Pengaruh Waktu Ekstraksi Abu Kulit Buah Markisa terhadap Kalium yang Dihasilkan

Authors

  • Wiwi Wahyuni Rasyid Magister Teknik Kimia
  • Nurjannah Universitas Muslim Indonesia
  • Andi Artaningsih Universitas Muslim Indonesia

Keywords:

Buah Markisa, Kalium, SEM

Abstract

Buah markisa adalah salah satu buah yang memiliki cita rasa yang khas dengan rasa asam yang berpadu dengan rasa manis. Buah ini banyak dibudidayakan oleh masyarakat dalam menunjung perekenomian wilayah setempat sehingga limbah dari buah ini juga akan semakin meningkat. Dengan kondisi seperti itu, tentu diperlukan suatu teknologi atau inovasi dalam memanfaatkan limbah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui waktu dan suhu terbaik dalam menghasilkan kadar kalium. Proses untuk mendapatkan kadar kalium yang ada dalam kulit buah markisa yaitu dengan melakukan pembakaran sampel hingga terbentuk abu. Abu yang terbentuk kemudian diekstraksi menggunakan pelarut aquadest dan dipanaskan pada suhu 60 °C dan 80 °C dengan waktu masing-masing 40, 80, 120, dan 160. Hasil ekstraksi yang diperoleh kemudian diuji menggunakan alat SEM-EDS. Kadar kalium tertinggi diperoleh pada suhu 60 °C dengan waktu 160 menit sebesar 92.49%. Semakin lama waktu yang dibutuhkan untuk ekstraksi maka kalium yang dihasilkan akan semakin besar.

Downloads

Published

2023-01-30