Efektivitas Kebijakan dalam Pelaksanaan Program Penanggulangan Stunting di Kabupaten Enrekang

Authors

  • Nur Amaliyah Riyadh Magister Kesehatan Masyarakat, Program Pascasarjana Universitas Muslim Indonesia, Makassar, Indonesia
  • Andi Surahman Batara Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muslim Indonesia, Makassar, Indonesia
  • Andi Nurlinda Magister Kesehatan Masyarakat, Program Pascasarjana, Universitas Muslim Indonesia, Makassar, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.52103/jmch.v4i1.1188

Keywords:

Efetivitas, Kebijakan, Stunting

Abstract

Latar Belakang: Permasalahan gizi pada balita masih menjadi permasalahan utama dalam kependudukan, salah satunya adalah stunting. Untuk mengatasi permasalahan stunting, pemerintah telah menetapkan kebijakan percepatan penurunan stunting dengan fokus pada setiap upaya yang mencakup intervensi spesifik dan intervensi sensitive yang dilaksanakan secara konvergen, holistik, integratif dan berkualitas melalui kerja sama multisektor di pusat, daerah, dan desa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas kebijakan dalam pelaksanaan program Stunting di kabupaten Enrekang.

Metode: Jenis penelitian ini adalah quasi kualitatif mengeksplorasi efektivitas kebijakan stunting melalui indepth interview, observasi dan dokumentasi. Teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam dipilih melalui purposive sampling terhadap 1 orang sebagai informan kunci, dan 19 orang sebagai informan biasa.

Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah kabupaten Enrekang dalam mendukung upaya percepatan dan penanggulangan stunting adalah Keputusan Bupati Nomor 440/KEP/IX/2018 tentang Gerakan Masyarakat Peduli Stunting di Kabupaten Enrekang dan didukung juga dengan peraturan bupati lain untuk menurunkan stunting di Kabupaten Enrekang. Peraturan bupati bertujuan untuk mempercepat penurunan prevalensi stunting di Kabupaten Enrekang. Respon Masyarakat sangat positif terhadap kebijakan yang dilaksanakan di Kabupaten Enrekang.

Kesimpulan: Efektivitas Kebijakan dalam Pelaksanaan Program Penanggulangan Stunting di Kabupaten Enrekang sudah terlaksana secara maksimal.

References

Albar A. 2019. 3.771 Balita Menderita Stunting di Enrekang, Terbesar di Sulsel. https://makassar.tribunnews.com/2019/01/14/3771-balita-menderita-stunting-di-enrekang-terbesar-di-sulsel. [Diakses 28 April 2022)

Anonim. Kementerian Kesehatan RI 2015. Profil kesehatan Indonesia. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.

Anonim. Kementerian Kesehatan RI 2018. Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan RI 2018 tentang situasi balita pendek di indonesia.

Arikunto, S. 2002. Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktek . Jakarta: PT. Rineka Cipta. Edisi Revisi V Cet. Ke-12.

Arumsari W., Supriyanti D., Sima P. 2022. Evaluasi Pelaksanaan Program Pencegahan Stunting di Era Pandemi Covid-19. Jurnal Manajemen Kesehatan Indonesia; 10(2): 82-94.

Astuti, I., & Rivqoh. 2010. Hubungan pengetahuan ibu tentang posyandu dengan keteraturan ibu mengunjungi posyandu didesa Cibeber RW 14 Puskesmas Cibeber Cimahi. Jawa Barat: Stikes A. Yani Cimahi. Jurnal Kesehatan Kartika. Diperoleh pada tanggal 05 Mei 2017 dari http://stikesayani.ac.id/.

Bagaswoto HP, 2020. Short Term and Long Term Effect of Stunting. Makalah Dalam Seminar Kupas Tuntas Stunting RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten, 06 Februari 2020.

Dinkes sulsel prov, 2019. Laporan kinerja (lkj) Organisasi Perangkat Daerah Tahun 2019. Makassar.

Febrian F, Yusran R. 2021. Koordinasi dalam Implementasi Kebijakan Pencegahan Stunting di Kota Padang. Jurnal Manajemen dan Administrasi Publik; 3(1): hal 11-21.

Ipan, Purnamasari H, Priyanti E. 2021. Collaborative Governance dalam Penanganan Stunting. Kinerja; 18(3): 383-91.

Kementerian Desa, Pembangunan Daerah tertinggal dan Transmigrasi. 2017. Buku Saku Desa dalam Penanganan Stunting. Jakarta.

Kementerian, p. P. N. (n.d.). Bappenas. 2018. Pedoman pelaksanaan intervensi penurunan stunting terintegrasi di kabupaten/kota. Rencana aksi nasional dalam rangka penurunan stunting: rembuk stunting, november, 1–51.

Masrona Y, Ainy A. 2021. Implementasi Program Inovasi “Payung Penting” dan “Gaya Puspaku” di Puskesmas Pakem, Kabupaten Sleman, Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia : JKKI; 10(4): 203-8.

Norsanti. 2021. Efektivitas program percepatan penurunan stunting di kecamatan batumandi kabupaten balangan (Studi Kasus Pada Desa Mampari dan Desa Banua Hanyar). Jurnal Administrasi Publik dan Pembangunan; Vol.3: hal 10 – 21. https://ppjp.ulm.ac.id/journals/index.php/jpp ISSN: 2775-0590

Nurbudiwati, Kania I., Purnawan R.A., Mufti I. 2020. Partisipasi Masyarakat dalam Pencegahan Stunting di Kabupaten Garut. Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara; 7(2): 333-49.

Octaviani, U., Juniarti, N., & Mardiah, A. 2008. Hubungan keaktifan keluarga dalam kegiatan posyandu dengan status gizi balita di desa Rancaekek Kulon Kecamatan Rancaekek. Bandung: Universitas Padjadjaran. Jurnal Unpad. Diperoleh pada tanggal 14 Juli 2017 dari http://repository.unpad.ac.id/

Patimah, S., Sharief, S. A., Nukman, N., & Yusuf, R. A. (2022). Peningkatan Literasi Gizi-Kesehatan Perempuan sebagai Upaya Pencegahan Malnutrisi pada Kelompok Rawan Gizi di Level Keluarga: Improving Women's Nutrition-Health Literacy as an Effort to Prevent Malnutrition on Vulnerable Groups at the Family Level. PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat, 7(4), 580-586.

Peraturan Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Nomor 12 Tahun 2021 tentang Rencana Aksi Nasional Percepatan Penurunan Angka Stunting Indonesia Tahun 2021-2024.

Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting.

Permanasari Y., et al. 2020. Tantangan Implementasi Konvergensi pada Program Pencegahan Stunting di Kabupaten Prioritas. Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan; 30(4): 315-28.

Priyono, P. K. 2022. Pemberdayaan Kader Posyandu tentang Penanggulangan Stunting pada Balita di Desa Mlese Kecamatan Ceper Kabupaten Klaten. INVOLUSI: Jurnal Ilmu Kebidanan, 12(1), 6–12. http://ojs.stikesmukla.ac.id/index.php/involusi/article/view/329/186

Purwati, Y., Salmiyati, S., & Imallah, R. N. 2018. Pendampingan Kader Kesehatan dalam Strategi Produksi dan Promosi MP-ASI. Abdimas Dewantara, 1(2), 96–108.

Rakyat, k. K. B. K. (2012). Pedoman umum penyaluran raskin tahun 2012: subsidi beras untuk masyarakat miskin. Jakarta: kementerian koordinator bidang kesejahteraan rakyat.

Rokhaidah, Herlina, Alita R. 2020. Pendampingan Ibu Menuju Masyarakat Sadar Stunting di Desa Baros Kabupaten Serang-Banten. Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia; 3(2): 564-9.

Saepuddin E, Rizal E, Rusman A. 2017. Peran Posyandu sebagai Pusat Informasi Kesehatan Ibu dan Anak. Record and Library Journal. e-ISSN 2442-5168; 3(2): hal 201-8

Saputri RA. 2019. Upaya pemerintah daerah dalam penanggulangan stunting di provinsi kepuluan Bangka Belitung. Jurnal dinamika pemerintahan; 2(2): hal 152-68.

Saragih, f. D. 2018. Peran bina keluarga remaja (bkr) dalam mewujudkan keharmonisan keluarga di kelurahan durian payung kecamatan tanjung karang pusat bandar lampung. Uin raden intan lampung.

Tim nasional percepatan penanggulangan kemiskinan. 2017. 100 kabupaten/kota prioritas untuk intervensi anak kerdil (stunting): ringkasan. Jakarta.

Tunjungsari, D. M. 2010. Hubungan antara keaktifan kunjungan ibu ke posyandu dengan perkembangan status gizi anak usia 6-23 bulan. Jawa Timur: Universitas Jember. Jurnal Universitas Jember. Diperoleh pada tanggal 07 Juli 2017 dari http://repository.unej.ac.id/handle/.

WHO (Ed.) 2012. Maternal, infant and young child nutrition. (WHO, Ed.). Geneva, Switzerland: The sixty‐fifth world health assembly WHA65.6.

WHO. 2012. Nutrition Landacape Information System (NLIS). Nutrition Landacape Information System (NLIS), 1–51. https://doi.org/10.1159/000362780.Interpretation

Wulandari A.T., Inayah, Prilly N.N. 2020. Analisis Perencanaan Program Pencegahan Stunting di Indonesia.

Downloads

Published

2023-01-26

How to Cite

Riyadh, N. A., Batara, A. S. ., & Andi Nurlinda. (2023). Efektivitas Kebijakan dalam Pelaksanaan Program Penanggulangan Stunting di Kabupaten Enrekang. Journal of Muslim Community Health, 4(1), 1–17. https://doi.org/10.52103/jmch.v4i1.1188

Issue

Section

Articles