Pengolahan Limbah Cair Laboratorium Menggunakan Bioadsorben Hasil Pirolisis Limbah Serbuk Gergaji Kayu Bitti (Vitex Cofassus)
Keywords:
Bioadsorben, Kadmium, Kobalt, Limbah Cair, PenyerapanAbstract
Limbah cair laboratorium yang tidak tertampung dan ikut terbuang saat proses pencucian wadah berpotensi menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan terkait resiko yang akan ditimbulkan limbah bahan berbahaya dan beracun maka dibutuhkan penjerapan logam berat dengan memanfaatkan bahan alami. Penelitian ini bertujuan mengetahui waktu dan massa optimum adsorben arang aktif hasil pirolisis limbah serbuk gergaji kayu bitti sebagai penyerap logam berat Cd dan Co dalam limbah laboratorium pengujian Balai K3 Makassar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pirolisis limbah serbuk kayu bitti kemudian mengujinya dalam berbagai variasi waktu kontak dan variasi massa adsorben untuk mengetahui kemampuan penyerapan optimum adsorben. Adsorbsi optimum terjadi di menit ke-120 dengan tingkat penurunan konsentrasi logam Cd sebesar 77.3% dari 0.2873 mg/L menjadi 0.0651 mg/L dan logam Co sebesar 96.9% dari 2.000 mg/L menjadi 0.0620 mg/L. untuk variasi massa optimum penyerapan ada di bobot 150 mg limbah logam Cd sebesar 88.5% dan 99.2% untuk logam Co. sebagai tujuan dari penelitian ini adsorben dari limbah serbuk kayu bitti mampu menurunkan kadar logam Cd < 0.1 mg/L dan Co < 0.6 mg/L sesuai ambang batas SNI