Pengaruh Ekstrak Daun Ketepeng Cina (Cassia Alata L.) Terhadap Penyembuhan Penyakit Stomatitis Aftosa Rekuren (SAR)

Effect of Chinese Ketepeng Leaf Extract (Cassia Alata L.) on Healing Recurrent Aphthous Stomatitis (SAR) Disease

Authors

  • Nur Najmah T. Program Magister Kesehatan Masyarakat, Universitas Muslim Indonesia, Makassar, Indonesia
  • Masriadi Masriadi Program Magister Kesehatan Masyarakat, Universitas Muslim Indonesia, Makassar, Indonesia
  • Nur Ulmy Mahmud Program Magister Kesehatan Masyarakat, Universitas Muslim Indonesia, Makassar, Indonesia
  • Reza Aril Ahri Program Magister Kesehatan Masyarakat, Universitas Muslim Indonesia, Makassar, Indonesia
  • Sitti Patimah Program Magister Kesehatan Masyarakat, Universitas Muslim Indonesia, Makassar, Indonesia
  • Hasriwiani Habo Abbas Program Magister Kesehatan Masyarakat, Universitas Muslim Indonesia, Makassar, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.52103/jahr.v6i1.1969

Keywords:

SAR, In Vitro, In Vivo, Uji Klinis

Abstract

ABSTRAK

Latar Belakang: Stomatitis Aftosa Rekuren (SAR) atau biasa dikenal dengan sariawan, merupakan penyakit mulut yang paling sering ditemukan di masyarakat. SAR merupakan salah satu penyakit mulut yang sering terjadi, ditandai oleh ulser berbentuk oval atau bulat yang nyeri pada mukosa mulut, terjadi secara rekuren, penyakit ini relatif ringan, tidak membahayakan jiwa, tetapi dapat menurunkan kualitas hidup penderitanya, terutama pada penderita yang terjadi berulang kali serta sebagai alarm pada tubuh menuju keganasan.

Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh ekstrak daun ketepeng cina (Cassia Alata L.) terhadap penyembuhan penyakit stomatitis aftosa rekuren (SAR). 

Metode: Penelitian eksperimen Laboratorium dan Randomized Kontrol Trial (RCT) dengan rancangan pretest-postest group desain terhadap ektrak daun ketepeng cina (Cassia alata L.) pada penyakit SAR wanita dewasa muda. Uji invitro, in vivo dan uji klinis dilakukan dengan uji klinis fase 1.

Hasil: Terdapat perbedaan rata-rata yang signifikan antara zona daya hambat pertumbuhan jamur menggunakan ekstrak daun ketepeng cina (Cassia alata L.) konsentrasi 5%, 10%, 20%, 30% dan kontrol positif albothyl terhadap pertumbuhan fungi Candida Albicans (p=0,006). Serta terdapat perbedaan rata-rata yang signifikan antara sediaan larutan topikal ekstrak daun ketepeng cina (Cassia alata L.) dengan dosis 1×1, 2×1, 3×1, dan kontrol terhadap penyembuhan luka diabetes mellitus pada tikus putih rattus norvegicus (p=0,000). Uji klinis terdapat perbedaan signifikan rata-rata antara pemberian larutan topikal ekstrak daun ketepeng cina (Cassia alata L.) dosis 1×1 dan kontrol pada pasien SAR (p=0,000).

Kesimpulan: Terjadi peningkatan diameter zona daya hambat antifungi seiring dengan bertambahnya ekstrak larutan topikal daun ketepeng cina (Cassia alata L.) efektif terhadap penyembuhan SAR pada tikus putih Rattus Norvegicus dan pasien SAR.

ABSTRACT

Background: Recurrent Aphthous Stomatitis (SAR) or commonly known as canker sores, is an oral disease that is most often found in the community. SAR is one of the most common oral diseases, characterized by painful oval or round ulcers on the oral mucosa, occurring recurrently, this disease is relatively mild, not life-threatening, but can reduce the sufferer's quality of life, especially in sufferers who occur repeatedly. and as an alarm in the body towards malignancy.

Objective: To determine the effect of Chinese Ketepeng leaf extract (Cassia Alata L.) on healing recurrent aphthous stomatitis (SAR).

Method: This research is a laboratory experimental research and Randomized Kontrol Trial (RCT) with a pretest-posttest group design on Chinese ketepeng (Cassia alata L.) leaf extract on SAR disease in young adult women. In vitro, in vivo and clinical trials were carried out using phase 1 clinical trials.

Results: There is a significant average difference between the zone of inhibition of fungal growth using Chinese ketepeng leaf extract (Cassia alata L.) concentrations of 5%, 10%, 20%, 30% and the positive kontrol albothyl on the growth of the fungus Candida Albicans (p=0.006). And there was a significant average difference between the preparation of topical solution of Chinese ketepeng leaf extract (Cassia alata L.) with doses of 1×1, 2×1, 3×1, and kontrol on healing diabetes mellitus wounds in white rats rattus norvegicus (p =0.000). In clinical trials, there was a significant difference in the average between administering a topical solution of 1×1 dose of Chinese ketepeng leaf extract (Cassia alata L.) and kontrols in SAR patients (p=0.000).

Conclusion: There was an increase in the diameter of the antifungal inhibition zone along with increasing topical solution extract of Chinese ketepeng leaves (Cassia alata L.) which was effective in curing SAR in white rats Rattus Norvegicus and SAR patients.

References

A’yunin Lathifah, Q. et al. (2021) ‘Daya Antibakteri Ketepeng Cina (Cassia alata L.) Terhadap Staphylococcus aureus, Pseudomonas aerugenosa, dan Klebsiella pneumonia’, Jurnal Analis Kesehatan, 10(1), pp. 29–34. doi: 10.26630/JAK.V10I1.2718.

Agus Widayoko (2021) Invensi Integrasi Trensains. Yogyakarta: Deepublish.

Aniszewski Dr., T. (2015) Alkaloids: Chemistry, Biology, Ecology, and Applications: Second Edition, Alkaloids: Chemistry, Biology, Ecology, and Applications: Second Edition.

Anwar (2015) ‘Manfaat Daun Ketepeng Cina (Cassia alata L.) sebagai Antifungi pada Tinea Pedis’, Fakultas Kedokteran. Universitas Lampung., 2(4), p. 385.

Apsari. SA and Made SA (2013) ‘Resistensi Antijamur Dan Strategi Untuk Mengatasi.’, SMF Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin. Denpasar, 40(2), pp. 90–91.

Ardiansyah, A., Wiyadi, W. and Sukarya, I. G. A. (2023) ‘Pengaruh Pemberian Ekstrak Daun Ketepeng (Cassia alata L) Terhadap Hitung Jenis Sel Leukosit Pada Mencit (Mus muculus) Alergi Yang Diinduksi Ovalbumin’, Sains Medisina, 2(1), pp. 32–38. Available at: https://wpcpublisher.com/jurnal/index.php/sainsmedisina/article/view/291 (Accessed: 10 November 2023).

Arifin. Z, dkk. (2018) ‘Aktivitas Antijamur Ekstrak Etil Asetat Daun Mangga Bacang’, Jurnal Cerebellum. FK UNTAN, 04(3), p. 1110.

Asmah. N, dkk. (2020) ‘Analisa Kandungan Senyawa Metabolit Sekunder Ekstrak Daun Ketepeng Cina (Cassia alata L.) dari Bireum Bayeun, Aceh Timur’. Jurnal Kimia Sains dan Terapan. Aceh Timur, 02(2), p. 9.

Asmah, N., Halimatussakdiah, H. and Amna, U. (2020) ‘Analisa Kandungan Senyawa Metabolit Sekunder Ekstrak Daun Ketepeng Cina (Cassia alata L.) dari Bireum Bayeun, Aceh Timur’, QUIMICA: Jurnal Kimia Sains dan Terapan, 2(2), pp. 7–10. doi: 10.33059/jq.v2i2.2646.

Ayu Mashartini Prihanti, Dyah Indartin Setyowati and Leni Rokhma D (2022) ‘Management Of Recurrent Aphthous Stomatitis With Psychological Stress (Case Report)’, UNEJ e-Proceeding, pp. 66–70. Available at: https://jurnal.unej.ac.id/index.php/prosiding/article/view/32171/11473 (Accessed: 4 February 2023).

Bailey. B. J. and Johnson, J. T. (2006) Head & Neck Surgery – OTOLARYNGOLOGY. Fourth Edition. USA: Lippincot Williams & Wilkins, a Wolters Kluwer Business. Available at: https://www.google.co.id/books/edition/Perkembangan_Dan_Manfaat_Obat_Herbal_Seb/q9SUEAAAQBAJ?hl=id&gbpv=1&dq=in+vivo+uji+klinis&pg=PA86&printsec=frontcover (Accessed: 27 January 2023).

Dani hendarto (2020) Dahsyatnya Daun Kemangi, Bawang Putih, Bawang Merah, dan Bengkuang bagi Kesehatan. Jakarta: Laksana.

Davis, S. E. et al. (2021) ‘Formulasi Dan Pengujian Sediaan Salep Ekstrak Etanol Daun Kembang Sepatu (Hibiscus rosa-sinensis L.) Dengan Berbagai Variasi Basis Salep’, Biofarmasetikal Tropis, 4(2), pp. 66–73. doi: 10.55724/j.biofar.trop.v4i2.362.

Edgar, natalie rose, Saleh, D. and Miller, richard A. (2017) ‘Recurrent aphtous stomatitis: A review’, journal of clinical and aesthetic dermatology, 10.

Egra. S. dkk. (2019) ‘Uji Potensi Ekstrak Daun Tanaman Ketepeng (Cassia alata L.) Dalam Menghambat Pertumbuhan Bakteri Ralstonia Solanacearum Dan Streptococcus Sobrinus’, Ulin. Samarinda, 03(1), p. 27.

Fajri. M. dkk. (2018) ‘Aktivitas Antifungi Daun Ketepeng Cina (Cassia alata L.) Fraksi Etanol, N-Heksan, Dan Kloroform Terhadap Jamur Microsporium Canis. Pharmasipha.’, UNIDA GONTOR, 02(1), p. 4.

Fatmawati. S, dkk. (2020) ‘Chemical constituents, usage and pharmacological activity of Cassia alata’, journal homepage. Surabaya, 06(1).

Gharnita, Y. S., Lelyana, S. and Sugiaman, V. K. (2019) ‘Kadar Hambat Minimum (KHM) dan Kadar Bunuh Minimum (KBM) Ekstrak Etanol Daun Ketepeng Cina (Cassia alata L.) Terhadap Pertumbuhan Candida albicans’, SONDE (Sound of Dentistry), 4(1), pp. 1–15. doi: 10.28932/SOD.V4I1.1766.

Hasanah, U. (2018) ‘Kurva Pertumbuhan Jamur Endofit Antijamur Candida Dari Tumbuhan Raru (Cotylelobium melanoxylon) GENUS Aspergillus’, JURNAL BIOSAINS, 4(2), p. 102. doi: 10.24114/JBIO.V4I2.10474.

Hujjatusnaini. N (no date) ‘Uji Potensi Ekstrak Daun Ketepeng Cina (Cassia alata L.) Terhadap Penghambatan Pertumbuhan Trichophyton Sp’, pp. 2–3.

Indah Suasani Wahyuni, Nanan Nur’aeny and Erna Herawati (2021) ‘Infeksi Jamur Rongga Mulut ’, in. Penerbit NEM, p. 68.

Kanedi. M. dkk. (2016) ‘Healing Effect Of Leaf Extract Of Candlebush (Cassia alata L.) On Cutaneous Wound Infected With Trichophyton Rubrum.’, World Journal of Pharmaceutical and Life Sciences WJPLS. Lampung., 02(5), p. 42,45.

Kawarnidi, T., Septiarini, A. D. and Wardani, T. S. (2022) ‘Formulasi Dan Evaluasi Salep Ekstrak Daun Ketepeg Cina ( Cassia alata L .) Dengan Basis Vaselin Album Dan Cera Alba Terhadap Jamur Candida albicans’, Jurnal Farmasi Dan Kesehatan Indonesia, II, pp. 1–11.

Kementerian Kesehatan RI (2019) ‘InfoDATIN Kesehatan Gigi Nasional September 2019’, Pusdatin Kemenkes RI, pp. 1–6.

Khotimah, S. and Ahmad Muhtadi (2016) ‘Beberapa Tumbuhan Yang Mengandung Senyawa Aktif Antiinflamasi’, Farmaka Suplemen. Sumedang, 14(2), pp. 28–30.

Kusmardi. dkk. (2007) ‘Efek Imunomodulator Ekstrak Daun Ketepeng Cina (Cassia alata L.) Terhadap Aktivitas Dan Kapasitas Fagositosis Makrofag. ’, MAKARA, KESEHATAN. Jakarta., 11(7), p. 50.

Lahamendu, B., Bodhi, W. and Siampa, J. P. (2019) ‘Uji Efek Analgetik Ekstrak Etanol Rimpang Jahe Putih (Zingiber officinale Rosc.var. Amarum) Pada Tikus Putih Jantan Galur Wistar (Rattus Norvegicus)’, Pharmacon, 8(4), P. 927. doi: 10.35799/Pha.8.2019.29372.

Lathifah, Q. A., Puspitasari, E. and Turista, D. D. R. (2021) ‘Uji Antifungi Ketepeng Cina (Cassia Alata L.) Terhadap Trichophyton Rubrum Dan Candida Albicans’, the Journal of Muhammadiyah Medical Laboratory Technologist, 4(1), p. 74. doi: 10.30651/jmlt.v4i1.7362.

Lewis, A. and A Levy (2011) ‘Anti-inflammatory Activities of Cassia alata Leaf Extract in Complete Freund’s Adjuvant Arthritis in Rats’, West Indian Med J. , 60(6), p. 615,617.

Liemantoro, S. (2021) ‘Tanggung Gugat Pelaku Usaha Atas Produk Albothyl Yang Mengandung Policresulen’. Available at: http://ejournal.kopertais4.or.id/tapalkuda/index.php/qodiri/article/view/4064 (Accessed: 20 July 2024).

Mahmudah, R. et al. (2018) ‘Uji Efektifitas Ekstrak Etanol Pada Daun Ketepeng Cina (Cassia alata L.) Terhadap Mikroba Penyebab Sariawan (Stomatitis Aphtosa)’, Jurnal Mandala Pharmacon Indonesia, 4(1), pp. 39–52. doi: 10.35311/jmpi.v4i1.23.

Malaka. HM, dkk. (2019) ‘Pemanfaatan Tumbuhan Ketepeng Cina (Cassia alata L.) Sebagai Obat Sariawan dan Bau Mulut’, Jurnal Farmasi, Sains, dan Kesehatan. Kendari, 05(1), p. 29.

Masriadi, dkk. (2023). ‘Effect of GinLemClo Lozenges (Ginger, Lemongrass and Clove) on Concentration of TLR2 and TLR4 Proteins Expression in Recurrent Aphthous Stomatitis (SAR) in Young Adult Female’, Journal of Chemical Health Risks, 13(6), p.817-826.

Masriadi, Sukmawati and Hasta Handayani Idrus (2021) ‘Formulation herbal mouthwash combination extract of ginger and lemongrass as antibacterial causes of halitosis in Diabetes Mellitus Patients’, Indian Journal Forensic Medicine & Toxicology, 15(4).

Mersil, S., Maharani, K. and Andjani, A. (2021) ‘Gambaran Pengetahuan tentang Stomatitis Aftosa Rekuren (SAR) pada Mahasiswa Program Profesi FKG UPDM(B) Angkatan 2020’, Mderj, 1(1), pp. 36–48.

Nakhil, U. et al. (2019) ‘Wuluh Starfruit (Averrhoa Bilimbi) Extract Gel For Recurrent Aftosa Stomatitis’, Jurnal Farmasi Sains dan Praktis, 5(2), pp. 2579–4558.

Ngazizah, F. N., Ekowati, N. and Septiana, A. T. (2017) ‘Potensi Daun Trembilungan (Begonia hirtella Link) sebagai Antibakteri dan Antifungi’, Majalah Ilmiah Biologi BIOSFERA: A Scientific Journal, 33(3), pp. 126–133. doi: 10.20884/1.mib.2016.33.3.309.

Nurfianti, N. and Pradono, S. A. (2019) ‘Gambaran Klinis Stomatitis Aftosa Rekuren pada Pasien dengan Infeksi Human Immunodeficiency Virus (Laporan Kasus)’, Majalah Sainstekes, 6(2), pp. 98–105. doi: 10.33476/ms.v6i2.1202.

Paramita, A. (2016) ‘Pengaruh pemberian salep ekstrak daun binahong (Anredera cordifolia (Ten) Steenis) terhadap kepadatan kolagen tikus putih (Rattus norvegius) yang mengalmi luka bakar. Universitas Airlangga. Surabaya.’

Pragita, A. S. et al. (2021) ‘Uji Aktivitas Antimikroba Ekstrak Kulit dan Kayu Sakit Ranting Sengon Terhadap Bakteri dan Jamur’, Jurnal Analis Kesehatan, 9(2), pp. 41–48. doi: 10.26630/JAK.V9I2.2459.

Pratama, F. and Rina FN (2018) ‘Senyawa Aktif Antikanker Dari Bahan Alam Dan Aktivitasnya’, Farmaka Suplemen. Sumedang, 16(1), p. 150.

Prilly Mutiara Sandy and Fira Burhanisa Irawan (2018) ‘Perkembangan Obat Sariawan dan Terapi Alternatifnya | Mutiara Sandy | Majalah Farmasetika’, Majalah Farmasetika, 3 (5), p. 99. Available at: http://journal.unpad.ac.id/farmasetika/article/view/21633/10710 (Accessed: 4 February 2023).

Rahmawati. dkk. (2018) ‘Analisis Kadar Flavonoid Dan Fenolik Total Fraksi Etil Asetat Daun Ketepeng Cina (Senna Alata (L.) Roxb) Dengan Metode Spektrofotometri Uv-Visible’, Fakultasi Farmasi. Universitas Muslim Indonesia, 07(1), p. 10,12.

Rahmawaty Andriany (2022) ‘Mengupas Mitos dan Fakta Kesehatan Gigi’, in. Jawa Barat: LovRinz Publishing, p. 55.

Rumayar, R. C., Yamlean, P. V. Y. and Siampa, J. P. (2020) ‘Formulasi Dan Uji Aktivitas Antijamur Sediaan Krim Ekstrak Metanol Ketepeng Cina (Cassia Alata L.) Terhadap Jamur Candida albicans’, Pharmacon, 9(3), p. 365. doi: 10.35799/pha.9.2020.30020.

Safitri, M., Kholifah, F. and Rangkuti, S. N. (2021) ‘Effects, Infusa Ketepeng, O FLeaf, Cina Alata, Cassia In, Linn Rats, Male’, VIII(1), pp. 32–38.

Septiani. dkk. (2017) ‘Aktivitas Antibakteri Ekstrak Lamun (Cymodocea Rotundata) Terhadap Bakteri Staphylococcus Aureus Dan Escherichia Coli. Indonesian Journal of Fisheries Science and Technology (IJFST).’, Semarang. , 13(1), pp. 2–3.

Sophia, A., Suraini, S. and Pangestu, M. W. (2021) ‘Ekstrak Daun Jeruk Purut (Citrus hystrix D.C) Mampu Menghambat Pertumbuhan Candida albicans’, JURNAL KESEHATAN PERINTIS, 8(2), pp. 159–165. doi: 10.33653/JKP.V8I2.643.

Suarni, dkk. (2017) ‘Uji Daya Hambat Ekstrak Daun Ketepeng Cina (Cassia alata L.) Terhadap Jamur Patogen Phytophthora Palmivora Penyebab Penyakit Busuk Buah Kakao (Theobromae Cacao L.)’, Fakultas Pertanian. Universitas Tadulako/ Morowali, 05(3), p. 329.

Sulistyawati, Wiryosoendjojo, K. and Puspawati, N. (2019) ‘Uji Aktivitas Antijamur Ekstrak Etanol Daun dan Daging Buah Berenuk(Crescentia cujete, Linn.) terhadapCandida albicans ATCC 1023’, Biomedika, 12(2), pp. 217–227. doi: 10.31001/BIOMEDIKA.V12I2.616.

Sumampouw, O. J. et al. (2017) Diare Balita: Suatu Tinjauan dari Bidang Kesehatan Masyarakat. Sleman: Deepublish.

Yani, S. and Iskandar, S. (2020) ‘Pengaruh Daun Ketepeng Cina (Cassia Alata L.) dengan Campuran Garam dan Kapur Sirih terhadap Penyembuhan Kulit yang Terinfeksi Jamur pada Tikus Wistar (Rattus Norvegicus)’, JHeS (Journal of Health Studies), 4(2), pp. 51–57. doi: 10.31101/jhes.1047.

Yon, J. et al. (2023) ‘Cassia alata ( Linnaeus ) Roxburgh for Skin : Natural Remedies for Atopic Dermatitis in Asia and Their Pharmacological Activities’.

Ys, G. et al. (2019) ‘Kadar Hambat Minimum ( KHM ) dan Kadar Bunuh Minimum ( KBM ) Ekstrak Etanol Daun Ketepeng Cina ( Cassia alata L . ) Terhadap Pertumbuhan Candida albicans The Minimum Inhibitory Content ( MC ) and Minimum Kill Content ( MKC ) Ethanol Extract Of Chinese Ket’, 4(1).

Downloads

Published

2025-01-27

How to Cite

T., N. N., Masriadi, M., Mahmud, N. U., Ahri, R. A., Patimah, S., & Abbas, H. H. (2025). Pengaruh Ekstrak Daun Ketepeng Cina (Cassia Alata L.) Terhadap Penyembuhan Penyakit Stomatitis Aftosa Rekuren (SAR): Effect of Chinese Ketepeng Leaf Extract (Cassia Alata L.) on Healing Recurrent Aphthous Stomatitis (SAR) Disease. Journal of Aafiyah Health Research (JAHR), 6(1), 235–246. https://doi.org/10.52103/jahr.v6i1.1969

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)

<< < 2 3 4 5 6 7