun di terminal BBM Medan Group PT. Pertamina (Persero) tahun 2016 (Skripsi, Universitas Sumatera Utara).

Marpaung, J. (2005). Persepsi tenaga kerjatentang sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja (K3) dan pedoman penerapan SMK3 di PT. Inalum Kuala Tanjung tahun 2005 (Skripsi, Universitas Sumatera Utara

Mauliku, N. E. (2008). Kajian analisis penerapan sistem manajemen K3RS di Rumah Sakit Immanuel Bandung. Jurnal Kesehatan Kartika, 3(2), 35-47.

Mawar, M. (2012). Penerapan aspek keselamatan dan kesehatan kerja (K3) Ddi terminal BBM Medan Group PT. Pertamina (Persero) Region I Sumbagut Labuhan Deli-Belawan tahun 2011 (Skripsi, Universitas Sumatera Utara).

Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia. (13 Oktober 2009).

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2009

Nyoman Kutha Ratna,( 2010) “Metodologi Penelitian”, (Yogyakarta: Pustaka Pelajar,).

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 50 Tahun 2012 tentang penerapan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2003 tentang ketenagakerjaan.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 2009 tentang rumah sakit.

Menteri Kesehatan Republik Indonesia. (September 2010). Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 1087/MENKES/SK/VIII/2010 tentang standar kesehatan dan keselamatan kerja di rumah sakit.

Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 66 Tahun 2016 tentang keselamatan dan kesehatan kerja rumah sakit.

Muninjaya, A. A. G. (2011). Manajemen kesehatan edisi 3. Jakarta: Buku Kedokteran EGC.

Porajow, M. C., dkk. (2016). Analisis penerapan standar pelayanan kesehatan dan keselamatan kerja rumah sakit (K3RS) di RSUP Ratatotok Buyat Ratatotok Kabupaten Minahasa Tenggara. Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi, 1(7).

Rahayuningsih, P. W., dan Hariyono, W. (2011). Penerapan manajemen keselamatan dan kesehatan kerja (MK3) di instalasi gawat darurat RSU

Rahmawati, R.. (2017). Gambaran penerapan program kesehatan dan keselamatan kerja rumah sakit (K3RS) pada Nakes di RSUD Tugurejo Semarang (Skripsi, Universitas Diponegoro).

Riswan Dwi Djatmiko, (2016) “Keselamatan dan Kesehatan Kerja”, Yogyakarta: Deepublish,

Salikunna, N. A., dan Towidjojo, V. D. (2011). Penerapan sistem manajemen kesehatan dan keselamatan kerja di Rumah Sakit Bersalin Pertiwi Makassar. Jurnal Biocelebes,

Silitonga, J., D. (2016). Faktor-faktor yang memengaruhi pencapaian nihil kecelakaan kerja pada PT.Expro Indonesia di Kota Batam (Skripsi, Universitas Sumatera Utara).

Simangunsong, A. R. (2015). Analisis penerapan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja (SMK3) Di PT Madjin Crumb Rubber Factory Indrapura Kabupaten Batubara tahun 2014 (Skripsi, Universitas Sumatera Utara)

Sugiyono, (2009) Metode Penelitian Survei: Penerapan dan Strategi yang Digunkan (Cet. I; Bandung, Alfabeta).

Suyadi Prawirosentono, (2002) “Pengantar Bisnis Modern”, (Jakarta: Bumi Aksara)

Tatilu, J.,Doda, D. V., dkk. (2012). Implementasi sistem manajemen kesehatan dan keselamatan kerja di ruang rawat inap RSUD Dr.Sam Ratulangi Tondano. Jurnal Fakultas Kedokteran – Universitas Sam Ratulangi, 2(2), 60-71. http://ejournalhealth.com/index.php/ikmas/article/view/578.

Toding, R.,Umboh, J., dkk. (2016). Analisis penerapan sistem manajemen kesehatan dan keselamatan kerja (SMK3) di RSIA Kasih Ibu Manado. Jurnal Ilmiah Farmasi – Unsrat, 5(1), 284-289.

Downloads

Published

2022-10-01

How to Cite

Sulaeman, R., Suharni, S., & Samsualam, S. (2022). Analisis Implementasi Pencegahan Kecelakaan Akibat Kerja Dan Penyakit Akibat Kerja Di Ruang Unit Gawat Darurat Rumah Sakit Tenriawaru Watampone. Journal of Muslim Community Health, 3(4), 179–192. https://doi.org/10.52103/jmch.v3i4.1176

Issue

Section

Articles