Silariang Dalam Pernikahan Dini dan Dampaknya Terhadap Kesehatan Reproduksi Remaja Perempuan Desa Kareloe Kecamatan Bontoramba Kabupaten Jeneponto

Authors

  • Ika Novi Astuti RSUD Rambia Kabupaten Jeneponto
  • Andi Muhammad Multazam Universitas Muslim Indonesia, Makassar, Indonesia
  • Muhammad Kidri Alwi Universitas Muslim Indonesia, Makassar, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.52103/jmch.v4i2.1203

Keywords:

Pernikahan Dini, Silariang, Kesehatan remaja

Abstract

Latar Belakang: Silariang yaitu berbicara mengenai perkawinan yang dilakukan dengan keadaan si laki-laki dan si perempuan kabur dari rumah dan melakukan prosesi pernikahan tanpa upacara adat Bugis dan persetujuan keluarga atau wali dari pihak perempuan dengan suatu alasan. Pernikahan usia dini adalah perkawinan pada remaja di bawah usia 19 tahun yang seharusnya belum siap untuk melaksanakan pernikahan. Masa remaja juga menjadi masa yang rentan terhadap resiko kehamilan karena perkawinan usia dini.

Metode: Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan secara mendalam bagaimana peristiwa silariang dalam pernikahan dini berdampak terhadap kesehatan reproduksi remaja. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian quasi kualitatif. Jumlah informan dalam penelitian ini adalah 20 informan, yang terdiri dari 14 informan utama, 1 informan kunci, dan 5 informan pendukung. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, focus group discussion dan dokumentasi. Sedangkan metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis domain.

Hasil: Silariang sekaligus pernikahan di usia dini menjadi indikasi kehamilan di usia remaja yang berdampak pada kesehatan khususnya kesehatan reproduksi perempuan dimana banyaknya kasus persalinan macet, keguguran dan perdarahan saat proses melahirkan. Paradigma Masyarakat terkait status pelaku silariang dalam pernikahan dini membuat tekanan emosional pada pelaku silariang sekaligus pernikahan dini yang dimana adanya rasa malu dan takut memeriksakan diri pada tenaga kesehatan yang berdampak pada perkembangan janin dalam kandungan ibu hamil. Lingkungan terjadinya silariang dan pernikahan dini oleh karena hal ini dilakukan juga oleh keluarga bahkan dalam penelitian ini telah terjadi kasus silariang dan nikah dini secara turun temurun.

References

Afriyanti S, Detty. 2020. “Faktor Risiko Yang Berhubungan Dengan Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil Di Kota Bukittinggi.” Jurnal Menara Ilmu 14 (01): 6–23.

Anjarwati, 2017. Increasing the minimum age of marriage program to improve maternal and child health in Indonesia. AIP Conference Proceedings 1868, 090003 (2017). doi: 10.1063/1.4995195

Astuty, S.Y. Faktor-Faktor Penyebab Terjadinya Perkawinan Usia Muda Di Kalangan Remaja Desa Tembung Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang. Diakses dari http://jurna.usu.ac.id/; 2011

Ahmad Fathan Aniq, Potensi Konflik Pada Tradisi Merarik Di Pulau Lombok, Al- Qalam; Jurnal Keagamaan Dan Kemasyarakatan, 2011

Badan Pusat Statistik, 2020. Pencegahan Perkawinan Anak Percepatan yang Tidak Bisa Ditunda. BPS, Jakarta.

Cunningham FG, Gant NF, Leveno KJ, GilstrapIII LC, Hauth JC, Wenstrom KD. Williams Obstetrics. 21 ed. (diterjemahkan oleh Andry Hartanto, Y Joko Suyono, Brahm U. Pendit). Jakarta: EGC; 2005

Djaja, Maswita, Byarlina Gyamitri, Alfiasari, and Leni Novita. 2016. “Telaah Kebijakan Kajian Pendewasaan Usia Perkawinan Anak Di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.” [Laporan Akhir]. https://kemenpppa.go.id/lib/uploads/list/0d4b6-telaah-kebijakan-kajian-pendewasaan-usia-perkawinan-anak.pdf.

Djamilah, and Reni Kartikawati. 2015. “Dampak Perkawinan Anak Di Indonesia.” Jurnal Studi Pemuda 3 (1): 1–16.

Fatimah S., 2009. Faktor-faktor pendorong pernikahan dini dan dampaknya di desa Sarimulya kecamatan Kemusu kabupaten Boyolali. Diakses melalui http://lib.unnes.ac.id/2104/1/42 28.

Fadlyana, E., Larasaty, S. 2016. Pernikahan Usia Dini dan permasalahannya. Sari Pediatri, 11 (2), 136-41

Israpil. 2015. “Silariang Dalam Perspektif Budaya Siri’ Pada Suku Makassar.” Jurnal Pusaka, 53–67. http ://ejournal.alqolam.ac.id/index.php/jurnal_pusaka/article/view/23/29.

Irianti I, dan Herlina N. buku ajar psikologi Untuk Mahasiswa Kebidanan. Jakarta: ECG.2011.

Kementrian Sekretariat Negara RI. 2019. “Uu N0.16/2019.” Undang-Undang Republik Indonesia No 16 Tahun 2019 Tentang Perubahan Undang-Undang No 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan, no. 006265: 2–6. https://peraturan.bpk.go.id/Home/Details/122740/uu-no-16-tahun-2019.

Kholifatul Lathifah. (2018). Faktor-Faktor Perkawinan Usia Muda Di Desa Kemadang Kecamatan Tanjungsari Kabupaten Gunungkidul. 264–277. Retrieved From Http://Journal.Student.Uny.Ac.Id/Ojs/Index.Php/Social-Studies/Article/View/12728/12266

Kusmiran. 2012. Kesehatan Reproduksi Remaja dan Wanita. Jakarta: Salemba Medika.

Loaiza, Edilberto, and Sylvia Wong. 2012. Marrying Too Young. United Nations Population Fund UNFPA. Vol. 11.

Malhotra A, Warner A, McGonagle A, Lee-Rife S. 2011. Solution to end child marriage: What the evidence shows. International Center for Research on Women.

Maliana A. Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Abortus Inkomplit di Ruang Kebidanan RSUD Mayjend HM Ryacudu Kota Bumi. Jurnal Kesehatan. 2016 Apr;7 (1):17-25.

Manuaba IAC, Manuaba IBGF, Manuaba IBG. Ilmu Kebidanan, Penyakit Kandungan, dan KB untuk Pendidikan Bidan. Edisi 2. Ester M, Tiar E, editor. Jakarta: EGC; 2010.

Marmi, Suryaningsih ARM, Fatmawati E. Asuhan Kebidanan Patologi. Riyadi S, editor. Yogyakarta : Pustaka Pelajar; 2011.

McDougal, Lotus, Emma C. Jackson, Katherine A. McClendon, Yemeserach Belayneh, Anand Sinha, and Anita Raj. 2018. “Beyond the Statistic: Exploring the Process of Early Marriage Decision-Making Using Qualitative Findings from Ethiopia and India.” BMC Women’s Health 18 (1): 1–16. https://doi.org/10.1186/s12905-018-0631-z.

Nursalam. Manajemen Keperawatan. Edisi 3. Jakarta: Salemba Medika; 2011.

Pieter J H. Janiwarti, B. Pengantar Psikologi Untuk Kebidanan. Jakarta: Rawamangun; 2010.

Prabantari Intan. (2016). Faktor penyebab pernikahan dini dan dampaknya dalam mengasuh anak: studi kasus di Desa Ngerdemak kecamatan Karangrayung Kabupaten Grobogan.

Pramana, I Nyoman Adi, Warjiman, and Luckyta Ibna Permana. 2018. “Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pernikahan Usia Dini Pada Remaja Wanita.” Jurnal Keperawatan Suaka Insan (Jksi), no. Vol 3 No 2 (2018): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI): 1–14. http://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/ article/view/109.

Priyanti. (2013) Faktor yang berhubungan dengan perkawinan usia muda pada penduduk kelompok umur 12-19 tahun di desa Puji Mulyo kecamatan Sunggal Kabupaten Deli Serdang. Diakses melalui https://jurnal.usu.ac.id/index.ph p/gkre/article/view/514.

Rahma F J. Resiko Pada Remaja Akibat Pernikahan Dini; 2012.

Ramadhaningtyas, Anggraini, and Asia Tenggara. 2020. “Hubungan Seksual Usia Dini Dapat Meningkatkan Risiko Kanker Serviks.” Departmen Biostatistika Dan Ilmu Kependudukan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia 1: 46–56.

Ricika W. Hubungan Umur dengan Kejadian Abortus pada Ibu Primigravida di RSU PKU Muhammadiyah Bantul. Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan ‘Aisyiyah Yogyakarta. 2014.

Royadi, Win Irwandi, and Murah Manoe. 2018. “Anemia Dalam Kehamilan.” Jurnal Obstertri, 1–20.

Saifuddin A. Perdarahan pada kehamilan muda dalam Buku Panduan Praktis Pelayanan Kesehatan Maternal dan Neonatal,Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo, Jakarta,2011 Hal M9-M17

Sarwono.2009. Ilmu Kebidanan. Jakarta : Yayasan Bina Pustaka Sarwono ......Prawirohardjo

Sekarayu, Shafa Yuandina, and Nunung Nurwati. 2021. “Dampak Pernikahan Usia Dini Terhadap Kesehatan Reproduksi.” Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM) 2 (1): 37. https://doi.org/10.24198/jppm.v2i1.33436.

Septianah, Tri Indah, Tetti Solehati, and Efri Widianti. 2020. “Hubungan Pengetahuan, Tingkat Pendidikan, Sumber Informasi, Dan Pola Asuh Dengan Pernikahan Dini Pada Wanita.” Jurnal Riset Hesti Medan Akper Kesdam I/BB Medan 4 (2): 73. https://doi.org/10.34008/jurhesti.v4i2.138.

Sezgin, Aysen Ufuk, and Raija Leena Punamäki. 2020. “Correction to: Impacts of Early Marriage and Adolescent Pregnancy on Mental and Somatic Health: The Role of Partner Violence (Archives of Women’s Mental Health, (2020), 23, 2, (155-166), 10.1007/S00737-019-00960-W).” Archives of Women’s Mental Health 23 (2): 167. https://doi.org/10.1007/s00737-019-00971-7.

Sibagariang E E, dkk. Kesehatan Reproduksi Wanita. Jakarta: Trans Info Menika; 2010.

Soetjiningsih. 2010.Tumbuh Kembang Remaja dan Permasalahannya. Jakarta : SagungSeto

St Jumhuriatul Wardani. 2009. Adat Kawin Lari “MERARIQ” Pada Masyarakat Sasak (Studi Kasus di Desa Sakra Kabupaten Lombok Timur). Skripsi pada Universitas Negri Semarang.

St, Yekti Satriyandari S, Kes Fitria, Siswi Utami, M N S Universitas, and Aisyiyah Yogyakarta Tahun. 2020. Pernikahan Dini Usia Remaja.

Suci Aulia sari, Rizki. 2018. “The Influence of Early Marriage To Cervix Cancer in Wahidin Sudirohusodo Hospital of Makassar.”

Sugiono. Edisi 3. METODE PENELITIAN KUALITATIF. Bandung: Alfabeta. 2021

Syalis, ELPRIDA RIYANNY, and Nunung Nurwati Nurwati. 2020. “Analisis Dampak Pernikahan Dini Terhadap Psikologis Remaja.” Focus : Jurnal Pekerjaan Sosial 3 (1): 29. https://doi.org/10.24198/focus.v3i1.28192.

Trika, Irianta, Arifuddin Djuanna, Nursaly Harry, and Fadillah. 2021. Fistula Vesikovaginal.

UNICEF 2018. Child Marrige: Latest trends and future prospects.

UNICEF 2020. “Perkawinan Anak Fact Sheet. Https://Unicef.Org/Indonesia/Id/Laporan/Perkawinananak-Di- Indonesia."

World Health Organization (WHO) Maternal Mortality Rate. WHO; 2014.

Wiknjosastro H. Ilmu kebidanan. Edisi 3. Saifuddin AB, Rachimhadhi T. Jakarta: Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo; 2007.

Wirani Aisiyah Anwar. 2020. “Sailariang Dalam Perspektif Hukum Islam (Studi Kasus Di Kabupaten Sidrap).” Ash-Shahabah: Jurnal Pendidikan Dan Studi Islam 6 (2): 108–20.

Yarrow, Elizabeth, Kara Apland, Kirsten Anderson, and Carolyn Hamilton. 2015. “Getting the Evidence: Asia Child Marriage Initiative Research Report,” 110.

Downloads

Published

2022-11-04

How to Cite

Astuti, I. N., Multazam, A. M., & Alwi, M. K. (2022). Silariang Dalam Pernikahan Dini dan Dampaknya Terhadap Kesehatan Reproduksi Remaja Perempuan Desa Kareloe Kecamatan Bontoramba Kabupaten Jeneponto. Journal of Muslim Community Health, 4(2), 30–42. https://doi.org/10.52103/jmch.v4i2.1203

Issue

Section

Articles