Indikator Good Hospital Governance Pada Rumah Sakit Rujukan Covid-19 di Makassar, Sulawesi Selatan
DOI:
https://doi.org/10.52103/jmch.v3i4.1184Keywords:
Good Hospital Governance, Rumah sakit rujukan, Pandemi Covid-19Abstract
Latar Belakang: Selama pandemi, fasilitas kesehatan di Indonesia menghadapi kondisi yang sangat rentan. Sejauh ini, penanganan pandemi telah berdampak signifikan pada sistem rujukan nasional untuk layanan kesehatan. Setiap rumah sakit harus menyelenggarakan tata kelola rumah sakit dan tata kelola klinis yang baik. Hal ini menunjukkan urgensi dari penerapan dari penerapan sistem tata kelola rumah sakit di setiap rumah sakit guna melayani kebutuhan masyarakat akan pelayanan kesehatan yang sangat penting.
Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan kajian literatur yang berkaitan dengan penyusunan indikator good hospital governance. Selain itu juga menggunakan teknik indepth interview. Informan yang terlibat pada penelitian ini adalah para pimpinan rumah sakit. Lokasi penelitian yaitu di Rumah Sakit Labuang Baji dan Rumah Sakit Dr. Tadjuddin Chalid Makassar. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah tematik analisis
Hasil: Hasil penelitian ini diperoleh bahwa terdapat tiga indikator yang membentuk dimensi transparansi yaitu kejelasan informasi layanan, ketersediaan alat-alat kesehatan dan kapasitas rumah sakit rujukan, pada dimensi akuntabilitas terdapat dua indikator yaitu tanggung jawab kepada pasien dan kepatuhan SOP. Pada dimensi responsibility terdapat dua indikator yang membentuknya yaitu keleluasaan mengakses informasi dan rumah sakit. Pada dimensi independensi, terdapat dua indikator yang membentuknya yaitu kebebasan mendapatkan informasi dan bebas mengakses rumah sakit. Dimensi Keadilan memiliki dua indikator yaitu pasien berhak mendapatkan pelayanan yang terbaik dan berhak mendapatkan pelayanan bermutu sesuai SOP. Sedangkan pada dimensi good hospital governance terdapat dua indikator yaitu rumah sakit yang mampu membuat jejaring dan mampu tanggap dalam melayani pasien.
Kesimpulan: Good hospital governnce pada rumah sakit rujukan covid-19 di Makaassar terdiri dari 11 indikator. Tiga indikator yang membentuk dimensi transparansi, dua indikator yang membentuk dimensi akuntabilitas, dua indikator yang membentuk dimensi responsibility, dua indikator yang membentuk dimensi independensi dan dua indikator yang membentuk dimensi keadilan.
References
Chu, PH. and Chang, Y. (2017). John W, Creswell, Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches. Journal of Social and Administrative Sciences, 4(June), 3–5.
Creswell, J. W. (1990). Penelitian Kualitatif & Desain Riset. Mycological Research, 94(4), 522.
Delima, R., Prof, R., Manado, R. D. K., Nurani, D., Kaseke, M. M., & Mongan, A. E. (2021). Dampak Pandemi Coronavirus Disease -19 terhadap Mutu Pelayanan. 9(28), 412–423.
Hasan, M., Ayuningtyas, D., & Misnaniarti, M. (2016). Good Corporate Governance Implementation and Performance of Civil Servant. Kesmas: National Public Health Journal, 11(1), 20. https://doi.org/10.21109/kesmas.v11i1.855
Makassar, C.-R. (2021). Analisis Kepadatan Instalasi Gawat Darurat Sebelum dan Saat Pandemi. 10(2), 271–276.
Nur, Y. (2017). Analisis Pengaruh Implementasi Good Corporate Governance (GCG) Pada Remunerasi Terhadap Kinerja Karyawan RS UNS Surakarta. http://eprints.ums.ac.id/58404/14/NASKAH PUBLIKASI.pdf
Pangoempia, S., Grace, E., & Adisti, A. (2021). Analisis Pengaruh Pandemi Covid-19 Terhadap Pelayanan Kesehatan Di Puskesmas Ranotana Weru Dan Puskesmas Teling Atas Kota Manado. Jurnal KESMAS, 10(1), 40–49.
Pelayanan, D., Primer, K., Jenderal, D., Kesehatan, P., & Kesehatan, K. (2020). pandemi COVID-19 dengan.
Piksi, P., & Bandung, G. (2021). PENGARUH PANDEMI COVID-19 TERHADAP PELAYANAN. 1(8), 997–1003.
Susilo, A., Rumende, C. M., Pitoyo, C. W., Santoso, W. D., Yulianti, M., Herikurniawan, H., Sinto, R., Singh, G., Nainggolan, L., Nelwan, E. J., Chen, L. K., Widhani, A., Wijaya, E., Wicaksana, B., Maksum, M., Annisa, F., Jasirwan, C. O. M., & Yunihastuti, E. (2020). Coronavirus Disease 2019: Tinjauan Literatur Terkini. Jurnal Penyakit Dalam Indonesia, 7(1), 45. https://doi.org/10.7454/jpdi.v7i1.415
UU NO. 44. (2009). Undang-Undang-tahun-2009-44-09. Rumah Sakit, 1–28. https://kesmas.kemkes.go.id/perpu/konten/uu/uu-nomor-44-tahun-2009-ttg-rs








