Strategi Percepatan Penurunan Stunting di Kabupaten Sigi

Authors

  • Rika Fitrauni Dinas Kesehatan Kabupaten Sigi
  • Nurmiati Muchlis Universitas Muslim Indonesia, Makassar, Indonesia
  • Arman Arman Universitas Muslim Indonesia, Makassar, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.52103/jmch.v3i4.1237

Keywords:

Strategi, Stunting, Aksi Konvergensi

Abstract

Latar Belakang: Kejadian stunting merupakan salah satu masalah gizi yang dialami oleh balita di dunia. Saat ini Indonesia merupakan salah satu negara dengan prevalensi stunting yang cukup tinggi dibandingkan dengan negara-negara berpendapatan menengah lainnya. Berdasarkan data stunting JME, UNICEF World Bank tahun 2020, prevalensi stunting Indonesia berada pada posisi ke 115 dari 151 negara didunia. Angka stunting Indonesia menurun dari 29% pada 2015 menjadi 27.6% pada tahun 2017. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi percepatan penurunan stunting di kabupaten sigi.

Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengambilan informan menggunakan purposive sampling. Informan penelitian sebanyak 13 orang.

Hasil: Analisa situasi menggunakan data sebaran stunting sesuai dengan cakupan untuk menentukan lokasi prioritas, selanjutnya ditetapkan 25 Desa sebagai lokasi khusus dalam pelaksanaan aksi konvergensi, menyusun rencana kegiatan berdasarkan matriks hasil Analisa Situasi pada Aksi 1, Rembug stunting menghasilkan komitmen dalam Aksi Percepatan Penurunan Stunting dengan melibatkan seluruh lintas sektor. tersedianya regulasi berupa Peraturan Bupati Sigi Nomor 14 Tahun 2020. Membentuk Kader Pembangunan Manusia. Memiliki data yang menjadi prioritas penanganan stunting. Pengukuran pertumbuhan dan perkembangan dilakukan oleh tenaga kesehatan secara rutin. review kinerja melaporkan aspek-aspek berupa Reviu capaian target output, Reviu serapan anggaran dan Reviu permasalah dan kendala.

Kesimpulan: Pemerintah Daerah Kabupaten Sigi telah melakukan upaya percepatan penurunan stunting dengan melaksanakan pilar strategi penurunan stunting melalui penerapan 8 aksi konvergensi memperlihatkan terjadinya penurunan persentase kasus stunting dalam kurun waktu 1 tahun terakhir dimana tahun 2020 sebesar 16,59% turun menjadi 14,40% ditahun 2021.

References

Bappeda Kabupaten Grobogan (2020) Hasil Analisis Situasi Prevalensi Stunting di Kab. Grobogan (Tingkat Kabupaten), Bappeda Kabupaten Grobogan.

Dinas Kesehatan Kabupaten Sigi (2021) Laporan Aksi Konvergensi Stunting.

Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah (2021) Gerakan Masyarakat Hidup Sehat. doi:10.1515/9783486713459-024.

Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kemendagri (2021) Petunjuk Teknis Penilaian Pemerintah Provinsi Terhadap Kinerja Pemerintah Kabupaten/Kota dalam Pelaksanaan 8 Aksi Konvergensi Penurunan Stunting.

Iqbal, M. and Yusran, R. (2021) ‘Upaya Konvergensi Kebijakan Pencegahan Stunting Di Kota Padang’, Jurnal Manajemen dan Ilmu Administrasi Publik (JMIAP), 3(2), pp. 109–116. doi:10.24036/jmiap.v3i2.245.

Kemenkes RI (2018) ‘Hasil Riset Kesehatan Dasar Tahun 2018’, Kementrian Kesehatan RI, 53(9), pp. 1689–1699.

Kementerian Kesehatan RI (2020) Rencana Aksi Program 2020-2024.

Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (2019) Petunjuk Teknis Pedoman Pelaksanaan Intervensi Penurunan Stunting Terintegrasi di Kabupaten/Kota.

Khairani, Mursyita, A. and Darmawan, S. (2020) Situasi Stunting di Indonesia, Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan RI. Available at: https://pusdatin.kemkes.go.id/download.php?file=download/pusdatin/buletin/buletin-Situasi-Stunting-di-Indonesia_opt.pdf.

LPPKM UNNES (2022) Panduan UNNES Giat Pencegahan dan Penanganan Stunting.

Pemerintah Kabupaten Sigi (2020) Peraturan Bupati Sigi Nomor 14 Tahun 2020 Tentang Percepatan penurunan Stunting.

Picauly, I. et al. (2020) ‘Pendampingan Aksi Konvergensi Percepatan Penurunan Stunting di Kabupaten Manggarai Barat, Propinsi Nusa Tenggara Timur’, Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Kepulauan Lahan Kering, 1(2), pp. 44–56.

Picauly, I. (2021) ‘Pengaruh Pelaksanaan Aksi Konvergensi Stunting Terhadap Cakupan Program Intervensi Gizi Sensitif di Propinsi Nusa Tenggara Timur’, 10(2), pp. 71–85.

Saputri, R.A. (2019) ‘Upaya Pemerintah Daerah Dalam Penanggulangan Stunting Di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung’, Jurnal Dinamika Pemerintahan, 2(2), pp. 152–168. doi:10.36341/jdp.v2i2.947.

Pemerintah Kabupaten Sigi (2021) Peraturan Bupati Sigi Nomor 440-017 Tahun 2021 Tentang Tim Intervensi Upaya Percepatan penurunan Stunting Terintegrasi di Kabupaten Sigi.

Susanti, M. and Mardhiah, N. (2022) ‘Strategi Pemerintah Simeulue dalam Penanganan Prevalensi Stunting pada Anak Balita’, Journal of Social and Policy Issues, 1, pp. 1–6.

TNP2K RI (2018a) Panduan Konvergensi Program/Kegiatan Percepatan Pencegahan stunting,

TNP2K sekretariat wakil presiden Republik Indonesia. Available at: http://tnp2k.go.id/filemanager/files/Rakornis 2018/Panduan Konvergensi Program Kegiatan Percepatan Pencegahan Stunting.pdf.

Patimah, S., Sharief, S. A., Nukman, N., & Yusuf, R. A. (2022). Peningkatan Literasi Gizi-Kesehatan Perempuan sebagai Upaya Pencegahan Malnutrisi pada Kelompok Rawan Gizi di Level Keluarga: Improving Women's Nutrition-Health Literacy as an Effort to Prevent Malnutrition on Vulnerable Groups at the Family Level. PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat, 7(4), 580-586.

TNP2K RI (2018b) Strategi Nasional Percepatan Pencegahan Anak Kerdil (Stunting) periode 2018-2024. Jakarta.

Downloads

Published

2022-11-24

How to Cite

Fitrauni, R., Muchlis, N. ., & Arman, A. (2022). Strategi Percepatan Penurunan Stunting di Kabupaten Sigi . Journal of Muslim Community Health, 3(4), 193–209. https://doi.org/10.52103/jmch.v3i4.1237

Issue

Section

Articles