Pengaruh Beban Kerja Fisik dan Mental dengan Stress Kerja Terhadap Kinerja Perawat di Unit Rawat Inap RSUD Labuang Baji Makassar

The Effect of Physical and Mental Workload with Job Stress on Nurse Performance in the Inpatient Unit of Labuang Baji Hospital Makassar

Authors

  • Saripa Khadijah Rahmat Universitas Muslim Indonesia, Makassar, Indonesia
  • Syamsiar S Russeng Universitas Muslim Indonesia, Makassar, Indonesia
  • Ikhram Hardi S Universitas Muslim Indonesia, Makassar, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.52103/jahr.v5i1.1700

Keywords:

Beban Kerja Fisik, Beban Kerja Mental, Stress Kerja, Kinerja Perawat

Abstract

ABSTRAK

Latar Belakang: Keluhan letih, pening atau pusing yang dapat mengakibatkan terjadinya stress kerja pada perawat. Penyebab keluhan tersebut yang dapat mengakibatkan stress kerja disebabkan karena kondisi kerja yang menegangkan serta giliran tugas shist pagi, sore dan malam. Hal ini memicu terjadinya stress kerja karena jumlah perawat yang tidak sesuai dengan jumlah pasien yang meningkat setiap tahunnya. Untuk meningkatkan kualitas dan kinerja perawat, faktor stress kerja sangat perlu dikelola agar perawat dapat berperan memberikan asuhan keperawatan kepada pasien dengan baik dan bertanggung jawab untuk menetukan kualitas dan keamanan perawatan pasien.

Metode: Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif. Desain penelitian yang digunakan adalah observasional analitik dengan pendekatan Cross Sectional Study. Teknik yang digunakan untuk pengambilan sampel pada penelitian ini adalah probability sampling dengan teknik proportionate stratified random sampling dimana sampel ditetapkan sesuai dengan yang dikehendaki dengan jumlah sampel sebanyak 133 responden. Instrument pengumpulan data berupa oxymeter, kuesioner NASA-TLX dan kinerja perawat, wawancara dan observasi. Analisis data pada penelitian ini yaitu menggunakan Path Analysis dengan SmartPLS 4.

Hasil: Didapatkan pengaruh beban kerja fisik terhadap stress kerja (p=0,942). Beban kerja mental terhadap stress kerja (p=0,000). Beban kerja fisik terhadap kinerja (p=0,061). Beban kerja mental terhadap kinerja (p=0,000). Stress kerja terhadap kinerja (p=0,000). Beban kerja fisik dengan stress kerja terhadap kinerja (p=1,004). Beban kerja mental dengan stress kerja terhadap kinerja (0,007).

Kesimpulan: Ada pengaruh beban kerja mental terhadap stress kerja, ada pengaruh beban kerja mental terhadap kinerja dan ada pengaruh beban kerja mental dengan stress kerja terhadap kinerja. Kepada pimpinan agar selalu memantau perawat dengan melalui survei-survei penelitian atau dengan terjun langsung agar lebih dekat dengan perawat.

ABSTRACT

Background: Complaints of fatigue and dizziness which can result in work stress in nurses. The causes of these complaints which can result in work stress are due to stressful working conditions and shift work shifts in the morning, afternoon and night. This triggers work stress because the number of nurses does not match the number of patients which increases every year. To improve the quality and performance of nurses, work stress factors really need to be managed so that nurses can play a role in providing good nursing care to patients and are responsible for determining the quality and safety of patient care.

Method: The type of research used in this research is quantitative. The research design used was analytical observational with a Cross Sectional Study approach. The technique used for sampling in this research was probability sampling with a proportionate stratified random sampling technique where the sample was determined according to the desired number of samples of 133 respondents. Data collection instruments include an oximeter, NASA-TLX questionnaire and nurse performance, interviews and observations. Data analysis in this research uses Path Analysis with SmartPLS 4.

Results: it was found that the effect of physical workload on work stress was (p=0.942). Mental workload on work stress (p=0.000). Physical workload on performance (p=0.061). Mental workload on performance (p=0.000). Job stress on performance (p=0.000). Physical workload with work stress on performance (p=1.004). Mental workload with work stress on performance (0.007).

Conclusion: There is an influence of mental workload on work stress, there is an influence of mental workload on performance and there is an influence of mental workload and work stress on performance. Leaders should always monitor nurses through research surveys or by going directly to get closer to nurses.

References

Budiyanto, Rattu AJM, Umboh JML. Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Stres Kerja Perawat Pelaksana Di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Umum Bethesda Gmim Tomohon. J KESMAS. 2019;8(3):1–17.

Rangkuti HZ, Harahap J, Simajorang A. Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Stres Kerja Pada Perawat Di Ruang Rawat Inap. J Keperawatan Prior. 2022;5(2):46–54.

Andi Masty Amirah, Samsualam, Tutik Agustini. Pengaruh Shift Kerja terhadap Stres Kerja Perawat Instalasi Rawat Inap Isolasi. Wind Nurs J. 2022;03(01):57–65.

Lupianti D, Multazam AM, Andayanie E. Gambaran Kesehatan Mental Perawat Di Ruang Rawat Inap Rsud Labuang Baji Makassar. Wind Public Heal J. 2022;3(6):1139–46.

Saroinsong RAS, Joseph WBS, Kandou GD. Hubungan Antara Beban Kerja dan Stres Kerja dengan Perasaan Kelelahan Kerja pada Perawat di Ruang UGD dan Rawat Inap Rumah Sakit Umum Daerah Amurang Kabupaten Minahasa Selatan. J KESMAS. 2022;11(4):52–8.

Kusumaningrum PR, Rusminingsih E, Jayadi RN. Hubungan Beban Kerja Dengan Tingkat Stres Kerja Perawat Di Instalasi Gawat Darurat. J Kepemimp dan Manaj Keperawatan. 2022;5(1).

Hasbi NA, Fatmawati, Alfira N. Stres Kerja Perawat Diruang Rawat Inap Rsud H. a. Sulthan Daeng Radja Kabupaten Bulukumba. J Kesehat Panrita Husada. 2019;4(2):109–18.

Haeruddin H, Alwi MK, Syamsuddin U. Pengaruh Mutu Pelayanan Kesehatan terhadap Kepuasan dan Minat Kembali di RSUD Haji Makassar. Wind Heal J Kesehat. 2021;4(3):282–8.

Lasya H, Kandacong RK, Batter SR. Gambaran Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit TK.II Pelamonia Kota Makassar. Zahra J Heal Med Res. 2023;3(2):140–50.

Ismail, Haskas Y, Sabil FA. Hubungan Stres Kerja Dengan Kinerja Perawat Dalam Melaksanaan Asuhan. J Ilm Mhs Penelit Keperawatan. 2023;3(2):30–6.

Fitriyani F, Jannah M, Wardi V. Determinan Stres Kerja Pada Perawat Instalasi Gawat Darurat Dan Unit Perawatan Intensif Di Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Rasidin Padang. Ikesma. 2022;18(2):99–106.

Maharja R. Analisis Tingkat Kelelahan Kerja Berdasarkan Beban Kerja Fisik Perawat Di Instalasi Rawat Inap Rsu Haji Surabaya. Indones J Occup Saf Heal. 2015;4(1):93–102.

Rahmadani SC, Zakiyah A, Pratiwi RM. Perbedaan Aktivitas Fisik di Rawat Inap dan Rawat Jalan di RSU Anwar Medika Sidoarjo. 2023.

Runtu V V, Hamel R PL. Hubungan Beban Kerja Fisik Dengan Stres Kerja Perawat Diruang Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit Umum Gmim Pancaran Kasih Manado. J Keperawatan. 2018;6(1):1–7.

Samadya GBK, Priambadi IGN, Dewi DAS, Penindra IMDB, Setiawati NLPLS, Sitanggang BEI. Analisis Klasifikasi Beban Kerja Mental Pada Perawat Igd Di Rsup Prof. Dr. I.G.N.G Ngoerah. J Ris dan Apl Tek Ind. 2023;I(01).

Aisyah RN, Handayani S. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Stress Kerja Pada Perawat Akibat Beban Kerja Yang Tinggi : Literatur Review. J-KESMAS J Kesehat Masy. 2023;9(2):191–200.

Difibri D, Syarif H, Fikriyanti. Hubungan Beban Kerja dan Stres Kerja Perawat di Instalasi Gawat Darurat. JIM FKep. 2021;V(2):195–202.

Erdius, Dewi FST. Stres Kerja pada Perawat Rumah Sakit di Muara Enim: Analisis Beban Kerja Fisik dan Mental. BKM J Community Med Public Heal. 2017;33(9):439–44.

Yudi D, Tangka JW, Wowiling F. Hubungan Beban Kerja Fisik Dan Mental Perawat Dengan Penerapan Patient Safety Di Igd Dan Icu Rsu Gmim Pancaran Kasih Manado. J Keperawatan. 2019;7(1).

Retno A. Pengaruh Beban Kerja Fisik Dan Mental Terhadap Kinerja Pada Perawat Di Rumah Sakit Tk. Ii Putri Hijau Medan. 2022. p. Skripsi.

Chustianengseh S. Pengaruh Beban Kerja Terhadap Kinerja Perawat Melalui Stres Kerja Sebagai Variabel Intervening pada Rumah Sakit Umum Sidoarjo. 2020.

Mediawati AS, Nurachmah E, Mansyur M, Eryando T. Pengembangan Alat Ukur Beban Kerja Mental Perawat Dalam Interaksi Asuhan Keperawatan. J Persat Perawat Nas Indones. 2016;1(2):110–26.

Manuho E, Warouw H, Hamel R. Hubungan Beban Kerja Dengan Kinerja Perawat Dalam Pemberian Asuhan Keperawatan Di Instalasi Rawat Inap C1 Rsup Prof. Dr. R. D. Kandou Manado. J Keperawatan UNSRAT. 2015;3(2):1–8.

Hartati OCT, Fathimahhayati LD, Gunawan S. Karyawan Plywood Dengan Metode Konsumsi Energi Dan Nasa-Tlx. ARIKA. 2022;16(2).

Ayu S, Hamzah W, Yusuf RA, Amelia AR, Nurbaety. Hubungan Stres Kerja Dengan Komitmen Organisasi Pada Bidan Kota Makassar. Wind Public Heal J. 2022;3(6):1023–33.

Riski A, Razak A, Ahri RA. Determinan Beban Kerja Fisik Dan Mental Perawat Dengan Penerapan Pasien Safety Pada Masa Pandemi Covid 19 di RSUD Labuang Baji Makassar. An Idea Heal J. 2021;1(02):112–7.

Erliana CI, Syarifuddin S, Trisyiam Y. Analisis Pengukuran Beban Kerja Fisik Dan Mental Karyawan Menggunakan Metode Cardiovascular Load Dan Nasa Task Load Index Di Pt. Charoen Pokphan Cabang Gebang. Ind Eng J. 2023;12(1):39–48.

Permatasari L, Safitri W, Suryandari D. Hubungan Beban Kerja Mental Dengan Burnout Perawat Di Ruang Igd Rumah Sakit Uns. Avicenna J Heal Res. 2023;6(1):81–92.

Faizah N, Muhardi, Suwarsi S. Analisis Pengukuran Beban Kerja Fisik dan Mental Perawat Menggunakan Index of Physical Workload dan NASA-Task Load Index Sebagai Strategi dalam Seleksi dan Penempatan Perawat. Edunomika. 2023;07(02):1–19.

Downloads

Published

2024-02-26

How to Cite

Rahmat, S. K., Russeng, S. S., & S, I. H. (2024). Pengaruh Beban Kerja Fisik dan Mental dengan Stress Kerja Terhadap Kinerja Perawat di Unit Rawat Inap RSUD Labuang Baji Makassar: The Effect of Physical and Mental Workload with Job Stress on Nurse Performance in the Inpatient Unit of Labuang Baji Hospital Makassar. Journal of Aafiyah Health Research (JAHR), 5(1), 205–216. https://doi.org/10.52103/jahr.v5i1.1700

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.