Pengelolaan Limbah Infeksius Pada Masa Pandemi Covid-19
Infectious Waste Management During the Covid-19 Pandemic
DOI:
https://doi.org/10.52103/jmch.v3i1.814Keywords:
Pengelolaan Limbah Infeksius, COVID-19Abstract
Latar Belakang: Lingkungan merupakan faktor utama dalam penyebaran Covid-19, dimana meningkatnya jumlah pasien Covid-19 yang dirawat maka meningkat pula limbah infeksius yang dihasilkan.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor – faktor yang berhubungan dengan pengelolaan limbah infeksius pada masa pandemi covid 19 di Puskesmas Kota Makassar.
Metode: Jenis penelitian yang dipakai dalam penelitian ini adalah cross sectional. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode total sampling dengan jumlah sampel 72 orang. Metode analisis data menggunakan analisis statistik SPSS 20.0.
Hasil: Hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan pengelolaan limbah infeksius pada masa pandemi covid 19 di Puskesmas Kota Makassar dengan nilai p value = 0,000 < nilai α = 0,05. Ada hubungan yang signifikan antara sikap dengan pengelolaan limbah infeksius pada masa pandemi covid 19 di Puskesmas Kota Makassar dengan nilai p value = 0,006 < nilai α = 0,05, ada hubungan yang signifikan antara sarana dan prasarana dengan pengelolaan limbah infeksius pada masa pandemi covid 19 di Puskesmas Kota Makassar dengan nilai p value = 0,003 < nilai α = 0,05 dan ada hubungan yang signifikan antara SDM dengan pengelolaan limbah infeksius pada masa pandemi covid 19 di Puskesmas Kota Makassar dengan nilai p value = 0,033 < nilai α = 0,05.
Kesimpulan: Ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan, sikap, sarana dan prasarana dan SDM dengan pengelolaan limbah infeksius pada masa pandemi covid 19 di Puskesmas Kota Makassar. Sehingga disarankan agar pengetahuan dan sikap petugas tentang pengelolaan limbah infeksius lebih ditingkatkan lagi.
References
Alfian. 2019. “Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Manajemen Penanganan Limbah Medis Padat Di Rumah Sakit Teuku Umar Calang Kabupaten Aceh Jaya.” Universitas Muhammadiyah Aceh.
Andarnita. 2012. “Faktor-Faktor Yang Mempengaruh Pengelolaan Sampah Medis Di Badan Layanan Umum Daerah Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Zainoel Abidin Banda Aceh.” Jurnal Kesehatan Masyarakat, 1–17.
Annisa. 2017. “Pengetahuan dan Sikap Tenaga Kesehatan Terhadap Pengelolaan Limbah Medis Padat pada Salah Satu Rumah Sakit di Kota Bandung.” JSK Vol 3 No 2: 84 – 89.
Beny. 2017. “Manajemen Pengelolaan Limbah Medis Padat Di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Dumai.” Jurnal Bahana Kesehatan Masyarakat Vol 1 No 2: 96–105.
Brunnel. 2020. “Medical waste piles up during outbreak.”
Bungamari. 2019. “Hubungan Tingkat Pengetahuan Dengan Tindakan Perawat Dalam Pengelolaan Sampah Medis Di Rsu Sembiring Deli Tua Tahun 2018.” Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 1 No 2.
Fahriyah. 2015. Pengetahuan dan Sikap dengan Perilaku Perawat dalam Pemilahan dan Pewadahan Limbah Medis Padat. Universitas Lambung Mangkurat.
Irianti, R., Ambas, J., Amelia, A., & Yusuf, R. (2021). The Implementation of The Health Protocol Policy in Preventing the Dissemination of COVID-19 in Minimarkets, Indonesia. STRADA Jurnal Ilmiah Kesehatan, 10(2), 1524-1532. https://doi.org/10.30994/sjik.v10i2.858
Kemenkes. 2020. Pedoman Pengelolaan Limbah Rumah Sakit Rujukan, Rumah Sakit Darurat dan Puskesmas yang Menangani Pasien Covid-19. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
Leonita. 2014. “Pengelolaan Limbah Medis Padat Puskesmas Se-Kota Pekanbaru.” Jurnal Kesehatan Komunitas Vol 2 No 4: 28–62.
Notoadmodjo. 2015. Ilmu Perilaku Kesehatan. Jakarta: PT. Rhineka Cipta.
Notoatmodjo. 2014. Kesehatan Masyarakat Ilmu & Seni. Jakarta: Rineka Cipta.
Rahno, D. 2015. “Pengelolaan Limbah Medis Padat di Puskesmas Borong Kabupaten Manggarai Timur Propinsi Nusa Tenggara Timur.” Jurnal Pembangunan dan Alam Lestari Vol 6 NO 1: 22–32.
Sarker. 2014. “Evaluation of Knowledge, Practices, and Possible Barriers among Healthcare Providers regarding Medical Waste Management in Dhaka, Bangladesh.” Medical Science Monitor Vol 1 No 7: 92–100.
Solikhul. 2019. “Faktor Faktor Yang Mempengaruhi Perilaku Perawat Dalam Pemilahan Limbah Infeksius Dan Non Infeksius Di Ruang Rawat Inap Kelas 3 Rumah Sakit Umum Haji Medan.” Insitut Kesehatan Helvetia.
Sudiharti. 2012. “Hubungan Pengetahuan dan Sikap dengan Perilaku Perawat dalam Pembuangan Sampah Medis di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Yogyakarta.” Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 2 No 1: 12–19.
Sugiyono. 2014. Metode Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif R&D. Bandung: Alfabeta.
Syamsir MR, Yusuf RA, Sartika S. Upaya Pencegahan Transmisi COVID-19 Melalui Penyuluhan Penggunaan Masker bagi Siswa-Siswi di Desa Tellumpanuae Kecamatan Mallawa. Idea Pengabdian Masyarakat. 2021 Jul 7;1(1):31-6.
Wahyu. 2017. “Hubungan Antara Pengetahuan Dan Sikap Dengan Tindakan Petugas Kesehatan Dalam Upaya Pengelolaan Sampah Medis Di Rumah Sakit Griya Husada Madiun.” Bhakti Husada Mulia Madiun.
WHO. 2014. “Safe management of wastes from health-care activities (Second edi; U. P. Yves Chartier, Jorge Emmanuel, R. S. Annette Prüss, Philip Rushbrook, & S. W. and R. Z. William Townend.”
Yulia. 2020. “Upaya Penanganan Limbah B3 Dan Sampah Rumah Tangga Dalam Mengatasi Pandemi Corona Sesuai Dengan Surat Edaran No.Se.2/Menlhk/Pslb3/Plb.3/3/2020tentang Pengelolaan Limbah Infeksius (Limbah B3) Dan Sampah Rumah Tangga Dari Penanganan Corona Virus Disease (Co.” Jurnal Pro Justitia (JPJ) Vol 1 No 2: 60–67.








