Faktor yang Berhubungan dengan Kepatuhan Terapi Antiretroviral (ARV) pada Pengidap HIV/AIDS di Rumah Sakit Bhayangkara Kota Makassar Tahun 2022

Authors

  • Juniarti Djumadi Magister Kesehatan Masyarakat, Program Pascasarjana Universitas Muslim Indonesia, Makassar, Indonesia
  • Fatmah Afrianty Gobel Magister Kesehatan Masyarakat, Program Pascasarjana, Universitas Muslim Indonesia, Makassar, Indonesia
  • Arman Arman Magister Kesehatan Masyarakat, Program Pascasarjana, Universitas Muslim Indonesia, Makassar, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.52103/jmch.v4i1.1193

Keywords:

Terapi Antiretroviral, Kepatuhan, HIV/AIDS

Abstract

Latar Belakang: Kepatuhan penggunaan obat ARV memberikan dampak positif bagi kesehatan individu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kepatuhan terapi antiretroviral (ARV) pada pengidap HIV/AIDS di Rumah Sakit Bhayangkara Kota Makassar tahun 2022.

Metode: Metode penelitian ini menggunakan observasional dengan pendekatan cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah semua pengidap HIV/AIDS yang terapi ARV di Rumah Sakit Bhayangkara Kota Makassar sebanyak 80 pasien dengan menggunakan total sampling. Uji statistik yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Chi-Square.

Hasil: Hasil penelitian menunjukkan hubungan antara pengetahuan terapi ARV (ρ=0,624), efek samping obat (ρ=0,018), jaminan kesehatan (ρ=0,001), akses layanan kesehatan (ρ= ρ=0,340), dukungan keluarga (ρ=0,000), dan dukungan teman sebaya (ρ=0,051) dengan kepatuhan terapi ARV pada pengidap HIV/AIDS di Rumah Sakit Bhayangkara Kota Makassar tahun 2022. Hasil analisis multivariat didapatkan variabel yang paling dominan berhubungan dengan kepatuhan terapi ARV pada pengidap HIV/AIDS adalah dukungan keluarga dengan OR=124,533 (95% CI: 9,504-1631,745) dan nilai ρ=0,000.

Kesimpulan: dalam penelitian ini adalah ada hubungan antara efek samping obat, jaminan kesehatan, dan dukungan keluarga dengan kepatuhan terapi ARV pada pengidap HIV/AIDS, sedangkan pengetahuan terapi ARV, akses layanan kesehatan, dan dukungan teman sebaya tidak memiliki hubungan dengan kepatuhan terapi ARV pada pengidap HIV/AIDS di Rumah Sakit Bhayangkara Kota Makassar tahun 2022.

References

Adiningsih, S., Widiyanti, M., Natalia, E. I., & Wahyuni, T. (2018). CD4+ dan faktor yang memengaruhi kepatuhan terapi antiretroviral pada orang dengan HIV/AIDS di Jayapura. Buletin Penelitian Kesehatan, 46(2), 87–96. https://doi.org/10.22435/bpk.v46i2.306

Aminoff, M. J., Boller, F., & Swaab, D. F. (2018). Handbook of clinical neurology. Elsevier.

Anasari, T., & Trisnawati, Y. (2018). Hubungan dukungan keluarga dan pengetahuan dengan kepatuhan ibu hamil dengan HIV dalam mengkonsumsi ARV di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto. Bidan Prada: Jurnal Publikasi Kebidanan, 9(1), 100–113. https://ojs.stikesylpp.ac.id/index.php/JBP/article/view/401

Dahoklory, B. M., Romeo, P., & Takaeb, A. E. L. (2019). Hubungan dukungan keluarga ODHA dengan kepatuhan minum obat antiretroviral di Klinik VCT Sobat Kupang. Timorese Journal of Public Health, 1(2), 70–78. https://doi.org/10.35508/tjph.v1i2.2129

Debby, C., Sianturi, S. R., & Susilo, W. H. (2019). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan minum obat ARV pada pasien HIV di RSCM Jakarta. Jurnal Keperawatan, 10(1), 15–25. https://doi.org/10.22219/jk.v10i1.5886

Defi. (2019). Beberapa faktor risiko yang berpengaruh terhadap kepatuhan pengobatan antiretroviral pada penderita HIV/AIDS: Studi Rumah Sakit Umum Daerah Undata Palu [Universitas Diponegoro Semarang]. http://eprints.undip.ac.id/81908/

Dinkes Prov. Sulawesi Selatan. (2021). Profil Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan tahun 2020. Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan. http://dinkes.sulselprov.go.id/

Ermawan, B. (2018). Asuhan keperawatan pada pasien dengan gangguan sistem imunologi. Pustaka Baru Press.

Fahriati, A. R., Indah, F. P. S., Satria, B. M., & Mutoharoh, A. A. (2021). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan minum antiretroviral pada ODHA (orang dengan HIV/AIDS) berdasarkan systematic literature review. PHRASE (Pharmaceutical Science Journal), 1(1), 29–46. https://doi.org/10.52031/phrase.v1i1.157

French, K. (2015). Kesehatan seksual. Bumi Medika.

Harison, N., Waluyo, A., & Jumaiyah, W. (2020). Pemahaman pengobatan antiretroviral dan kendala kepatuhan terhadap terapi antiretroviral pasien HIV/AIDS. Journal Health of Studies, 4(1), 87–95. https://doi.org/https://doi.org/10.31101/jhes.1008

Hidayati, A. N., Rosyid, A. N., Nugroho, C. W., Asmarawai, T. P., Ardiansyah, A. O., Bakhtiar, A., Amin, M., & Nasronudin. (2019). Manajemen HIV/AIDS: terkini, komprehensif, dan multidisiplin. Airlangga University Press.

Ilham, M., Triliana, R., & Tilaqza, A. (2020). Pengaruh usia, gender, pekerjaan, dan pembeayaan kesehatan terhadap jumlah rawat inap dan infeksi sekunder pada pasien HIV di Rumah Sakit X Kota Malang. Jurnal Bio Komplementer Medicine, 7(1), 1–9. http://riset.unisma.ac.id/index.php/jbm/article/view/6638

Indriyani, D., & Asmuji. (2014). Buku ajar keperawatan maternitas (upaya promotif dan preventif dalam menurunkan angka kematian ibu dan bayi). Ar-ruzz Media.

Irwan. (2017). Etika dan perilaku kesehatan. Absolute Media.

Jusriana, Gobel, F. A., & Arman. (2020). Faktor yang berhubungan dengan kepatuhan terapi antiretroviral pada orang dengan HIV di Yayasan Peduli Kelompok Dukungan Sebaya Kota Makassar. Window of Public Health Journal, 1(3), 241–249. https://doi.org/10.33096/woph.v1i3.85

Katiandagho, D. (2018). Epidemiologi HIV-AIDS. In Media.

Kementerian Kesehatan RI. (2013). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia nomor 71 tahun 2013 tentang pelayanan kesehatan pada jaminan kesehatan nasional. Kementerian Kesehatan RI.

Kementerian Kesehatan RI. (2016). Buku panduan jaminan kesehatan nasional (JKN) bagi populasi kunci. Kementerian Kesehatan RI.

Kementerian Kesehatan RI. (2019). Laporan perkembangan HIV AIDS dan penyakit infeksi menular seksual (PIMS) triwulan II tahun 2019. Kementerian Kesehatan RI. https://siha.kemkes.go.id/portal/files_upload/Laporan_HIV_TW_II_20192.pdf

Kementerian Kesehatan RI. (2020). Infodatin HIV/AIDS. Kementerian Kesehatan RI. https://pusdatin.kemkes.go.id/resources/download/pusdatin/infodatin/infodatin-2020-HIV.pdf

Kementerian Kesehatan RI. (2021). Laporan perkembangan HIV AIDS dan penyakit infeksi menular seksual (PIMS) triwulan I tahun 2021. Kemenkes RI. https://hivaids-pimsindonesia.or.id/download/file/Laporan_TW_I_2021_FINAL1.pdf

Kementrian Kesehatan RI. (2014). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia nomor 87 tahun 2014 tentang pedoman pengobatan antiretroviral. Kementerian Kesehatan RI.

Latif, F., Maria, I. L., & Syafar, M. (2014). Efek samping obat terhadap kepatuhan pengobatan antiretroviral orang dengan HIV/AIDS. Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional, 9(2), 101–106. https://doi.org/10.21109/kesmas.v9i2.495

Lestari, E. R., Setyani, F. A. R., & Suparmi, L. (2021). Faktor-faktor yang berhubungan dengan tingkat adherence ARV pada orang dengan HIV/AIDS di Klinik HIV/AIDS salah satu Rumah Sakit Swasta Yogyakarta. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 14(2), 424–439. https://doi.org/10.47317/jkm.v14i2.366

Mahdalena, & Maharani, V. A. (2022). Dukungan keluarga meningkatkan kepatuhan berobat penderita HIV/AIDS. Jurnal Citra Keperawatan, 10(1), 20–27. https://doi.org/10.31964/10.31964/jck

Marianingrum, D., & Amelia, C. (2019). Hubungan tingkat pengetahuan dengan kepatuhan berobat penderita hipertensi di Puskesmas Baloi Permai Kota Batam. Zona Kedokteran, 9(1), 81–91. https://doi.org/10.37776/zked.v9i1.283

Masriadi. (2017). Epidemiologi penyakit menular. Rajawali Pers.

Najmah. (2016). Epidemiologi penyakit menular. Trans Info Media.

Niman, S. (2017). Promosi dan pendidikan kesehatan. Trans Info Media.

Nursalam, Jurniawati, N. D., Misutomo, & Kurniasari, F. (2018). Asuhan keperawatan pada pasien terinfeksi HIV/AIDS. Salemba Medika.

Pakpahan, M., Siregar, D., Susilawaty, A., Tasnim, Mustar, Ramdany, R., Manurung, E. I., Sianturi, E., Tompunu, M. R. G., Sitanggang, Y. F., & Maisyara. (2021). Promosi kesehatan dan perilaku kesehatan. Yayasan Kita Menulis.

Puspasari, D., Wisaksana, R., & Rovina, R. (2018). Gambaran efek samping dan kepatuhan terapi antiretroviral pada pasien HIV di Rumah Sakit Dr. Hasan Sadikin Bandung tahun 2015. Jurnal Sistem Kesehatan, 3(4), 175–181. https://doi.org/10.24198/jsk.v3i4.18495

Puspitasari, D. E. (2016). Analisis faktor yang mempengaruhi kepatuhan minum obat antiretroviral (ARV) pada ibu hiv berbasis information motivation behavioral skills (IMB) model of antiretroviral therapy (ART) adherence di Poli Upipi RSUD Dr. Soetomo Surabaya [Universitas Airlangga Surabaya]. https://repository.unair.ac.id/58689/

Rejeki, T. S. (2021). Pengaruh kepatuhan minum obat arv terhadap angka kejadian hospitalisasi pasien HIV AIDS di Ruang Penyakit Dalam RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun [Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Borneo Cendekia Medika]. http://repository.stikesbcm.ac.id/id/eprint/146/

Ritonga, S. S. V. A. (2021). Pengaruh dukungan sosial dan pelayanan kesehatan terhadap kepatuhan dalam menjalani terapi antiretroviral pada ODHA di Kota Medan tahun 2019 [Universitas Sumatera Utara]. https://repositori.usu.ac.id/handle/123456789/36796

Safitri, N. R., Fadraersada, J., & Rusli, R. (2019). Studi terapi antiretroviral pada pasien HIV/AIDS di Kota Samarinda. Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences, 9, 7–13. https://doi.org/10.25026/mpc.v9i1.342

Sitorus, R. J., Novrikasari, N., Syakurah, R. A., & Natalia, M. (2021). Efek samping terapi antiretroviral dan kepatuhan berobat penderita HIV/AIDS. Jurnal Kesehatan, 12(3), 389–395. https://doi.org/10.26630/jk.v12i3.2869

Srikartika, V. M., Intannia, D., & Aulia, R. (2019). Faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan pasien HIV/AIDS rawat jalan dalam pengobatan terapi antiretroviral (ART) di Rumah Sakit Dr. H. Moch. Ansari Saleh Banjarmasin. Jurnal Pharmascience, 6(1), 97–105. https://doi.org/10.20527/jps.v6i1.6081

Tahir, M. Y., Darwis, & Amanda, A. W. D. (2020). Hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat antiretroviral (ARV) pada pasien HIV/AIDS di Balai Besar Kesehatan Paru Masyarakat Makassar. Jurnal STIKES Panakukang Makassar, 1–24. https://stikespanakkukang.ac.id/assets/uploads/alumni/0c42cb2a4958a54910c7383e7e2d3a43.pdf

Talumewo, O. C., Mantjoro, E. M., & Kalesaran, A. F. C. (2019). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan ODHA dalam menjalani terapi antiretroviral di Puskesmas Tikala Baru Kota Manado tahun 2019. Jurnal Kesmas, 8(7), 100–107. https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/kesmas/article/view/26558

WHO. (2021). HIV/AIDS. World Health Organization. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/hiv-aids

Wulandari, E. A., & Rukmi, D. K. (2022). Hubungan tingkat pengetahuan dengan kepatuhan terapi ARV pada ODHA di Yogyakarta. Jurnal Keperawatan Klinis Dan Komunitas, 5(3), 157–166. https://doi.org/10.22146/jkkk.49663

Downloads

Published

2023-01-27

How to Cite

Djumadi, J., Gobel, F. A., & Arman, A. (2023). Faktor yang Berhubungan dengan Kepatuhan Terapi Antiretroviral (ARV) pada Pengidap HIV/AIDS di Rumah Sakit Bhayangkara Kota Makassar Tahun 2022. Journal of Muslim Community Health, 4(1), 78–90. https://doi.org/10.52103/jmch.v4i1.1193

Issue

Section

Articles