Efektivitas Program Intervensi Fisik dan Mental Dalam Pengendalian Stres Kerja Bidan Di Rumah Sakit Bersalin Paradise

Authors

  • Novia Paramita Paradise Magister Kesehatan Masyarakat, Program Pascasarjana Universitas Muslim Indonesia, Makassar, Indonesia
  • Een Kurnaesih Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muslim Indonesia, Makassar, Indonesia
  • Yusriani Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muslim Indonesia, Makassar, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.52103/jmch.v4i1.1195

Keywords:

Relaksasi Otot, Gizi, Stress Kerja, Bidan

Abstract

Latar Belakang: Stres kerja menjadi hal yang berisiko bagi kesehatan dan keselamatan pekerja kerika pekerjaan yang dilakukan melebihi kapasitas, sumber daya dan kemampuan pekerja secara berkepanjangan, tingkat stres bidan dalam bekerja dalam kategori sedang dengan nilai 19-25 yang diukur menggunakan kuesioner DASS.

Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian ekperimen semu / quasi eksperiment design dengan menggunakan rancangan non equivalent control group pre-test dan post-test populasi dalam penelitian ini yaitu bidan di RSUB Paradise sebanyak 48 orang dan sampel dalam penelitian ini ditarik dengan teknik total sampling dengan jumlah sebanyak 48 orang.

Hasil: Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa pada kelompok intervensi ada penurunan sebesar  6,65 tingkat stres kerja dari intervensi relaksasi otot, ada penurunan sebesar 2,45 tingkat stres kerja dari intervensi relaksasi mental, ada penuruan sebesar 2,6 tingkat stres kerja setelah diberikan intervensi pemberian istirahat dan ada penurunan sebesar 3,07 tingkat stres kerja setelah diberikan intervensi penambahan gizi. Pada kelompok kontrol terdapat peningkatan tingkat stres kerja dari nilai rata-rata 28,00 atau kategori stress kerja parah menjadi 29,06 atau kategori stress kerja parah, terjadi peningkatan stres kerja sebesar 1,06 tingkat stres sehingga bisa mengindikasikan bahwa ada efektivitas antara intervensi terhadap penurunan tingkat stres kerja bidan.

Kesimpulan: relaksasi otot merupakan intervensi yang paling efektif menurunkan tingkat stres kerja bidan dengan penurunan stres kerja sebesar 6,65 tingkat stres kerja, peneliti menyarankan untuk selalu memperhatikan intervensi yang diberikan agar bisa dilakukan dalam kehidupan sehari-hari.

References

Amri, I. (2018). Efektivitas Terapi Relaksasi Terhadap Tingkat Stres Kerja Perawat. Jurnal Kesehatan Tadulako, 4(1), 1–56.

Apriyeni, E., & Patricia, H. (2021). Terapi Murrotal A-Qur’an Berefektivitas Terhadap Stres Kerja Perawat Pada Masa Pandemi COVID 19. Jurnal Keperawatan Jiwa (JKI) PPNI, 9(3), 523–528.

Aufar, A. F., Raharjo, S. T., Pembatasan, P., & Berskala, S. (2020). KEGIATAN RELAKSASI SEBAGAI COPING STRESS DI MASA PANDEMI COVID-19. 2.

Budiman. (2019b). Buku Penelitian Kesehatan (Buku Pertama) (Basri (ed.); 1 ed.). Rineka Cipta.

Dien, I. C., Ake, J., & Rumagit, S. (2019). Efektivitas Terapi Relaksasi Otot Progresif terhadap Penurunan Tekanan Darah pada Penderita Hipertensi. Journal of Chemical Information and Modeling, 7(2), 39–43.

DINKES. (2020). Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan. 118, 100.

Elizar, E., Lubis, N. L., & Yuniati, Y. (2020). Efektivitas Stres Kerja, Beban Kerja Dan Kepuasan Kerja Terhadap Kinerja Perawat Di Ruang Rawat Inap Rsud Datu Beru Takengon. JUMANTIK (Jurnal Ilmiah Penelitian Kesehatan), 5(1), 78. https://doi.org/10.30829/jumantik.v5i1.6809

Erina, Novitasari, D., & Wirakhmi, I. N. (2020). Efektivitas Terapi Musik Terhadap Penurunan Stres Kerja Perawat Di Instalasi Rawat Jalan Rumah Sakit Umum Harapan Ibu Purbalingga Pada Masa Pandemi Covid-19. Viva Medika, 14(1), 110–119.

Herqutanto, & Harsono, H. (2017). Stres Kerja pada Perawat di Rumah Sakit dan Fasilitas Pelayanan Kesehatan Primer. eJournal Kedokteran Indonesia, 5(1), 12–17. https://doi.org/10.23886/ejki.5.7444.12-7

ILO. (2019). Menuju Lingkungan Kerja Yang Bebas Stres. International Labour Organization, 2(1), 1–1. http://www.ilo.org/jakarta/info/public/pr/WCMS_495521/lang--en/index.htm

Imam, R., Siregar, H., Irawan, P., Eka, I., & Sihombing, S. (2021). Efektivitas Karakteristik Individual Terhadap Stres Kerja Perawat Di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Umum Royal Prima. Jurnal Penelitian Keperawatan Medik, 3(2).

KEMENKES RI. (2021). Rencana Aksi Kegiatan Direktorat Mutu dan Akreditasi Pelayanan Kesehatan. Direktorat Mutu dan Akreditasi Pelayanan Kesehatan, 1(2).

Kementerian Kesehatan, R. I. (2019). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2019 Tentang Standar Teknis Pemenuhan Mutu Pelayanan Dasar Pada Standar Pelayanan Minimal Bidang Kesehatan. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, 8(5), 55.

Maryam, S. (2018). Masa Kerja, Tingkat Pendidikan, dan Rotasi Kerja Meningkatkan Kinerja Perawat di RS Jiwa Dr Soeharto Heerdjan. Jurnal Keperawatan Widya Gantari, 1(1), 35–46.

Mintjelungan, D. L. A., Rattu, A. J. M., Kairupan, B. H. R., Universitas, P., & Ratulangi, S. (2019). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Stres Kerja Pada Bidan Di Rumah Sakit Umum Bethesda Gmim Tomohon. Kesmas, 8(3), 19–34.

Naibaho, P. O. (2020). Efektivitas Rotasi Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Pada Perpustakaan Universitas Negeri Medan (UNIMED). Jurnal UNIMED, 3(1).

Novianty, A. (2017). Buku Ajar Konsep Kebidanan. In A. Novianty (Ed.), Jakarta: EGC (Pertama). Fakultas Kedokteran dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Jakarta.

Nur’aini. (2019). Efektivitas Program Intervensi Pengendalian Stres Kerja Perawat Dalam Upaya Meningkatkan Mutu Pelayanan Keperawatan di Unit Perawatan Insentive Rumah Sakit Haji Medan. Jurnal Universitas Sumatera Utara, 1(2).

Nurazizah. (2017). Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Stress Kerja Pada Perawat Di Ruang Rawat Inap Kelas III RS X Jakarta. Jurnal Kesehatan Masyarakat UIN Syarif Hidayatullah, 4(1), 9–15.

Purnawati, S. (2014). Program Manajemen Stres Kerja di Perusahaan: sebuah Petunjuk untuk Menerapkannya. Buletin Psikologi, 22(1), 36. https://doi.org/10.22146/bpsi.11452

Putri, D. P. (2019). Efektivitas Stres Kerja Terhadap Burnout pada Perawat Ruang Rawat Inap di RSUD Kota Madiun.

Rachmawati, D., & Paskarini, I. (2021). Hubungan Karakteristik Individu dan Waktu Istirahat Dengan Kelelahan Kerja Pada Pekerja Servis Jaringan Telekomunikas. The Indonesian Journal of Occupational Safety and Health, 10(1), 25–33. https://doi.org/10.20473/ijosh.v10i1.2021.25-33

Rosyidawati, D. (2020). Efektivitas Beban Kerja, Kepuasan Kerja dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Perawat Di Instalasi Rawat Inap RSUP Dr. Radjuddin Chalid dan RSUD Kota Makassar. Jurnal Kesmas Universitas Hasanuddin, 4(2), 763–773.

Soemarko, D. (2021). 83% Tenaga Kesehatan Indonesia Mengalami Burnout Syndrome Derajat Sedang dan Berat Selama Masa Pandemi COVID-19 - FKUI. Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.

The Marlin Company, & American Institute of Stress. (2021). The Workplace Stress Scale. The Seventh Annual Labor Day Survey, 20(1), 1–11. https://www.stress.org/wp-content/uploads/2011/08/2001Attitude-in-the-Workplace-Harris.pdf

Wardhana, Z. F., & Pramesti, T. A. (2021). Efektivitas Konflik dan Stres Kerja Terhadap Kinerja Tenaga Kesehatan di RSUD Wangaya Denpasar. Bali Medika Jurnal, 35(1), S90–S93. https://doi.org/10.1016/j.gaceta.2020.12.025

Widjajanto, D. (2019). Pengaturan Waktu Kerja dan Waktu Istirahat Sebagai Perlindungan Bagi Buruh/Pekerja (Studi Kasus di Beberapa Perusahaan). Jurnal Universitas Indonesia, 3(2).

Downloads

Published

2023-01-27

How to Cite

Paradise, N. P., Een Kurnaesih, & Yusriani. (2023). Efektivitas Program Intervensi Fisik dan Mental Dalam Pengendalian Stres Kerja Bidan Di Rumah Sakit Bersalin Paradise. Journal of Muslim Community Health, 4(1), 112–123. https://doi.org/10.52103/jmch.v4i1.1195

Issue

Section

Articles