Analisis Perilaku Aman Pada Perawat Menggunakan Model Perilaku ABC (Antecedent, Behavior, Consequence) Di Rumah Sakit Umum Daerah La Temmamala Kabupaten Soppeng

Authors

  • Novitha Sunanryani Magister Kesehatan Masyarakat, Program Pascasarjana Universitas Muslim Indonesia, Makassar, Indonesia
  • Suharni Suharni Magister Kesehatan Masyarakat, Program Pascasarjana, Universitas Muslim Indonesia, Makassar, Indonesia
  • Alfina Baharuddin Magister Kesehatan Masyarakat, Program Pascasarjana, Universitas Muslim Indonesia, Makassar, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.52103/jmch.v4i1.1191

Keywords:

Perilaku Aman, Perawat

Abstract

Latar Belakang: Perilaku aman dipengaruhi langsung oleh activator, yaitu kondisi atau ransangan yang mendahului terjadinya perilaku tertentu. Behavior adalah setiap hal yang dapat diukur langsung yang dilakukan tenaga kerja, termasuk berbicara, bertindak, dan melakukan fungsi fisik. Consequence dapat bertindak sebagai activator baru atau activator kedua yang dapat memicu munculnya perilaku baru atau perilaku lain. Penelitan ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan perilaku aman perawat menggunakan metode ABC.

Matode: Penelitian ini menggunakan metode survey analitik. Desain penelitian ini merupakan cross sectiona. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 55 orang. Penelitian ini diolah menggunakan program komputerisasi SPSS. Dengan analisis data yang digunakan adalah analisis univariat, bivariat, dan multivariat.

Hasil: Penelitian yang diperoleh adalah tidak ada hubungan pengetahuan dengan nilai signifikansi 1.000, ada hubungan kebutuhan keselamatan dengan nilai signifikansi 0,004, ada hubungan kesadaran dengan nilai signifikansi 0,001, ada hubunan peran manajemen dengan nilai signifikansi 0,001, ada hubungan peraturan perusahaan dengan nilai signifikansi 0,012, ada hubungan penghargaan dengan nilai signifikansi 0,001, tidak ada hubungan sanksi dengan nilai signifikansi 0.675.

Kesimpulan: Ada pengaruh antara kebutuhan keselamatan, kesadaran, peran manajemen, peraturan perusahaan, penghargaan dan tidak daa hubungan antara pengetahuan dan sanksi dengan perilaku aman.

References

Affandhy, LR. 2017. Analisis Perilaku Aman Pada Tenaga Kerja Dengan Model ABC (Activator-Behavior-Consequence). Journal Vol. 2, No. 1, (Online), (https://ejournal,unida.gontor.ac.id/, diakses 29 Desember 2017).

Agiviana, AP, Djastuti, I. 2015. Analisis Pengaruh Persepsi, Sikap, Pengetahuan dan Tempat Kerja Terhadap Perilaku Keselamatan Karyawan. Journal Vol.4, No.3, (Online), (https://ejournal-s1.undip.ac.id/, diakses 9 Januari 2018).

Fitri, A. 2017. Gambaran Perilaku Tidak Aman Pada Pekerja Bagian Finishing PT. CBM Perkasa Pada Proyek Apartemen Tomer Intan Tahun 2017. Skripsi. (Online), (http://repository.uinjkt.ac.id/, diakses 7 Januari 2018).

Fleming, M dan R Lardner. 2002. Strategies to Promote Safe Behavior as Part of a Health and Safety Management System.

Geller, E Scoot. 2001. The Pshycology of Safety Handbook. USA: Lewis Publisher.

Green, Lawrence W. 1980. Health Education Planning, A Diagnostic Approach. California: Mayfield Publishing Company.

International Labour Organization, 2017. Safety and Health at Work. (Online), (http://www.ilo.org/global/topics/safety-and-healthatwork/lang--en/index.html).

Irlianti, A. 2014. Analisis Perilaku Aman Tenaga Kerja Menggunakan Model Perilaku ABC (Antecedent Behavior Consequence). Journal Vol. 3, No. 1. (Online), (https://e-journal.unair.ac.id/, diakses pada 29 Desember 2017).

Ivancevich, John M., dkk. 2008. Perilaku dan Manajemen Organisasi. Jakarta: Erlangga.

Krause, Thomas R. 1997. The Behavior-Based Safety Process: Managing Involvement for an Injury. Canada: John Wiley & Sons, Inc.

Neal, Andrew dan Graffin, Mark. 2002. Safety Climate And Safety Behavior. Australian Journal of Management.

Notoadmodjo, S. 2003. Pendidikan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: PT. Rineka Cipta.

Occupational Health and Safety Assessment Series (OHSAS) 18001:2007 Tentang Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja.

Prasetya, O. 2015. Budaya Keselamatan Dalam Upaya Mencapai Zero Accident. Journal Vol. 2 No. 1, (Online), (http://library.stmt-trisakti.ac.id/, diakses 4 Maret 2018).

Ramli, Soehatman. 2010. Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja OHSAS 18001. Jakarta: Dian Rakyat.

Reason, J T. 1997. Managing The Risk Of Organizational Accident. England: Asghate Publishing Ltd.

Retnani, N. 2013. Analisis Pengaruh Activator dan Consequence Terhadap Safe Behavior Pada Tenaga Kerja di PT. Pupuk Kalimantan Timur Tahun 2013. Journal Vol. 2, No.2, (Online), (https://e-journal.unair.ac.id/, diakses 29 Desember 2017).

Robbins, S.P., and Coulter M. 2007. Manajemen Edisi Kedelapan. Jakarta: PT Indeks.

Roughton, J E dan Mercurio, J J. 2002. Developing an Effective Safety Culture: A Leadership Approach. USA: Butterworth-Heinemann.

Sirait, F. 2016. Analisis Perilaku Aman Pada Pekerja Konstruksi Dengan Pendekatan Behavior-Based Safety (Studi di Workshop PT. X Jawa Barat). Journal Vol. 5, No. 1. (Online), (https://e-journal.unair.ac.id/, diakses 9 Januari 2018).

Suriani, D. 2013. Faktor-Faktor yang Berhubungan Dengan Perilaku Aman Karyawan di PLTU Nagan Raya. Skripsi. (Online), (http://repository.utu.ac.id/, diakses 9 Januari 2018).

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 1970 Tentang Keselamatan Kerja.

Williams, Joshua H. 2011. Employee Engagement Improving Participantion in Safety. Alm Journal Online.

Downloads

Published

2023-01-27

How to Cite

Novitha Sunanryani, Suharni, S., & Baharuddin, A. . (2023). Analisis Perilaku Aman Pada Perawat Menggunakan Model Perilaku ABC (Antecedent, Behavior, Consequence) Di Rumah Sakit Umum Daerah La Temmamala Kabupaten Soppeng. Journal of Muslim Community Health, 4(1), 43–56. https://doi.org/10.52103/jmch.v4i1.1191

Issue

Section

Articles