Evaluasi Pelaksanaan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Farmasi di Apotek Rawat Jalan RSUD Lanto Dg Pasewang Jeneponto Tahun 2024

Evaluation of the Implementation of Minimum Service Standards (SPM) for Pharmacy in the Outpatient Pharmacy of RSUD Lanto Dg Pasewang Jeneponto Year 2024

Authors

  • Nurmala Endian Program Magister Kesehatan Masyarakat, Universitas Muslim Indonesia, Makassar, Indonesia
  • Andi Asrina Program Magister Kesehatan Masyarakat, Universitas Muslim Indonesia, Makassar, Indonesia
  • Samsualam Samsualam Program Magister Kesehatan Masyarakat, Universitas Muslim Indonesia, Makassar, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.52103/jahr.v6i2.2015

Keywords:

Standar Pelayanan Minimal, Farmasi, RSUD Lanto Dg Pasewang

Abstract

ABSTRAK

Latar Belakang: Standar pelayanan farmasi menurut SPM Rumah Sakit terdiri dari beberapa indikator. Indikator tersebut adalah waktu tunggu pelayanan obat jadi ≤≤ 30 menit dan obat racikan ≤≤ 60 menit, tidak adanya kejadian kesalahan pemberian obat 100%, penulisan resep sesuai formularium adalah 100% dan kepuasan pelanggan 80%. Untuk indikator waktu tunggu pelayanan obat di Instalasi Farmasi RSUD Lanto Dg Pasewang masih banyak keluhan keterlambatan, dari data evaluasi indikator mutu Unit Farmasi tahun 2023 untuk waktu tunggu pelayanan obat jadi di apotek rawat jalan rata-rata keterlambatan 64,1% sedangkan untuk obat racikan rata-rata 85,5%. Untuk data tahun 2024 dari bulan Januari - September keterlambatan obat jadi 61,2% dan obat racikan 85,7%. Penerapan SPM di Rumah Sakit diharapkan dapat menghasilkan pelayanan kesehatan yang berkualitas, memuaskan dan dapat memberikan jaminan keamanan pada pengguna jasa rumah sakit/masyarakat.

Tujuan: Untuk mengevaluasi pelaksanaan Standar Pelayanan Minimal (SPM) farmasi di Apotek Rawat Jalan RSUD Lanto Dg Pasewang Jeneponto.

Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan di RSUD Lanto Dg Pasewang pada tanggal 21 Desember 2024 sampai dengan 04 Januari 2025. Populasi dalam penelitian ini adalah semua pasien/keluarga pasien BPJS rawat jalan yang dilayani di apotek RSUD Lanto Dg Pasewang Jeneponto mulai dari hari Senin sampai Sabtu dengan total pasien/keluarga pasien selama 6 hari kerja sebanyak 900 orang. Pengumpulan sampel dilakukan menggunakan tehnik purposive sampling mulai hari Senin sampai Sabtu selama dua minggu. Sampel berjumlah sebanyak 277 orang. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis univariat.

Hasil: 1) Waktu tunggu untuk pelayanan obat jadi ≤30 menit dan obat racikan ≤60 menit adalah sebesar 67,1% sedangkan menurut SPM farmasi RS sebesar ≥80%; 2) Kejadian kesalahan pemberian obat sebesar 95,3% sedangkan menurut SPM farmasi RS adalah sebesar 100%; 3) Penulisan resep sesuai formularium sebesar 100% sudah sesuai dengan SPM farmasi RS; 4) Kepuasan pelanggan yang merasa cukup puas sebesar 99,6% sudah sesuai dengan SPM farmasi RS ≥80%.

ABSTRACT

Background: Pharmaceutical service standards according to the Hospital SPM consist of several indicators. These indicators are waiting time for finished medicine ≤≤ 30 minutes and compounded medicine ≤≤ 60 minutes, the absence of 100% medication errors, writing prescriptions according to the formulary is 100% and customer satisfaction is 80%. For the indicator of waiting time for drug services at the Pharmacy Installation of Lanto Dg Pasewang Hospital, there are still many complaints of delays, from the data on the evaluation of the quality indicators of the Pharmacy Unit in 2023 for waiting time for finished drug services in outpatient pharmacies, the average delay is 64.1%, while for compounded drugs the average is 85.5%. For 2024 data from January - September, the delay for finished drugs was 61.2% and for compounded drugs was 85.7%. The implementation of SPM in hospitals is expected to produce quality, satisfactory health services and can provide security guarantees to hospital service users/community.

Objective: To evaluate the implementation of Minimum Service Standards (SPM) for pharmacy in the Outpatient Pharmacy of RSUD Lanto Dg Pasewang Jeneponto.

Method: The type of research used is descriptive quantitative. This research was conducted at Lanto Dg Pasewang Hospital on December 21, 2024 to January 04, 2025. The population in this study were all patients/families of outpatient BPJS patients who were served at the Jeneponto Lanto Dg Pasewang Hospital pharmacy from Monday to Saturday with a total of 900 patients/families of patients for 6 working days. Sample collection was carried out using purposive sampling technique from Monday to Saturday for two weeks. The sample amounted to 277 people. Data analysis used was descriptive analysis and univariate analysis.

Results: 1) Waiting time for finished medicine service ≤30 minutes and compounded medicine ≤60 minutes was 67.1% while according to hospital pharmacy SPM it was ≥80%; 2) The incidence of drug administration errors amounted to 95.3% while according to the hospital pharmacy SPM is 100%; 3) Prescription writing according to the formulary was 100% in accordance with the SPM of hospital pharmacy; 4) Customer satisfaction, which was moderately satisfied at 99.6%, was in accordance with the SPM of hospital pharmacy ≥80%.

References

Angraini, D, et al. 2020. Analisis Faktor-faktor Terjadinya Medication Error di Apotek RSI Ibnu Sina Bukittinggi. Vol.6 (1) pp 26-33. Jurnal Endurance : Kajian Ilmiah Problema Kesehatan. http://doi.org/10.22216/jen.v6il.5033

Aprilia, N.C.et al. 2023. Evaluasi Standar Pelayanan Minimum Pada Pelayanan Resep Pasien Rawat Jalan Di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Umum Daerah dr. Gondo Suwarno. Vol.21 (1) pp 141-152. Jurnal Ilmu Farmasi dan Farmasi Klinik (JIFFK).

Arfania, M. et al. 2021. Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Kepuasan Pasien Di Apotek Rumah Sakit Swasta Karawang. Vol.6 (1) pp 116-122. Majalah Farmasetika. http://doi.org/10.24198/mfarmasetika.v6i435776

Astrie. Z., Nurmiati., & Samsualam. 2021. Implementasi Sistem Rujukan Terintegrasi (SISRUTE) di RSUD Labuang Baji Kota Makassar. Journal of Muslim Community Health (JMHC). Volume 2(2) Pp 98- 103. (https://pascaumi.ac.id/index.php/jmch/article/view/ 509/561).

Azwar, A. 2007. Menjaga Mutu Pelayanan Kesehatan Aplikasi Prinsip Lingkaran Pemecahan Masalah. Pustaka Sinar Harapan. Jakarta.

Basarang, M., A. Asrina., M. Ikhtiar., Fairus, P.I.,& Yusriani. 2023. Pengaruh Media Edukasi Tentang Hak Dan Kewajiban Peserta Terhadap Perilaku Membayar Iuran Segmen Jaminan Kesehatan Nasional Mandiri Di Kabupaten Enrekang. Journal of Muslim Community Health (JMHC). Vol.4 (3). https://doi.org/10.52103/jmch.v4i3.1123. Diakses tgl 15 Oktober 2024.

Darmawati,et al. 2016. Analisis Pengaruh Pelaksanaan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Rumah Sakit Bidang Farmasi Terhadap Kepuasan Pelanggan Rawat Jalan RSUD Haji Makassar. Program Pascasarjana Universitas Muslim Indonesia. Makassar.

Departemen Kesehatan Republik Indonesia. 2008. Pedoman Penyusunan Formularium Rumah Sakit. Dirjen Binfar. Depkes RI. Jakarta.

Departemen Kesehatan Republik Indonesia. 2008. Keputusan Menteri Kesehatan No.129 tentang Standar Pelayanan Minimal Rumah Sakit. Direktorat Jenderal Pelayanan Medik. Jakarta.

Djadjang, et al. 2019. Analisis Pelaksanaan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Rumah Sakit Bidang Farmasi di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Anna Medika. E-Jurnal Manajemen Dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol.3 (1). https://ejournal.urindo.ac.id/index.php/MARSI/article/view/381 diakses tgl 13 Oktober 2024.

Ekadipta, et al. 2022. Evaluasi Waktu Tunggu Resep Obat Terhadap Kepuasan Pasien Rawat Jalan Di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Assyifa Kota Tangerang. Jurnal Ilmu Farmasi dan Farmasi Klinik. Vol.19 (1) pp 40-45. Diakses tgl 16 Oktober 2024.

Fahrizal, H.M. et al. 2018. Analisis Pelaksanaan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Rumah Sakit Bidang Farmasi Di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Umum Daerah Muara Teweh Tahun 2016. Jurnal Farmasi & Sains Indonesia. Vol.1 (1). Pp.1-7. https://journal.stifera.ac.id/index.php/jfsi/article/view/29

Firmansyah, M., Fairus,P.I., A. Asrina., Yusriani., & Fatma A.G. 2023. Pengaruh Media Edukasi Terhadap Perilaku Pengasuh Bayi Ibu Bekerja Dalam Upaya Pemberian ASI Perah (ASIP). Journal of Muslim Community Health (JMHC).Vol.4 (3). https://doi.org/10.52103/jmch.v4i3.1121. Diakses tgl 15 Oktober 2024.

Hamid, Z.A., Nurmiati, M., M. Ikhtiar. 2023. Evaluasi Pengelolaan Sediaan Farmasi Di Instalasi Farmasi RSUD Lapatarai Kabupaten Barru. Journal of Muslim Community Health (JMHC) Vol.4. pp 138-150. https://doi.org/10.52103/jmch.v4i1.1086

Hardjono, R., Tahir Abdullah., Samsualam. 2023. Pengaruh Mutu Pelayanan Medis dan Non Medis terhadap Tingkat Kepuasan Pasien di Rumah Sakit Ibnu Sina Makassar Tahun 2022. Journal of Muslim Community Health (JMHC) Vol.4 (1). Pp 190-203. https://doi.org/10.52103/jmch.v4i1.1165

Hasni, J., Samsualam., Andi Rizki, A., 2020. Upaya Pencegahan dan Pemberantasan Demam Berdarah Dengue di Wilayah Kerja Puskesmas Baebunta Kab. Luwu Utara. Journal of Muslim Community Health (JMHC). Vol 1(2) Pp 1-12. http://pasca- umi.ac.id/index.php/jmch/article/view/240

Hijrah., A.Asrina & Hasriwiani, H.A. 2024. Pengaruh Reinforcing Factors Terhadap Perilaku Pencegahan Hipertensi pada Pra Lansia Beresiko di Wilayah Kerja Puskesmas Tamalatea Makassar. An Idea Health Journal. Vol.4. https://www.researchgate.net/publication/381387971

Irawan, Handi. 2008. Membedah strategi Kepuasan pelanggan. Cetakan pertama : PT. Gramedia: Jakarta.

Karniawati,R., Basir P., & Reza A.A. 2023. Evaluasi Kepuasan Pasien Terhadap Pelayanan Kefarmasian di Instalasi Farmasi RSUD Labuang Baji. Journal of Muslim Community Health (JMHC). Vol.4 (4). pp 204-216. https://doi.org/10.52103/jmch.v4i4.1427

Karno,Y.M., A.Asrina.,A.M.Multazam. 2022. Pengetahuan Masyarakat dan Pencegahan Penularan TB Paru Kontak Serumah di Kabupaten Gowa. Journal of Muslim Community Health (JMHC).Vol.3 (4). pp 16-23. https://doi.org/10.52103/jmch.v3i4.1171

Karuniawati, H, et al. 2016. Evaluasi Pelaksanaan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Farmasi Kategori Lama Waktu Tunggu Pelayanan Resep Pasien Jalan di RSUD Kota Salatiga. Vol.4 (1) Kartika Jurnal Ilmiah Farmasi. https://doi.org/10.26874/kjif.v4i1.53

Kotler, P. 2007. Dasar-dasar Pemasaran. Jilid Sembilan. Edisi Bahasa Indonesia. PT. Indeks. Jakarta.

Kurniawan, et al. 2015. Kecepatan Waktu Pelayanan RS Berpengaruh Terhadap Kepuasan Pasien.

Nabilah,T,et al. 2016. Evaluasi Kesesuaian Peresepan Obat Terhadap Formularium Nasional di Rumah Sakit Umum Daerah Sumbawa Tahun 2021. Sasambo Journal of Pharmacy.Vol. 4(1), 14-18. https://doi.org/10.29303/sjp.v4i1.204

Nurjanah, I, et al. 2016. Hubungan Antara Waktu Tunggu Pelayanan Resep dengan Kepuasan Pasien di Apotek Pelengkap Kimia Farma BLU Prof.DR.A.R.D Kandou Manado. Pharmacon. Vol.5 (1). https://doi.org/10.35799/pha.5.2016.11379

Parasuraman, A. Zeithami, Valerie A and Malhotra, A. 2005. SERVQUAL : A Multiple Item Scale For Electronic Service Quality. Journal of Service Research. Vol : 7, No.X.

Program Pascasarjana Universitas Muslim Indonesia. 2014. Pedoman Penulisan Tesis dan Disertasi. Makassar.

Promkes RSUD Lanto Dg Pasewang. 2024. Profil Rumah Sakit Umum Daerah Lanto Dg Pasewang Tahun 2024. Jeneponto.

Puspitasari,P.A,et al. 2021. Analisis Pelaksanaan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Rumah Sakit di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Bhayangkara Manado. Vol.10(2). https://ejournal.unsrat.ac.id.pharmacon.article.view

Rhamadon, S. 2018. Analisis Faktor-faktor Yang Terkait Dengan Kepatuhan Dokter Dalam Pemberian Resep Sesuai Dengan Formularium Rumah Sakit Tugu Ibu Depok Tahun 2018.

Republik Indonesia. 2009. Undang-undang No.44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit. Lembaga Negara RI Tahun 2009 No.153. Sekretariat Negara. Jakarta.

Republik Indonesia. 2016. Peraturan Menteri Kesehatan No.72 tentang standar Pelayanan Kefarmasian di Rumah Sakit. Jakarta.

Saladin, D. 2003. Manajemen Pemasaran. Bandung : Linda Karya

Semmaila, B & Ahri,R.A. 2017. Metodologi Penelitian Kuantitatif. Cetakan 1. Kelompok Pustaka Refleksi. Makassar.

Smith, J.2004. Building a safer NHS for patient : Improving medication safety. NHS. London.

Sutriyati, T.T,et al. 2021. Evaluasi Mutu Pelayanan Kefarmasian Berdasarkan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Di Instalasi Farmasi. Journal Syifa Sciences & Clinical Research. Vol.3 (2). https://doi.org/10.35799/pha.5.2016.11379

Okyavani,D,et al. 2019. Analisis Pelaksanaan Standar Pelayanan Minimal Rumah Sakit Bidang Farmasi di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Umum Daerah DR.Abdul Aziz Singkawang. Jurnal Farmasi & Sains Indonesia, Vol.2 (2) pp 18-26 https://journal.stifera.ac.id/index.php/jfsi/article/download/25/26 diakses tgl 13 Oktober 2024.

Tjiptono, Fandy. 2008.Total Quality Management. Edisi ke-5. Andi Offset. Yogyakarta.

Toreh,E.E,et al. 2020. Evaluasi Pelaksanaan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Farmasi Kategori Lama Waktu Tunggu Pelayanan Resep Pasien Rawat Jalan di Rumah Sakit Advent Manado. Vol.9 (2) pp 318-324. https://doi.org/10.35799/pha.9.2020.29288 diakses 13 Oktober 2024.

Wijaya,H.2012. Analisis Pelaksanaan SPM Bidang Farmasi Di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Tugu Ibu Tahun 2012. https://lib.ui.ac.id/file?file=digital/203005734-T30937%20-%20Analisis%20

Wijono, Dj. 1999. Manajemen Mutu Pelayanan Kesehatan : Teori, Strategi dan Aplikasi. Volume 2. Surabaya. Airlangga. University Press.

Wirajaya, M.K.M, et al. 2022. Faktor yang Mempengaruhi Waktu Tunggu Pelayanan Resep Rawat Jalan di Instalasi Farmasi Rumah Sakit: Sistematik Review. Vol.13 (2). Jurnal Kesehatan. http://ejurnal.poltekkes-tjk.ac.id/index.php/JK

Downloads

Published

2025-02-23

How to Cite

Endian, N., Asrina, A., & Samsualam, S. (2025). Evaluasi Pelaksanaan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Farmasi di Apotek Rawat Jalan RSUD Lanto Dg Pasewang Jeneponto Tahun 2024: Evaluation of the Implementation of Minimum Service Standards (SPM) for Pharmacy in the Outpatient Pharmacy of RSUD Lanto Dg Pasewang Jeneponto Year 2024. Journal of Aafiyah Health Research (JAHR), 6(2), 39–46. https://doi.org/10.52103/jahr.v6i2.2015

Similar Articles

<< < 5 6 7 8 9 10 11 12 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 > >>