Pengaruh Kegiatan Pembinaan Kesehatan terhadap Peningkatan Partisipasi Usila di Wilayah Kerja Puskesmas Sudiang Makassar

Authors

  • Nur Ulfiah Darma Pertiwi Magister Kesehatan Masyarakat, Program Pascasarjana Universitas Muslim Indonesia, Makassar, Indonesia
  • Haeruddin Haeruddin Magister Kesehatan Masyarakat, Program Pascasarjana, Universitas Muslim Indonesia, Makassar, Indonesia
  • Alfina Baharuddin Magister Kesehatan Masyarakat, Program Pascasarjana, Universitas Muslim Indonesia, Makassar, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.52103/jmch.v4i1.1194

Keywords:

Pembinaan Kesehatan, Usila, Partisiapasi

Abstract

mempersiapkan Usila yang sehat dan mandiri, agar meminimalisir beban bagi masyarakat dan negara. Program pengembangan kesehatan usila tidak akan berjalan dengan baik tanpa adanya partisipasi yang baik dari usila itu sendiri. Partisipasi usila di Puskesmas Sudiang Kecamatan Biringkanaya Kota Makassar dengan melihat jumlah cakupan usila yang berpartisipasi dalam pembinaan pelayanan kesehatan sangat jauh dari sasaran.

Metode: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Kegiatan Pembinaan Kesehatan terhadap Peningkatan Partisipasi Usila di Wilayah Kerja Puskesmas Sudiang Makassar. Jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional dan dikaji secara analitik. Penelitian ini dilakukan di Wilayah Kerja Puskesmas Sudiang Makassar, sampel pada penelitian ini adalah usila yang berusia 60-90 tahun. Teknik sampling yang digunakan adalah non-probabilitiy dengan teknik Purposive sampling. Analisis data dengan deskriptif (univariat), chi square (bivariat) dan regresi logistik (multivariat).

Hasil: Ada pengaruh antara kegiatan pemeriksaan kolestrol, gula darah, asam urat dan senam usila terhadap partisipasi usila di Wilayah Kerja Puskesmas Sudiang Makassar dengan nilai (ρ-value) sebesar 0.000 < 0,05. Tidak ada pengaruh antara kegiatan pemeriksaan tekanan darah terhadap partisipasi usila di Wilayah Kerja Puskesmas Sudiang Makassar dengan nilai (ρ-value) sebesar 0.000 > 0,828.

Kesimpulan: Perlunya dilakukan evaluasi program kesehatan kegiatan pembinaan kesehatan apakah kegiatan kegiatan pembinaan kesehatan telah menyentuh kebutuhan kesehatan usila atau perlunya dilakukan variasi kegiatan kegiatan pembinaan kesehatan seperti adanya kegiatan penyaluran hobi seperti kesenian. Puskesmas tetap memperhatikan penyegaran untuk kader kegiatan pembinaan kesehatan agar terus termotivasi dalam menjalankan fungsi dan perannya di kegiatan pembinaan kesehatan.

References

Ahyar, H., Maret, U. S., Andriani, H., Sukmana, D. J., & Mada, U. G. (2020). Buku Metode Penelitian Kualitatif & Kuantitatif (Issue March).

Ainiah, S. N., Afifuddin, & Hayat. (2021). Implementasi Program Posyandu Lanjut Usia (Lansia) Di RW I Kelurahan PolowijeN (Studi Kasus Pada Pos Pelayanan Terpadu Lansia Kelurahan Polowijen Kecamatan Blimbing Kota Malang). Jurnal Inovasi Penelitian, 1(10), 1–208.

Aryantiningsih, D. S. (2014). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Pemanfaatan Posyandu Lansia Di Kota Pekanbaru. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 1(2).

Dahlan, A. K., Umrah, & Abeng, T. (2018). Kesehatan Lansia Kajian Teori Gerontologi Dan Pendekatan Asuhan Pada Lansia. In Intimedia.

Dinkes Sulsel. (2022). Rencana Kerja Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2022. 7(September), 1–49.

Ghozali, I. (2014). Structural Equation Modeling, Metode Alternatif dengan Partial Least Square (PLS). (4th ed.). Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Juniardi, F. (2017). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Rendahnya Kunjungan Lansia Ke Posyandu Lansia Di Puskesmas Batang Beruh Kecamatan Sidikalang Kabupaten Dairi. Journal of Chemical Information and Modeling, 53(9), 1689–1699.

Kalache, A., & Gatti, A. (2003). Active ageing: a policy framework. Advances in Gerontology = Uspekhi Gerontologii / Rossiiskaia Akademiia Nauk, Gerontologicheskoe Obshchestvo, 11, 7–18. https://doi.org/10.1080/tam.5.1.1.37

Kemensos. (2020). Pelayanan Lanjut Usia Ditengah Pandemi. Kementrian Sosial RI. https://lui.kemsos.go.id/warta/detail/140/Pelayanan-Lanjut-Usia-Ditengah-Pandemi-

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2019). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 2016 Tentang Rencana Aksi Nasional Kesehatan Lanjut Usia Tahun 2016-2019. In PERMENKES RI.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2021). Lansia Bahagia Bersama Keluarga. Kemenkes RI. https://www.kemkes.go.id/article/view/21061700001/lansia-bahagia-bersama-keluarga.html

Kementerian Kesehatan RI. (2017). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 67 Tahun 2015 III.

Kholifah, S. N. (2016). Buku Ajar Keperawatan Gerontik Edisi 1. 283. http://bppsdmk.kemkes.go.id/pusdiksdmk/wp-content/uploads/2017/08/Keperawatan-Gerontik-Komprehensif.pdf

Li S, Gupte AA. 2017. The role of estrogen in cardiac metabolism and diastolic function. Methodist Debakey Cardiovasc J. 13(1):4–8.

Lionakis, N., et al. (2012). Hypertension in the elderly. World Journal of

Cardiology, 4, 135-147.

Maulidia, M. (2019). Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Perilaku Konsumen Dalam Keputusan Pembelian Pakaian Muslimah Di Banda Aceh (Studi Kasus Di Pasar Aceh). Journal of Chemical Information and Modeling, 53(9), 1689–1699.

Moleong, L. J. (2016). Buku Metodologi Penelitian Kuantitatif. Remaja Rosdakarya.

Novianti, & Dina. (2018). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Perilaku Lansia Dalam Mengikuti Senam Lansia Di Wilayah Kerja Puskesmas. Keperawatan, 1(2), 123–138.

Nugraha, G., Hanik, U., & Sumarsono, T. (2017). Pemeriksaan Laboratorium Untuk Deteksi Dini Penyakit Pada Lansia Di Karangrejo Surabaya. 1(1), 1–2.

Rizqi, L. M., Muchsin, S., & Abidin, A. Z. (2019). Faktor-Faktor Penyebab Kurangnya Minat Lansia Terhadap Pelayanan Posyandu Lansia Kresna 1 di Pondok kesehatan Desa (Ponkesdes) (Studi Kasus Pada Posyandu Lansia Kresna 1 Desa Kedok Kecamatan Turen Kabupaten Malang). Jurnal Respon Publik, 13(3), 96–102. http://www.riset.unisma.ac.id/index.php/rpp/article/view/3709

Setyawati, A., Widiasih, R., & Ermiati, E. (2018). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Preeklampsia Di Indonesia. Jurnal Perawat Indonesia, 2(1), 32. https://doi.org/10.32584/jpi.v2i1.38

Siregar, S. (2014). Metode Penelitian Kuantitatif (Edisi Ke 3). Kencana.

Sudaryanto, A., & Irdawati. (2008). Persepsi Lansia Terhadap Kegiatan Pembinaan Kesehatan Lansia Di Posyandu Wilayah Kerja Puskesmas Prambanan 1 Yogyakarta. Kesehatan, 1(1), 81–90.

Sudiyono, L. (2016). Model Partisipasi Masyarakat Dalam Pembangunan Pendidikan (Edisi 1). Penerbit Andi; Yogyakarta.

Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Alfabeta.

Susanti, E., Susanti, E., Asbiran, N., & Hayati, N. (2020). Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Rendahnya Partisipasi Lansia Dalam Pemanfaatan Posyandu Lansia Di Puskesmas Pauh Kembar Kabupaten Padang Pariaman Tahun 2019. Human Care Journal, 5(4), 915–926. https://ojs.fdk.ac.id/index.php/humancare/article/view/616

Untari, I., Wijayanti, Wardani, D. P. K., & Kusudaryati, D. P. D. (2021). Buku Kader Menuju Lansia Sehat dan Mandiri.

Wahyuni, I. D., Ainy, A., & Rahmiwati, A. (2016). Analisis Partisipasi Lansia Dalam Kegiatan Pembinaan Kesehatan Lansia Di Wilayah Kerja Puskesmas Sekar Jaya Kabupaten Ogan Komering Ulu Analysis. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 7(02).

Wahyuningtyas, N. (2019). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Partisipasi Kehadiran Masyarakat Dalam Kegiatan Cek Kesehatan Di Polindes Desa Wonokerto Kecamatan Kedunggalar Kabupaten Ngawi.

WHO. (2021). Ageing and Health. World Health Organization. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/ageing-and-health

Wulandari, D. W. (2017). Partisipasi Lanjut Usia Dalam Posyandu Lansia.

Downloads

Published

2023-01-27

How to Cite

Nur Ulfiah Darma Pertiwi, Haeruddin, H., & Baharuddin, A. . (2023). Pengaruh Kegiatan Pembinaan Kesehatan terhadap Peningkatan Partisipasi Usila di Wilayah Kerja Puskesmas Sudiang Makassar. Journal of Muslim Community Health, 4(1), 92–103. https://doi.org/10.52103/jmch.v4i1.1194

Issue

Section

Articles