Pengaruh Neuro Senso Motorik Terhadap Kemampuan Motorik Anak Umur 1-3 Tahun pada Pasien Development Delay di Surabaya

The Effect of Neuro Senso Motoric on the Motor Skills of 1-3 Year Old Children in Development Delay Patients in Surabaya

Authors

  • Indra Kurniari Anggi Hari Saputra Program Studi Sarjana Fisioterapi, Fakultas Sains Teknologi dan Kesehatan Institut Teknologi, Sains, dan Kesehatan RS Dr. Soepraoen Kesdam V/Brawijaya
  • Nurul Halimah Program Studi Sarjana Fisioterapi, Fakultas Sains Teknologi dan Kesehatan Institut Teknologi, Sains, dan Kesehatan RS Dr. Soepraoen Kesdam V/Brawijaya
  • Sartoyo Sartoyo Program Studi Sarjana Fisioterapi, Fakultas Sains Teknologi dan Kesehatan Institut Teknologi, Sains, dan Kesehatan RS Dr. Soepraoen Kesdam V/Brawijaya
  • Achmad Fariz Program Studi Sarjana Fisioterapi, Fakultas Sains Teknologi dan Kesehatan Institut Teknologi, Sains, dan Kesehatan RS Dr. Soepraoen Kesdam V/Brawijaya

DOI:

https://doi.org/10.52103/jahr.v6i1.1908

Keywords:

Neuro Senso Motorik, Kemampuan Motorik, Anak Umur 1-3 Tahun, Development Delay

Abstract

ABSTRAK

Latar Belakang: Anak usia 1-3 tahun merupakan periode perkembangan yang sangat penting dalam kehidupan seorang anak. Pada rentang usia ini, anak sedang aktif mengembangkan berbagai kemampuan motoriknya, baik yang berhubungan dengan gerakan kasar maupun gerakan halus. Kemampuan motorik anak pada usia ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk faktor neurosensorik yang melibatkan interaksi antara sistem saraf dan sensorik dalam mengatur gerakan tubuh. Dengan pendekatan yang tepat dan konsisten, inervensi fisioterapi berupa neuro senso motorik diharapkan dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi perkembangan motorik anak usia 1-3 tahun.

Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh neuro senso motorik terhadap kemampuan motorik anak umur 1-3 tahun pada pasien development delay di Surabaya.

Metode: Penelitian ini merupakan penelitian pre eksperimental dengan desain penelitian mengacu pada one group pretest-posttes. Penelitian ini dilaksanakan di Surabaya pada Juni sampai Agustus 2024, yang diawali dengan pengumpulan sampel, pemeriksaan variabel pasca intervensi hingga penyusunan laporan. Populasi merupakan pasien dengan keterlambatan motorik dengan umur 1-3 tahun pada pasien development delay di surabaya. Populasi yang akan di teliti 15 pasien yang home visit. Sampel merupakan keseluruhan populasi pasien dengan keterlambatan motorik di surabaya. Analisis data yang digunakan yaitu analisis univariat dan bivariat.

Hasil: Ada pengaruh neuro senso motorik terhadap kemampuan motorik anak umur 1-3 Tahun pada pasien development delay di Surabaya; diperoleh skala kemampuan motorik sebesar 5,47 (lebih kecil lebih baik) pada penderita development delay sebelum neuro senso motorik; diperoleh skala kemampuan motorik sebesar 3,07 (lebih kecil lebih baik) pada penderita development delay sesudah neuro senso motorik; serta terdapat perbaikan nilai kemampuan motorik sebesar 2,40 pada penderita development delay sebelum dan sesudah pemberian neuro senso motorik.

ABSTRACT

Background: Children aged 1-3 years are a very important developmental period in a child's life. In this age range, children are actively developing various motor abilities, both those related to gross and fine movements. Children's motor abilities at this age are influenced by various factors, including neurosensory factors that involve the interaction between the nervous and sensory systems in regulating body movements. With the right and consistent approach, physiotherapy intervention in the form of neuro senso motor is expected to provide significant benefits for the motor development of children aged 1-3 years.

Objective: To determine the effect of neuro senso motor on the motor skills of children aged 1-3 years in development delay patients in Surabaya.

Method: This study is a pre-experimental study with a research design referring to one group pretest-posttes. This study was conducted in Surabaya from June to August 2024, which began with sample collection, post-intervention variable examination to report preparation. The population is patients with motor delays aged 1-3 years in development delay patients in Surabaya. The population to be studied is 15 patients who are home visiting. The sample is the entire population of patients with motor delays in Surabaya. The data analysis used is univariate and bivariate analysis.

Results: There is an effect of neuro senso motor on the motor skills of children aged 1-3 years in development delay patients in Surabaya; obtained a motor ability scale of 5.47 (smaller is better) in patients with development delay before neuro senso motor; obtained a motor ability scale of 3.07 (smaller is better) in patients with development delay after neuro senso motor; and there is an improvement in motor ability scores by 2.40 in patients with development delay before and after neuro senso motor administration.

References

Anggraeni, F., & Susanti, N. (2021). Penatalaksanaan Fisioterapi Pada Kondisi Delay Development (DD) Dengan Modalitas Neuro Senso Motor Reflek Development And Synchronization (NSMRD & S) Dan Massage Oral Di YPAC Surakarta. Pena: Jurnal Ilmu Pengetahuan Dan Teknologi.

Apriani, D. G. Y., Putri, D. M. F. S., Supartha, I. G. N. A., & Febriani, N. P. A. D. (2023). Gambaran Keterampilan Perkembangan Motorik Kasar pada Anak Toddler (usia 1-3 tahun) di Posyandu Wilayah Kerja Puskesmas Tabanan III. Jurnal Kesehatan Medika Udayana, 9(01), 22–31.

Aranti, W. A., & Pristianto, A. (2023a). Pengaruh Pemberian Neurodevelopmental Treatment, Play Therapy, dan Neuro Senso Terhadap Peningkatan Motorik Kasar Pada Anak Down syndrome. Physiotherapy Health Science (PhysioHS), 5(1), 18–25.

Aranti, W. A., & Pristianto, A. (2023b). Pengaruh Pemberian Neurodevelopmental Treatment, Play Therapy, dan Neuro Senso Terhadap Peningkatan Motorik Kasar Pada Anak Down syndrome. Physiotherapy Health Science (PhysioHS), 5(1), 18–25. https://doi.org/10.22219/physiohs.v5i1.26018

Arifah, A. (2021). Pengaruh Terapi Bermain Playdough Terhadap Peningkatan Kemampuan Motorik Halus Anak Toddler (Usia 1-3 Tahun). Skripsi S1 Keperawatan 2021.

Azwaldi, A. P. P., Damanik, H. D. L., & Erman, I. (2021). Penilaian Perkembangan Anak Usia Dini Model Denver Developmental Screening Test (DDST) II. Lembaga Chakra Brahmana Lentera.

Black, M. M. (2020). Toddler Development and Autonomy: Baby-Led Weaning, Neophobia, and Responsive Parenting (pp. 1–11). https://doi.org/10.1159/000511518

Choo, Y., Agarwal, P., How, C., & Yeleswarapu, S. (2019a). Developmental delay: identification and management at primary care level. Singapore Medical Journal, 60(3), 119–123. https://doi.org/10.11622/smedj.2019025

Choo, Y., Agarwal, P., How, C., & Yeleswarapu, S. (2019b). Developmental delay: identification and management at primary care level. Singapore Medical Journal, 60(3), 119–123. https://doi.org/10.11622/smedj.2019025

Fatmawati, F. A. (2020). Pengembangan Fisik Motorik Anak Usia Dini (Edisi pert). Caremedia Communication.

Kemenkes. (2016). Pedoman Pelaksanaan Stimulasi, Deteksi dan lntervensi Dini Tumbuh Kembang Anak.

Kemenkes, R. I. (2018). Pelayanan Stimulasi Deteksi Intervensi Dini Tumbuh Kembang Anak. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Khadijah, & Amelia, N. (2020a). Perkembangan Fisik Motorik Anak USia Dini (Edisi 1). Kencana.

Khadijah, M. A., & Amelia, N. (2020b). Perkembangan fisik motorik anak usia dini: teori dan praktik. Prenada media.

Kumar, N., Poswal, L., Goyal, S., Chaudhary, C., Rattan, A., & Koli, H. (2018). Micronutrient deficiency status in children below 2 year of age with delayed milestones. International Journal of Contemporary Pediatrics, 5(4), 1542. https://doi.org/10.18203/2349-3291.ijcp20182561

Kusumaningtyas, E. (2020). Penatalaksanaan Fisioterapi Pada Development Delay Dengan Neuro Senso Motor Reflexes Development & Synchronization Dan Neuro Development Treatment. Diploma Thesis, Universitas Widya Husada Semarang.

Mandala, & Despia, N. (2021). Studi Literatur Pengaruh Stimulasi Perkembangan Terhadap Pencapaian Perkembangan Motorik Anak Usia 1-3 Tahun. S1 Thesis, Universitas Jambi.

Mandala, N. D., Ekawaty, F., & Sulistiawan, A. (2021). Studi Literatur Pengaruh Stimulasi Perkembangan Terhadap Pencapaian Perkembangan Motorik Anak Usia 1-3 Tahun. S1 Thesis, Universitas Jambi.

Mansur, A. R. (2019). Tumbuh kembang anak usia prasekolah. Andalas University Pres, 1(1).

Rantina, M., Hasmalena, M. P., & Nengsih, Y. K. (2020). Buku Panduan Stimulasi Dan Deteksi Dini Tumbuh Kembang Anak Usia (0-6) Tahun. Edu Publisher.

Riskesdas. (2018). Laporan Riset Kesehatan Dasar Nasional 2018.

Soetjiningsih. (2010). Buku Ajar Tumbuh Kembang Anak dan Permasalahanya. Jakarta: Sagung Seto.

Takahashi, I., Obara, T., Ishikuro, M., Murakami, K., Ueno, F., Noda, A., Onuma, T., Shinoda, G., Nishimura, T., Tsuchiya, K. J., & Kuriyama, S. (2023). Screen Time at Age 1 Year and Communication and Problem-Solving Developmental Delay at 2 and 4 Years. JAMA Pediatrics, 177(10), 1039. https://doi.org/10.1001/jamapediatrics.2023.3057

Takarini, N. (2015). Konsep Pendekatan Neuro Senso Motor Reflex Integration (NSMRI).

Wahyuni, C. (2018). Panduan Lengkap Tumbuh Kembang Anak Usia 0-5 Tahun. Jawa Timur: Stradapress.

Downloads

Published

2024-12-20

How to Cite

Saputra, I. K. A. H., Halimah, N., Sartoyo, S., & Fariz, A. (2024). Pengaruh Neuro Senso Motorik Terhadap Kemampuan Motorik Anak Umur 1-3 Tahun pada Pasien Development Delay di Surabaya: The Effect of Neuro Senso Motoric on the Motor Skills of 1-3 Year Old Children in Development Delay Patients in Surabaya. Journal of Aafiyah Health Research (JAHR), 6(1), 41–45. https://doi.org/10.52103/jahr.v6i1.1908

Similar Articles

<< < 8 9 10 11 12 13 14 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.