Implementasi Kebijakan Perwali No.6 Tahun 2016 Tentang Layanan Home Care di Wilayah Kerja Puskesmas Sudiang Kota Makassar

Authors

  • Novi Safitri Nurdin Universitas Muslim Indonesia, Makassar, Indonesia
  • Reza Aril Ahri Universitas Muslim Indonesia, Makassar, Indonesia
  • Arman Universitas Muslim Indonesia, Makassar, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.52103/jmch.v4i2.1212

Keywords:

Homecare, Puskesmas, Process, Input, Output

Abstract

Latar Belakang: Peraturan Walikota Makassar No. 6 Tahun 2016 tentang Pelayanan Kunjungan Rumah 24 Jam (Home Care) menjadi dasar hukum dan pedoman pelaksanaan home care di Puskesmas se-Kota Makassar sejak tahun 2016. Tujuan penelitian ini adalah mengukur implementasi Perwali No.6 tahun 2016 tentang home care di Puskesmas Sudiang yang dimana sudah dijalankan hampir 6 (enam) tahun.

Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuasi kualitatif dengan pendekatan fenomenologi yang bermaksud untuk mengeksplorasi melalui observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Informan penelitian ini sebanyak 12 orang yaitu 2 orang informan kunci, 9 orang informan utama, 1 orang informan pendukung.

Hasil: Input dari kebijakan pelayanan home care berupa ketersediaan tenaga medis, kepuasan pasien, jenis pelayanan yang diberikan, dan biaya. Adapun proses diukur dari prosedur home care di lapangan dikaitkan dengan Perwali No.16 Tahun 2016 pasal 9 tentang prosedur pelayanan. Sementara output diukur dari evaluasi aturan home care dari Dinas Kesehatan Kota Makassar dan pencapaian home care Puskesmas Sudiang diantara puskesmas lainnya.

Kesimpulan: Berdasarkan dari hasil analisis input, proses, dan output, dapat disimpulkan home care di Puskesmas Sudiang telah mengikuti Perwali No.6 Tahun 2016 tentang Layanan Home Care, meskipun disesuaikan dengan kondisi lapangan. Bahkan, Puskesmas Sudiang sudah menunjukkan komitmennya dengan menjadi ke-9 terbanyak pasien yang ditangani se-Kota Makasssar, meskipun pesiennya sebagian besar mengalami penyakit ringan. Adapun saran penulis pada penelitian ini ditujukan pada Dinas Kesehatan Kota Makassar, tim home care.

 

References

Abdullah R, dkk. (2020). Pelayanan Home Care pada Pasien Lanjut Usia: Literature Review. Ilmu Keperawatan dan Kebidanan. 11(2) : 216.

Administrator. (2019). Tugas Pokok Bidan Home Care Untuk Mrmbantu Ibu Mengasuh Si Kecil. Desemver 2019. https://medi-call.id/blog/tugas-pokok-bidan-home-care/. Diunduh pada tanggal 30 Agustus 2022 pada pukul 18.00 WITA.

Ariwisana K, dkk. (2017). Pengaruh Home Care Service terhadap Kepatuhan dalam Penata Laksana Diabetes Melitus Tipe 2 pada Lansia di Wilayah Kerja Puskesmas II Denpasar Selatan. 5(1): 8-18.

Azikin L. (2020) Analisis Faktor Presdisposing terhadap Kualitas Kesehatan Gigi dan Mulut Melalui Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan. 2020:302–9.

Azwar, A. (2010). Pengantar Administrasi Kesehatan. Binarupa Aksara.

Cahyani R. (2020). Faktor – Faktor yang Berhubungan dengan Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan pada Peserta JKN di Wilayah Kerja Puskesmas Beruntung Raya.

Fahrepi R, dkk. (2019). Hubungan Kualitas Pelayanan Home Care dengan tingkat Kualitas Kepuasan Pasien di Puskesmas Batua Kota Makassar.https://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/PJKM/article/viewFile/589/ 482

Faridah I. (2020). Faktor – Faktor yang Mempengaruhi Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Pasien Dipuskesmas Periuk Jaya Tahun 2020.

Fatimah S. (2019). Faktor Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan di Puskesmas.

Foebel, A. D., dkk. (2015). Quality of care in European home care programs using the second generation interRAI Home Care Quality Indicators (HCQIs). BMC Geriatrics, 15(1), 1–10. https://doi.org/10.1186/s12877-015-0146-5

Gusmawan F, dkk. (2020). Pengaruh Kualitas Pelayanan dan Karakteristik Sosiodemografi terhadap Minat Kunjungan Ulang yang Dimoderasi oleh Kepuasan Pasien pada Pelayanan Rawat Jalan Puskesmas Kedungbanteng Kabupaten Banyumas.

Gusmi G. (2020). Gambaran Karakteristik Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan Tradisional. 101–22.

Istifada R, dkk. (2017). Pemanfaatan Teknologi Tele-healthy pada Perawat di Layanan Homecare. 51–61.

Kasim, N., dkk. (2018). Evaluasi Program Layanan Home Care di Wilayah Kerja Puskesmas Batua Kota Makassar. Jurnal Kesehatan, 1(3), 254–259.

Kangagung. (2014). Pengaruh Home Care terhadap Pemahaman dan Ketaatan pada Pasien Tuberkulosis di Farmasi Komunitas. Kesmas.

Krisnawati W. K. (2012). Home Care Holistic Terhadap Perubahan Kecemasan dan Depresi pada Pasien Stroke Iskemik. Vol. 7 No.(2):108.

Munawar. (2017). Faktor yang Berhubungan Dengan Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan di Puskesmas Barrang Lompo Kota Makassar. 149–200.

Nurfatimah R. (2017). Perancangan Program Pendampingan Lanjut Usia Berbasis Home Care di Posbindu Kelurahan Geger Kalong. Jurnal Kese. 2017;3(2):101–9.

Nurfauzi Y, dkk. (2020). Inovasi Home Care Apoteker melalui Supervisi Penggunaan Obat Geriatri untuk Meningkatkan Kepatuhan Terapi Penyakit Kronis. Jurnal Clinical. 147.

Panggantih A, dkk. (2019). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan oleh Peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Di Puskesmas Mekarsari. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia. 18(4):140–6.

Parasuraman, A.., dkk. (1985). A Conceptual Model of Service Quality and Its Implications for Future Research. Journal of Marketing. https://doi.org/10.2307/1251430

Parasuraman, A., dkk. (1988). Servqual: A Multiple Item Scale for Measuring CUstomer Perceptions of Service Quality. Journal of Retailing, 64(1), 12–40.

Parasuraman, A., dkk. (1994). Reassessment of Expectations as a Comparison Standard in Measuring Service Quality: Implications for Further Research. Journal of Marketing. https://doi.org/10.1177/002224299405800109

Parasuraman, A., dkk. (2011). Delivering Quality Service. The Free Press.

Parasuraman, A., dkk. (1991). Understanding Customer Expectations of Service. Sloan Management Review. 32(3), 39.

Pemerintah Kota Makassar. (2016). Pelayanan Kunjungan Rumah 24 Jam (Home Care) di Kota Makassar. http://jdih.makassar.go.id/wp-content /uploads/2017/08/ Perwali- No.6-2016-Pelayanan-Kunjungan-Rumah-24-Jam-Home- Care.pdf

Sekarini R.D. (2020). Hubungan Antara Karakteristik Masyarakat Desa Treman dengan Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan Puskesmas Auditan. Jurnal Kesmas. 9-15.

Sitorus A. D. P. (2018). Pengaruh Karakteristik Individu Terhadap Pemanfaatan Pelayanan Posyandu di Wilayah Kerja Puskesmas Melati Kecamatan Perbaungan Kabupaten Serdang.

Sulbanir, R.Y. (2021). Implementasi Program Home Care (Dottorotta) Saat Pandemi Covid-19 Di Puskesmas Kassi Kassi Kota Makassar.

Suprapto S. (2018) Efektivitas Penggunaan Layanan Home Care dalam Pelayanan Kesehatan pada Puskesmas Barombong Kota Makassar. Jurnal Kesehatan Sandi Husada. 1–5.

Susilawati S, & Damayanti N. A. (2020). Karakteristik Pasien dengan Keputusan Pembelian Jasa Layanan Kesehatan Gigi dan Mulut. Jurnal Keperawatan Silampari.

R, Iva N. A. (2019). Implementasi Program Home Care (Dottorot’ta) di Kota Makassar. Universitas Muhammadiah Makassar, Skripsi.

Vera Wilis. (2020). Hubungan Pelayanan Home Care Metode 5 M dengan Kepuasan Keluarga Pasien di Unit Home Care Rumah Sakit Kasih Ibu Surakarta. Jurnal Keperawatan. 1–15. http://eprints.ukh.ac.id/id/eprint/102/1/publikasi .pdf

Yesaya M. F. (2019). Pengaruh Dukungan Keluarga Terhadap Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan di Puskesmas Korbafo Kecamatan Pantai Baru Kabupaten Rite Ndao. 41–57.

Downloads

Published

2022-11-07

How to Cite

Nurdin, N. S., Ahri, R. A., & Arman. (2022). Implementasi Kebijakan Perwali No.6 Tahun 2016 Tentang Layanan Home Care di Wilayah Kerja Puskesmas Sudiang Kota Makassar. Journal of Muslim Community Health, 4(2), 141–154. https://doi.org/10.52103/jmch.v4i2.1212

Issue

Section

Articles