Pengaruh Pemberian Terapi Jeruk Purut dan Rebusan Air Jahe Terhadap Frekuensi Mual Muntah Pada Ibu Hamil di Kabupaten Bone
The Effect of Giving Kaffir lime therapy and ginger water decoction on the frequency of nausea and vomiting in pregnant women in Bone Regency
DOI:
https://doi.org/10.52103/jmch.v3i2.873Keywords:
Jeruk Purut, Rebusan Air Jahe, Mual MuntahAbstract
Latar Belakang: Ibu hamil yang mengalami mual muntah memiliki risiko terjadi terus-menerus dan mengganggu keseimbangan gizi, cairan, dan elektrolit tubuh. Ibu hamil yang mengalami emesis gravidarum yang berkelanjutan dapat terkena dehidrasi sehingga akan menimbulkan gangguan pada kehamilannya dengan melalui tindakan nonfarmakologi yang sering disarankan oleh tenaga kesehatan seperti menganjurkan ibu hamil untuk mengkonsumsi jeruk purut dan rebusan air jahe yang diyakini dapat mengurangi frekuensi mual muntah pada ibu hamil. Tujuan dalam penelitian untuk mengatahui pengaruh pemberian terapi jeruk purut dan rebusan air jahe terhadap frekuensi mual muntah pada ibu hamil.
Metode: Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah desain Two Group Pretest-Posttest. Desain penelitian eksperimen. Sampel penelitian ini adalah sebagian ibu hamil yang ada di wilayah kerja Puskesmas Libureng dan Puskesmas Palakka Kahu Kabupaten Bone yaitu sebanyak 30 orang dengan menggunakan teknik pengambilan sampel secara Purposive Sampling. Analisis data univariat dan uji independent sampel T-test, dengan SPSS 20.0
Hasil: Rata-rata frekuensi mual muntah 4,27 kali. Sedangkan setelah diberikan jeruk purut, rata-rata frekuensi mual muntah 2,33 kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum diberikan rebusan air jahe, rata-rata frekuensi mual muntah 4,67 kali. Sedangkan setelah diberikan rebusan air jahe, rata-rata frekuensi mual muntah 1,93 kali.
Kesimpulan: Pemberian rebusan air jahe lebih berpengaruh terhadap mual muntah pada ibu hamil dibandingkan pemberian terapi jeruk purut.
References
Dainty Maternity. 2017. Terapi Jeruk Purut Mengurangi Mual Muntah Pada Ibu Hamil Trimester Satu. Jurnal Ilmiah Bidan, VOL.II, NO.3, 2017
Marmi. 2017. Asuhan Kebidanan Antenatal. Jakarta : TIM
Misaroh, 2017. Fisiologi Kehamilan dan Persalinan ,Jakarta : Yayasan Essentia Medika
Maulana, Mirza. 2019. Penyakit Kehamilan Dan Pengobatannya. Katahati: Yogyakarta
Mochtar, Rustam. 2018. Sinopsis Obstetri: Obstetri Fisiologi, Obstetri Fisiologi. EGC: Jakarta
Ni Putu Ayu Widiasari, 2017. Pola Pemberian Terapi Mual Dan Muntah Pada Ibu Hamil Oleh Dokter Spesialis Obstetri Dan Ginekologi Serta Bidan Di Kota Denpasar. E-JURNAL MEDIKA, VOL 6 NO 5. ISSN:2303-1395
Nurfalah Setyawati, 2014. Pemberian Jahe Instan Terhadap Kejadian Mual Muntah dan Asupan Energi pada Ibu Hamil Trimester Pertama. Jurnal Gizi Klinik Indonesia Volume 10 No. 04 April 2014
Siti Rofi’ah, 2019. Studi Fenomenologi Kejadian Emesis Gravidarum Pada Ibu Hamil trimester I. Jurnal Riset Kesehatan, 8 (1), 2019, 41 – 52. DOI: 10.31983/jrk.v8i1.3844
Triana Arisdiani, 2020. Tingkat Emesis Gravidarum Pada Ibu Hamil T di Kabupaten Kendal. Jurnal Kebidanan Malakbi Volume 1, Nomor 2, Agustus 2020, pp. 50 – 56 ISSN 2720-8842 (Online)
Yusuf, R. A., Mushsanah, F., Amirah, A. D., Cakke, S., & Patimah, S. (2021). Perspektif Remaja di Perkotaan dan Perdesaan Terkait Aktifitas Fisik: Youth Perspectives in Urban and Rural Regarding Physical Activity. Journal of Muslim Community Health, 2(4), 132-139.
Yesi Putri,jahe 2020. Efektifitas Pemberian Terapi Jeruk Purut Terhadap Penurunan Frekuensi Emesis Gravidarum Pada Ibu Hamil Trimester I di BPM Indra Iswari Volume 8 No. 1 (April 2020) The Author(s) 2020








