Faktor Determinan Yang Berpengaruh Terhadap Pemanfaatan Pos Binaan Terpadu Penyakit Tidak Menular di Wilayah Kerja Puskesmas Cempa Kabupaten Pinrang
DOI:
https://doi.org/10.52103/jmch.v4i1.1187Abstract
Latar Belakang: Posbindu Penyakit Tidak Menular merupakan suatu bentuk pelayanan yang melibatkan peran serta masyarakat melalui upaya promotif-preventif untuk mendeteksi dan mengendalikan secara dini faktor risiko PTM secara terpadu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor determinan yang berpengaruh terhadap pos binaan terpadu penyakit tidak menular di wilayah kerja Puskesmas Cempa Kabupaten Pinrang.
Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan cross sectional study. Jumlah populasi pada penelitian ini yakni sebanyak 4.203 orang. Pengambilan sampel menggunakan metode accidental sampling. Penentuan sampel menggunakan rumus lemeshow diperoleh sampel sebanyak 270 orang. Analisis data yang dilakukan adalah analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi square
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh jenis kelamin (p value=0,045), Pendidikan (p value=0,042), pekerjaan (p value=0,003), dan kinerja petugas (p value=0,045) terhadap pemanfaatan pos binaan terpadu penyakit tidak menular di wilayah kerja Puskesmas Cempa Kabupaten Pinrang. Tidak ada pengaruh umur (p value=0,738), pekerjaan (p value=0,216) terhadap pemanfaatan pos binaan terpadu penyakit tidak menular di wilayah kerja Puskesmas Cempa Kabupaten Pinrang
Kesimpulan: Kesimpulan dalam penelitian ini ada pengaruh jenis kelamin, pendidikan dan kinerja petugas kesehatan terhadap pemanfaatan pos binaan terpadu penyakit tidak menular dan tidak ada pengaruh umur dan pekerjaan terhadap pemanfaatan Posbindu PTM dan yang paling besar pengaruhnya adalah kinerja petugas. Penelitian ini menyarankan kepada kader posbindu dan petugas kesehatan untuk melaksanakan tugas dan fungsinya sesuai dengan pedoman dan juknis pos binaan terpadu penyakit tidak menular ditunjang dengan dukungan operasional dari puskesmas cempa,
References
Esti Anggara Puspa, Nurhaedar Jafar and Muh.Khidri Alwi (2020) ‘Faktor Yang Memperingati Keaktifan Kunjungan Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular (POSBINDU PTM) di Wilayah Kerja PUSKESMAS Baturube Kabupaten Morowali Utara Tahun 2020’, Journal of Aafiyah Health Research (JAHR), 1(2), pp. 58–73. doi: 10.52103/jahr.v1i2.239.
Fallen, R. and Budi, R. (2011) Keperawatan Komunitas. Yogyakarta: Nuha Medika.
Fuadah, D. Z. and Rahayu, N. F. (2018) ‘Pemanfaatan POS Pembinaan Terpadu (POSBINDU) Penyakit tidak Menular (PTM) pada Penderita Hipertensi’, Jurnal Ners dan Kebidanan (Journal of Ners and Midwifery), 5(1), pp. 020–028. doi: 10.26699/jnk.v5i1.art.p020-028.
Iskandar, R. A. (2021) ‘Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kunjungan Pos Pembinaan Terpadu (Posbindu) Penyakit Tidak Menular Di Wilayah Kerja …’, pp. 0–5. Available at: http://eprints.uniska-bjm.ac.id/4287/.
Kemenkes (2015) ‘Peraturan Menteri Kesehatan RI No 71 Tahun 2015 Tentang Penanggulangan Penyakit Tidak Menular’, Peraturan Menteri Kesehatan RI No 71 Tahun 2015 Tentang Penanggulangan Penyakit Tidak Menular, (1775), pp. 1–15.
Kemenkes (2016) ‘Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 43 Tahun 2016’.
Kemenkes (2018) ‘Laporan Riskesdas 2018’, Kementerian Kesehatan RI, 1(1), p. 1. Available at: https://www.kemkes.go.id/article/view/19093000001/penyakit-jantung-penyebab-kematian-terbanyak-ke-2-di-indonesia.html.
Maharani, Sibagariang, E. E. and Ginting, R. (2018) ‘Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pemanfaatan Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular (Posbindu PTM) Di Wilayah Kerja Puskesmas Glugur Darat Tahun 2018’, Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup, pp. 35–47. Available at: http://journal.stainkudus.ac.id/index.php/equilibrium/article/view/1268/1127%0Ahttp://publicacoes.cardiol.br/portal/ijcs/portugues/2018/v3103/pdf/3103009.pdf%0Ahttp://www.scielo.org.co/scielo.php?script=sci_arttext&pid=S0121-75772018000200067&lng=en&tlng=.
Mardhiyati, I., Suryoputro, A. and Fatmasari, E. Y. (2019) ‘Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Pemanfaatan Posbindu PTM Di Puskesmas Rowosari Kota Semarang’, Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal), 7(3), pp. 66–74. doi: 10.15416/ijcp.2019.8.1.49.
Nasruddin, N. R. (2017) Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pemanfaatan Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular (Posbindu Ptm) Di Wilayah Kerja Puskesmas Ballaparang Kota Makassar Tahun 2017, Skripsi. UIN Alauddin Makassar. doi: 10.1017/CBO9781107415324.004.
Notoatmodjo, S. (2012) Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
Permenkes RI (2017) Rencana Aksi Nasional Penanggulangan Penyakit Tidak Menular Tahun 2015-2019. Jakarta.
Rusdiyanti, I. (2018) ‘Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular Di Desa ( Factors That Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular Di Desa ( Factors That Influence The Activity Of Visited Integrated Posting Most Of Diseases In The Village )’, Healty-Mu Journal, 1(February).
Sari, D. W. R. and Savitri, M. (2018) ‘Faktor-Faktor yang berhubungan dengan Pemanfaatan POSBINDU Penyakit Tidak Menular (PTM) di Wilayah Kerja PUSKSari, Dwi Wigati Ratna, and Mieke Savitri. 2018. “Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Pemanfaatan POSBINDU Penyakit Tidak Menular (PTM) Di Wilay’, Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia : JKKI, 7(2), pp. 49–56. Available at: https://journal.ugm.ac.id/jkki/article/view/36849.
Setiadi (2008) Konsep & Proses Keperawatan Keluarga. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Sugiarsi, S., Wigunantiningsih, A. and Kusumawati, E. A. (2019) ‘Faktor Predisposisi Sebagai Penentu Pemanfaatan Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular’, Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal, 8(1), p. 35. doi: 10.30591/siklus.v8i1.1210.
Supriyatna, E., Pertiwiwati, E. and Setiawan, H. (2020) ‘Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pemanfaatan Posbindu Ptm Oleh Masyarakat Di Wilayah Kerja Puskesmas Martapura 2’, Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia, 7(1), p. 1. doi: 10.20527/jpkmi.v7i1.8670.
Tanjung, W. W., Harahap, Y. W. and Panggabean, M. S. (2018) ‘Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pemanfaatan Program Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular Di Wilayah Kerja Puskesmas Batang Toru Kabupaten Tapanuli Selatan Tahun 2017’, Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia, 3(2), pp. 92–108.
Wawan, A. and Dewi, M. (2011) Teori & Pengukuran Pengetahuan, Sikap, dan Perilaku Manusia. Cetakan II. Yogyakarta: Nuha Medika.








