Persepsi Seks Bebas Dikalangan Remaja Kota Bima Nusa Tenggara Barat
Perception of Free Sex Among Adolescents in Bima City, West Nusa Tenggara
DOI:
https://doi.org/10.52103/jmch.v3i2.768Keywords:
Seks Bebas, Aspek Moral, Aspek Sosial, Aspek EkonomiAbstract
Latar belakang: Penyalahgunaan narkoba merupakan penyakit mental dalam masyarakat modern, dapat dikatakan bahwa penyalahguna narkoba merupakan penyakit kronik karena dapat berulang kali kambuh. Salah satu faktor yang berkaitan erat dengan kesehatan mental seseorang adalah self-esteem terdapat berbagai permasalahan yang bisa muncul jika individu memiliki self-esteem yang tidak memadai atau rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Cognitive Behavioral Therapy terhadap self-esteem pengguna Methamphetamin pada Klinik Pratama Adi Pradana BNNP Sulawesi Selatan.
Metode: Penelitian ini menggunakan metode Quasi Experiment dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah Pretest-Posttest with Control Group Design dengan jumlah sampel sebanyak 36 orang, yang terdiri dari 18 sampel kelompok intervensi melalui konseling teknik CBT selama lima kali sesi dan kelompok kontrol melalui brosur, dianalisis dengan menggunakan SPSS 26.0 dengan uji wilcoxon.
Hasil: Beberapa hasil diperoleh; Ada pengaruh pemberian intervensi konseling teknik CBT terhadap self-esteem pengguna methamphetamin dengan nilai p value 0,000 (p < 0,05); tidak ada pengaruh pemberian brosur terhadap self-esteem pengguna methamphetamin dengan nilai p value 0,257 (p > 0,05); tidak ada perbedaan self-esteem pada pengguna methamphetamin pada kedua kelompok sebelum diberikan intervensi berupa konseling teknik CBT dan brosur dimana nilai p value 0,467 (p >0,05), dan ada perbedaan self-esteem pengguna methamphetamin setelah diberikan intervensi dengan teknik konseling CBT dimana nilai p value 0,000 (p<0,05).
Kesimpulan: Ada pengaruh pemberian intervensi dengan konseling CBT terhadap self-esteem pada pengguna methamphetamin di Klinik Pratama Adi Pradana BNNP Sulawesi Selatan.
References
Ali, M., & Asrori, M. (2011). Psikologi Remaja-Perkembangan Peserta Didik (Cetakan Ke-5). Bumi Aksara.
Aryani, K. (2006). Analisis Penerimaan Remaja terhadap Wacana Pornografi dalam Situs-Situs Seks di Media Online. Jurnal Masyarakat Kebudayaan Dan Politik. Tahun XIX. Nomor, 2.
Destrianti, F., & Harnani, Y. (2018). Studi Kualitatif Pekerja Seks Komersial (PSK) Di Daerah Jondul Kota Pekanbaru Tahun 2016. Jurnal Endurance: Kajian Ilmiah Problema Kesehatan, 3(2), 302–312.
Gobel, F. A., Alwi, M. K., & Kurnaesih, E. (2020). Ritual Pammungkara jodoh Terhadap Pernikahan Dini Di Kabupaten Jeneponto Tahun 2020. Journal of Aafiyah Health Research (JAHR), 1(2), 11-19.
Ningsih, S. (2013). Faktor-Faktor Penyebab Remaja Menjadi Pekerja Seks Komersil (Studi Kualitatif). UNIVERSITAS AIRLANGGA.
Putri, D. A. J. (2019). Studi Deskriptif tentang Pola Asuh Otoritatif, Kontrol Diri, dan Sikap Remaja Terhadap Perilaku Seks Bebas. Biblio Couns: Jurnal Kajian Konseling Dan Pendidikan, 2(2), 78–88.
RI, K. (2012). Infodatin Stuasi Kesehatan Reproduksi Remaja. Kemenkes RI, 8.
Rina Rusdiyanti, P., & Sri Arfiah, S. H. (2018). Hubungan Sosial Antara Pekerja Seks Komersial dan Masyarakat Setempat (Studi kasus di Sekitar Radio Republik Indonesia Surakarta Jawa tengah). Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Lisa, L. H., & Kurnaesih, E. (2020). Pengaruh Edukasi Melalui Media Video Dan Leaflet Terhadap Perilaku Personal Hygiene Pada Masa Menstruasi Remaja Di SMPN 2 Toili Kec. Mailong Kab. Banggai. Journal of Aafiyah Health Research (JAHR), 1(1), 19-27.
Yuliana, D. N. (2019). GAMBARAN SIKAP REMAJA TERHADAP SEKS BEBAS PADA SISWA SMPN 3 KALIPURO. Majalah Kesehatan Masyarakat Aceh (MaKMA), 2(1), 51–58.
Wahab, Z. A., Kurnaesih, E., & Multazam, A. (2020). Prostitusi Pada Mahasiswi Melalui Layanan Media Online Di Kota Makassar Tahun 2020. Journal of Aafiyah Health Research (JAHR), 1(1), 9-18.








