Penyalahgunaan Obat Terlarang Tramadol (Studi Kasus Pada Siswa Mts-Ma. Al-Falah Rade) Kec. Madapangga Kab. Bima Provinsi Nusa Tenggara Barat
DOI:
https://doi.org/10.52103/jmch.v1i3.599Keywords:
obat-obatan terlarang, penyalahgunaan, tramadolAbstract
Latar belakang: Penyalahguna obar terlarang tramadol menjadi tren di kalangan remaja. Faktor penyebab salahsatunya yakni kondisi sosial yang paling dekat dengan siswa adalah pendidikan dan lingkungan pergaulan, Akan tetapi sebagian lingkungan pendidiklan/sekolah yang ada pada wilayah Kecematan Madapangga sangat kurang memperhatikan kondisi sosial dan pergaulan siswa. Keadaan ini tentu menimbulkan ketidakmaksimalan sekolah dalam melaksanakan perannya sehingga pendidikan seolah jauh dari tujuan yang diharapkan.Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk menganalisis secara mendalam penyalahgunaan obat tentang tramadol di Kec.Madapangga Kab. Bima Provinsi Nusa Tenggra Barat, (studi kasus pada siswa MTS.MA.Al-Falah Rade. Metode: Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan analisis studi kasus dengan tekhnik pengumpulan data primer melalui indepth interview sebanyak 10 orang, penelitian ini dilakukan pada tanggal 2 Juni 2020 sampai 1 agustus 2020. Hasil: Hasil penelitian yang didapatkan menunjukkan bahwa penyalahgunaan obat terlarang tramadol ini terjadi karena faktor pergaulan dan lingkungan sekitar, penggunaan tramadol yang paling sering terjadi adalah digunakan untuk mabuk-mabukan dan menjadi penenang pikiran dan dikonsumsi dalam jumlah dosis yang banyak sehingga menyebabkan mual-mual, skit kepala, kecanduan, depresi dan kejang-kejang. Kesimpulan: Untuk mengantisipasi penyalahgunaan Obat Terlarang tramadolo pihak sekolah melakukan beberapa langkah diantaranya adalah memberikan nasehat, memberikan perhatian, melakukan pendekatan individu maupun kelompok.
References
Admodiwirio, Soebagio. Manajemen Pendidikan. Jakarta: PT. Ardadizya, 2000.
Adi, Rianto. Metode Penelitian Sosial dan Hukum. Jakarta: Granit, 2007.
Ahmadi, Abu. Psikologi Umum. Jakarta: Rineka Cipta, 2009.
-------. Psikologi Umum. Jakarta: Rineka Cipta, 2009.
-------. Psikologi Sosial. Cet. II; Jakarta: PT. Rineka Cipta, 2002.
Akhmad, Sudrajat. Pengertian Pendekatan, Strategi, Metode, Teknik dan Model Pembelajaran. Bandung: Sinar Baru Algensindo, 2008.
Alwi, Syafarudin. Manajemen Sumber Daya Manusia: Strategi Keunggulan Kompetitf, Edisi Kedua. Yokyakarta: BPFE, 2008.
Arikunto, Suharsimi dan Lia Yuliana. Manajemen Pendidikan. Yogyakarta: Aditya Media, 2008.
BNN, Pedoman Kerja Dan Petunjuk Teknis Pemberdayaan Alternatif Masyarakat Desa
Bungin, Burhan. Analisis Data Penelitian Kualitatif. Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2012.
Dasar Presiden Republik Indonesia, dan No. 29 Tahun 1990: Tentang Pendidikan Menengah Presiden Republik Indonesia.
Depdiknas, Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2003: tentang sistem Pendidikan Nasional. 2003.
Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2003: tentang sistem Pendidikan Nasional. 2003.
Hirschi, Travis. Causes of Delinquency. Berkeley, 1969.
Idrus, Muhammad. Metode Penelitian Ilmu Sosial Pendekatan Kualitatif dan Kuantitatif. Edisi Kedua. Yogyakarta: PT Gelora Aksara Pratama, 2009.
James, Henslin M. Sosiologi Dengan Pendekatan Membumi. Jakarta: PT Erlangga, 2002.
Sosiologi Dengan Pendekatan Membumi. Jakarta: PT Erlangga, 2002.
Jamaris, Martini. Orientasi Baru Dalam Psikologi Pendidikan. Bogor: Ghalia Indonesia, 2012.
Knezevich, S. J. Administration of Public Education.A Sourcebook for the Leadership and Management of Education Institutions.New York: Harper& Row, Publishers, 1984.
Lincoln and Guba. Naturalistic Inquiry. New Delhi: Sage Publication, 1985.
Merton, Robert K. Social Theory and Social Structure. New York: The Free Press, 1968.
Miles, Mathew B dan Michael Huberman. Analisis Data Kualitatif. Jakarta: Penerbit Universitas Indonesia, 1992.
Moleong, Lexy J. Metodologi Kualitatif. Bandung: Penerbit PT Remaja Roskadakarya offset 2007.
Analisis Data Kualitatif. Jakarta: Penerbit Universitas Indonesia, 1992.
Pengembangan Kreativitas Anak Berbakat. Jakarta: Rineka Cipta, 2006.
Narwoko, Dwi J. & Suyanto, Bagon. Sosiologi Teks Pengantar dan Terapan. Edisi Kedua. Jakarta: Kencana Prenada Media Group, 2007.
Sosiologi Teks Pengantar dan Terapan. Edisi Kedua. Jakarta: Kencana Prenada Media Group, 2007.
Sosiologi Teks Pengantar dan Terapan. Edisi Kedua. Jakarta: Kencana Prenada Media Group, 2007.
Sosiologi Teks Pengantar dan Terapan. Edisi Kedua. Jakarta: Kencana Prenada Media Group, 2007.
Parsons, Talcott. The Structure Of Social Action. New York: Macmillan Publishing dan Free Press, 1949.
Partowisastro, H. Koestoer. Diagnosa dan Pemecahan Kesulitan Belajar. Jakarta: Erlangga, 1986.
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 27 Tahun 1990 Pasal 1 Tentang Pendidikan Prasekolah
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 28 Tahun 1990 Tentang Pendidikan
Piaget, Jean. Antara Tindakan Dan Pikiran. disunting oleh Agus Cremers, Jakarta: PT. Gramedia, 1988.
Diagnosa dan Pemecahan Kesulitan Belajar. Jakarta: Erlangga, 1986.
Qodir, July. Sosiologi Agama. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2012.
Ritzer, Goeroge dan Douglas J. Goodman. Teori Sosiologi Modern. Jakarta: Prenada Media, 2004
Teori Sosiologi Modern. Jakarta: Prenada Media, 2004.
Ritzer, George. Teori Sosiologi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. 2012.
Saleh, Muhammad. Peranan Guru BK dalam mencegah perilaku menyimpang. Tesis PPs UNM Makassar, Tahun 2016.
Sadli, Saparinah. Di Atas 40 Tahun: Kondisi Problematik Pria Wanita. Jakarta: Sinar Harapan, 1983.
Sahertian, P. A. Dimensi Adminstrasi Pendidikan. Surabaya: Usaha Nasional, 1985
Soekanto, Soerjono. Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta: PT Raja grafindo Persada, 2012.








