Analisis Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Pasien Rawat Inap di RSUD Tora Belo Kabupaten Sigi & RSU Sis Aldjufrie Palu Sulawesi Tengah
DOI:
https://doi.org/10.33096/jmch.v3i3.1536Keywords:
Akuntabilitas, Transparansi, Kepuasan Pasien, Rawat InapAbstract
Latar Belakang: Kepuasan pasien secara umum dapat diartikan sebagai hasil penilaian pasien berdasarkan perasaannya, terhadap penyelenggaraan pelayanan kesehatan di rumah sakit yamg telah menjadi bagian dari pengalaman atau yang dirasakan pasien rumah sakit atau dapat dinyatakan sebagai cara pasien rumah sakit mengevaluasi sampai seberapa besar tingkat kualitas pelayanan di rumah sakit, sehingga dapat menimbulkan tingkat rasa kepuasan.
Tujuan: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana kepuasaaan pasien rawat inap di RSUD Tora Belo Sigi dan RSU Sis Aldjufrie Palu.
Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan (cross sectional study). Populasi adalah seluruh pasien rawat inap RSUD Tora Belo Sigi dan RSU Sis Aldjufrie Palu. Sampel sebanyak RSUD Tora Belo Sigi 105 orang dan RSU Sis Aldjufrie Palu 66 orang. Adapun prosedur pengambilan sampel adalah dengan menggunakan accidental sampling data dianalisis mengggunakan Chi-Square.
Hasil: Terdapat 105 responden di RS TORA BELO SIGI dan 66 responden di RSU Sis Aldjufrie Palu yang terlibat dalam penelitian ini. Sebagian besar responden berada pada kelompok usia lebih dari 31 tahun (53,0%) pendidikan terakhir SMP (41,0%) Pekerjaan Ibu Rumah Tangga (42,9%), Jenis Kelamin Perempuan (68,6%) Jenis Asuransi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial ( 96,2%) dan rata-rata lama menginap lebih dari 3 hari (66,7%). Berdasarkan hasil uji Chi-Square didapatkan p-value sebesar 0,426>0,05 artinya tidak terdapat hubungan yang signifikan antara akuntabilitas dengan kepuasan pasien. Berdasarkan hasil uji Chi-Square didapatkan p-Value sebesar 0,1>0,05 artinya tidak terdapat hubungan yang signifikan antara akuntabilitas dengan kepuasan pasien. Berdasarkan hasil uji Chi-Square didapatkan p-Value sebesar 0,199>0,05 artinya tidak ada hubungan yang signifikan antara transparansi dengan kepuasan pasien.
Kesimpulan: Hasil menunjukan bahwa Akuntabilitas, Transparansi dan Keadilan Berdasarkan uji Chi-Square didapatkan nilai p-Value lebih besar dari 0,05 yang berarti tidak ada hubungan yang signifikan dengan kepuasaan pasien rawat inap di RSUD Tora Belo Sigi dan RSU Sis Aldjufrie Palu.
References
Warda, Junaid & Fachlevy. (2016) Hubungan Presepsi Mutu Pelayanan dengan Tingkat Kepuasaan Pasien Puskesmas Perumnas di Kota Kendari Tahun 2016. Vol 1 No 3 (2016).
Profil Kesehatan Dinas kesehatan Kabupaten Sigi, (2019)
Depkes RI. (2008). Profil Kesehatan Indonesia. Jakarta: Departemen Kesehatan Republik Indonesia.
Otani, K., Waterman, B., Faulkner, K., & Boslaugh, S. (2009). Patient Satisfaction: Focusing on “Excellent.” Journal of Healthcare Management, 54(2), 93–103.
A, Aziz, Hidayat. (2011). Metode penelitian Keperawatan dan Teknik Analisis Data. Jakarta: Salemba Medika.
Masniar Elysabeth, (2009). Akuntabilitas tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kepuasaan pasien di rumah sakit dr cipto mangunkusumo dijakarta.
Andriani, A. (2017). Hubungan Mutu Pelayanan Kesehatan dengan Kepuasan Pasien di Ruangan Poli Umum Puskesmas Bukittinggi‟, Journal Endurance, 2(1), pp. 45–52.
Evan dan Berman, 2007. Manajemen Ritel. Penerbit Erlangga, Jakarta.
Herman, Sudirman. 2013. Hubungan kualitas pelayanan kesehatan dengan kepuasaan pasien rawat jalan di puskesmas lembasada kabupaten donggala.
Santoso, Singgih. 2012. Panduan Lengkap SPSS Versi 20. Jakarta: PT Elex Media Komputindo.
Profil Rumah Sakit Umum Daerah Tora Belo Sigi (2020).
Nimah Ummu Jauharin, (2012). Pengaruh implementasi prinsip-prinsip good corporate governance terhadap kepuasaan pasien di RSUD Dr. Sardjito Yogyakarta.
Nepe, L., Mudayati, S. dan Susmini, S., 2017. Hubungan Pelayanan Kesehatan Dengan Kepuasan Pasien Peserta BPJS di Rumah Sakit Umum Daerah Kefamenanu Kabupaten Timor Tengah Utara. Nursing News: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Keperawatan, 2(2).








