Analisis Faktor Yang Berhubungan Dengan Keluhan Musculoskeletal Disorder (MSDs) Pada Karyawan Operator Pengisian LPG di Kota Makassar
DOI:
https://doi.org/10.52103/jmch.v3i3.996Keywords:
Keluhan Musculoskeletal, Operator Pengisian Tabung LPG, Postur KerjaAbstract
Latar Belakang: Pekerjaan berupa kegiatan pengangkutan material diidentifikasi berisiko besar sebagai salah satu penyebab penyakit Musculoskeletal Disorders (MSDs). Keluhan musculoskeletal merupakan keluhan yang dirasakan pada sendi, otot, saraf, tendon, ligamen dan pembuluh darah. Penelitian ini dilakukan dengan bertujuan untuk menganalisis pengaruh usia, kebiasaan merokok, kebiasaan olahraga, IMT, masa kerja, beban kerja dan postur kerja terhadap keluhan musculoskeletal.
Metode: Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian dilakukan pada operator pengisian tabung gas LPG di SPPBE Subsidi Kota Makassar dengan jumlah sampel sebesar 45 pekerja. Pengambilan data dilakukan dengan teknik wawancara, dokumentasi, observasi dan pengukuran. Data Kuantitatif diperoleh melalui observasi langsung dengan pengisian kusioner, kemudian data diolah dengan menggunakan SPSS selanjutnya disajikan dalam bentuk tabel disertai penjelasannya.
Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan faktor-faktor yang berhubungan dengan keluhan musculoskeletal dengan menggunakan uji chisquare dan didapatkan umur (p=0.025), Kebiasan merokok (p=0,18), Kebiasan Olahraga (p=0,36), IMT (p=0,26), masa kerja (p=0,007), postur kerja (0.003) dan beban kerja (0.004). Kemudian diketahui bahwa postur kerja merupakan variabel yang paling berpengaruh terhadap keluhan musculoskeletal disorders dengan nilai Exp (B) 8.433.
Kesimpulan: Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan: ada hubungan umur, kebiasaan merokok, olahraga, IMT masa kerja, postur kerja, dan beban kerja terhadap keluhan musculoskeletal dan terdapat informasi bahwa postur kerja menjadi penyebab keluhan musculoskeletal. Serta, Postur kerja merupakan variabel yang paling berkontribusi besar terhadap kejadian keluhan muskuloskeletal dari pada variabel lainnya dengan nilai pengaruh OR yang paling tinggi sebesar 8,433, yang artinya variabel postur kerja berisiko 8,433 kali lebih besar memberikan pengaruh terhadap keluhan musculoskeletal.
References
Abate, M. Vanni D. Pantalone A. Salini V., 2013. Cigarette Smoking and Musculoskeletal Disorders. Muscle, Ligaments, And Tendon Journal
Agus, W. Ramdan I. Lusiana D., 2019. Faktor Yang Mempengaruhi Keluhan Musculoskeletal Disorders Pada Pekerja Penggiling Padi Kabupaten Penjaman Paser Utara. Husada Mahakam Jurnal Kesehatan 4.
Ayu, N. Ari S. Siswi J., 2019. Hubungan Beban Kerja, Iklim Kerja, Dan Postur Kerja Terhadap Keluhan Musculoskeletal Pada Pekerja Bggage Handling service bandara. Jurnal Kesehatan Masyarakat (Undip), vol. 7, no. 4.
Blandina E, Diana dan Nancy ., 2020 Analisis Postur Kerja dan Keluhan Musculoskeletal Pada Petani Pemetik Cengkih Dikabupaten Minahasa Selatan. eBiomedik,Vol 8 No 1.
Brian, S., Nur Asniati, dan Syarif U., 2021. Fakor Risiko Gejala Musculoskeletal Disorders (MSDs) Pada Pekerja Buruh Pasar. Journal Thamrin Vol 13 No 1.
Bukhori E. 2010. Hubungan faktor resiko pekerjaan dengan terjadinya keluhan musculoskeletal disorders (MSDs) pada tukang angkut beban penambang emas di Kecamatan Cilograng Kabupaten Lebak. Skripsi. Jakarta: Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan UIN Syarif Hidayatullah.
Brigita, G. ., I., Lery F., S., Afnal A. 2019. Hubungan antara Posisi Kerja dan Usia dengan Keluhan Muskuloskeletal pada Pekerja Penyapu Jalan di Kecamatan Wenang Kota Manado. Medical Scope Journal (MSJ).
Canadian Center for Occupational Health and Safety. 2016. Work Related Musculoskeletal Disorders (WMSDs). http://www.ccohs.ca/oshanswers/diseases/rmirsi.html. [diakses tanggal 15 Januari 2022.
Cecep, Ds., 2014. Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Penerbit Goysing Publishing. Yogyakarta
Fuady, A. R. 2013. Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Musculoskeletal Disorders (MSDs) pada Pengrajin Sepatu di Perkampungan Industri Kecil (PIK) Penggilingan Kecamatan Cakung Tahun 2013. Skripsi. Jakarta: Universitas Islam Negri Syarif Hidayatullah Jakarta.Gunadi Priyambada dan Suharyanto. 2019.
Hasanah, M., & Winarko, W. 2019. Pengaruh Postur Kerja Terhadap Keluhan Muskuloskeletal. GEMA Lingkungan Kesehatan,
Humantech. 2003. Applied ergonomics training manual. Humantech Inc : Berkeley Australia,
Helmina, H.,et al., 2019. Hubungan Umur, Jenis Kelamin, Masa Kerja dan Kebiasaan Olahraga dengan Keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) pada Perawat. CNJ: Caring Nursing Journal.
Herta, M., et al., 2019. Hubungan Sikap Dan Posisi Kerja Pada Pekerja Penyortir Buah Tomat Terhadap Keluhan Muskuloskeletal Di Desa Semanding Medika. Respati Jurnal Ilmiah Kesehatan
Hignett, S., McAtamney, L. 2000. Applied Ergonomics. New York: Cornell Uneversity.
Iridiastadi, H. 2015. Ergonomi Suatu Pengantar. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Kurniawati, I. D. 2014. Masa kerja dengan job engagement pada karyawan. Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan,
Luh, D., et al., 2019. Prevalensi Dan Karakteristik Keluhan Muskuloskeletal Pada Petani Di Desa Aan Kabupaten Klungkung Tahun 2018. Vol 2 No 1 (2019): Bali Anatomy Journal (BAJ).
Maulana, Sahid Alif. 2020. Literature Review Mengenai Analisis Faktor Risiko Musculoskeletal Disorders (MSDs) Di Sektor Pertanian
Tarwaka, Solichul HA, Bakri, Lilis S. 2004. Ergonomi untuk keselamatan, kesehatan kerja dan produktivitas. Surakarta: Universitas Brawijaya Press.
Tarwaka, 2010 Ergonomi industri. Edisi Pertama. Surakarta: Harapan offset.
Tarwaka, 2015. Ergonomi Industri: dasar dasar pengetahuan Ergonomi dan Aplikasinya di Tempat Kerja. Jakarta:Harapan Press
Tarwaka, 2015. Ergonomi Industri: dasar dasar pengetahuan Ergonomi dan Aplikasinya di Tempat Kerja. Jakarta:Harapan Press
Tiara, D.T., Purba, I. G., & Mona, L. 2017. Faktor Risiko Keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) pada Aktivitas Pengangkutan Beras di PT Buyung Poetra Pangan Pegayut Ogan Ilir. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, Vol 8 No 2.
Tjahayuningtyas, A. 2019. Faktor Yang Mempengaruhi Keluhan Musculoskeletal Disorders (Msds) Pada Pekerja Informal Factors Affecting Musculoskeletal Disorders (Msds) in Informal Workers. The Indonesian Journal of Occupational Safety and Health,
Undang-undang No. 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan. Jakarta : Republik Indonesia
Yang et al., 2020. Risk Factors for Work-Related Musculoskeletal Disorders Among Intensive Care Unit Nurses in China: A Structural Equation Model Approach. Asian Nursing Research. Volume 14, Issue 4, October 2020,
Yanti, S. A. P. E. 2018. Pola Konsumsi Sayur dan Buah, Kebiasaan Olahraga dan Status Gizi Anggota Persatuan Pencak Silat Ranting Bayad Desa Bayad Tegallalang Gianyar (Doctoral dissertation, Poltekkes Denpasar).








