Pengaruh Pemberian Jus Alpukat Dan Jus Wortel Terhadap Penurunan Tingkat Dismenorhea Pada Remaja di SMK Negeri 1 Kasimbar
The Effect of Giving Avocado Juice and Carrot Juice to Reducing Dysmenorrhea Rates in Adolescents at SMK Negeri 1 Kasimbar
DOI:
https://doi.org/10.52103/jmch.v3i2.862Keywords:
Jus Alpukat, Jus Wortel, Tingkat Dismenorhea, RemajaAbstract
Latar Belakang: Dismenorhea sangat berdampak remaja karena menyebabkan terganggunya aktivitas belajar mereka dan tidak jarang hal ini membuat mereka tidak masuk. Seorang remaja yan mengalami dismenorhea tidak dapat berkonsentrasi belajar, lemas, hilang semangat dan motivasi belajar akan menurun karena dismenorhea yang dirasakan pada saat proses belajar megajar. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian jus alpukat dan jus wortel terhadap penurunan tingkat dismenorhea pada remaja di SMK Negeri 1 Kasimbar. Penelitian ini dilaksanakan di SMK Negeri 1 Kasimbar.
Metode: Dalam penelitian ini digunakan desain Two Group Pretest-Posttest Desain penelitian eksperimen yang digunakan. Sampel penelitian ini adalah siswi SMK Negeri 1 Kasimbar Tahun Ajaran 2021 sebanyak 40 orang dimana 20 orang yang diberi jus alpukat dan 20 orang yang diberi jus wortel. Analisis univariate, bivaraite dan uji Independent Sampel Test, serta uji Mann Whitney Test, dengan tingkat kemaknaan p=<0,05, dengan program Statistical Product and Service Solution (SPSS) 20.0.
Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa dari 20 responden sebelum diberikan jus alpukat, yang mengalami tingkat dismenorhea ringan sebanyak 4 orang (20,0%), sedang sebanyak 10 orang (50,0%) dan berat sebanyak 6 orang (30,0%) dan sesudah diberikan jus alpukat, yang mengalami tingkat dismenorhea ringan sebanyak 17 orang (85,0%) dan sedang sebanyak 3 orang (15,0%). Sebelum diberikan jus wortel, yang mengalami tingkat dismenorhea ringan sebanyak 2 orang (10,0%), sedang sebanyak 10 orang (50,0%) dan berat sebanyak 8 orang (40,0%) dan sesudah diberikan jus wortel, yang mengalami tingkat dismenorhea ringan sebanyak 15 orang (75,0%) dan sedang sebanyak 5 orang (25,0%). Dengan menggunakan uji Independent Sampel T Test didapatkan nilai t=7,181 dan nilai ρ=0,001 dan 0,003<dari α=0,05, ini berarti Ho ditolak dan Ha diterima.
Kesimpulan: Pemberian jus alpukat dan jus wortel berpengaruh signifikan terhadap tingkat dismenorhea pada remaja siswi di SMK Negeri 1 Kasimbar. Disarankan kepada pihak sekolah agar rajin melakukan penyuluhan dan mendatangkan tenaga kesehatan untuk memberikan materi mengenai tingkat dismenorhea.
References
Anitry. 2020. Anemia and its impact on Dysmenorhea and Age at Menarche. Journal Of Pharmacy and Biological Sciences, 4(2): 21-4.
Atika, S. 2016. Efektifitas Konsumsi Pisang Raja Terhadap Penurunan Nyeri Haid Pada Dismenorhea Primer Siswi SMA Muhammadiyah 1 Malang.
Ghalwa, N. A., Qidra, E. R, Wahedy, K. 2014. Impact of Calcium and magnesium dietary changes on women paind and discomfort from premenstrual syndrome at the Faculty of Pharmacy: Gaza. Global Medical and Healt Communication, Vol. 5 No. 3 Tahun 2017.
Hembing, D. 2017. Komposisi Buah Dan Sayur Warna Kuning, Orange Dan Merah. Andi Offset: Yogyakarta.
Proverawati. Misaroh, D. 2019. Pengaruh Pemberian Minuman Kunyit Asam Terhadap Penurunan Dismenore Primer Pada Mahasiswi Tingkat II Prodi S1 Keperawatan Stikes Mercubaktijaya Padang. Menara Ilmu, Vol. XII Jilid II No. 80 Februari 2018
Sostres, C., Gargallo, c. J., Lanas, A. 2015. Nonsteroidal Anti-Inflammatory Drugs and Upperand Lower Gastrointetinal Mucosaldamage. Global Medical and Healt Communiaction, vol. 5 No. 3 Tahun 2017
Wulan, P. S. 2013. Efektivitas Terapi Farmakologis Dan Nonfarmakologis Terhadap Nyeri Haid (Dismminore) Pada Siswi XI Di Sma Negeri I Pemangkat. JOMIS (Journal Of Midwifery Science), P-ISSN: 2549-2543 Vol 2. No. 1, Jnauari 2018.
Purwaningsih, L., Isytiaroh, I., & Widyastuti, W. (2021, December). Literature Review Tentang Pendidikan Kesehatan Untuk Meningkatkan Pengetahuan Personal Hygiene Menstruasi Pada Remaja. In Prosiding Seminar Nasional Kesehatan (Vol. 1, pp. 590-596).
Yakubova, O. 2012. Juvenile Dysmenorrhea Associated With Hypomagnesemia and Connective Tissue Dysplasia. MHSJ. Global Medical and Health Communiction, Vol. 5 No. 3 Tahun 2017








