Percepatan Penurunan Stunting Melalui Inovasi Dukcapil Menyapa

Accelerating Stunting Reduction Through Dukcapil Menyapa Innovation

Authors

  • Haeruddin Haeruddin Faculty of Public Health, Universitas Muslim Indonesia, Makassar, Indonesia
  • Reza Aril Ahri Faculty of Public Health, Universitas Muslim Indonesia, Makassar, Indonesia
  • Nur Azizah A. Radjulaeni Master Program in Public Health, Universitas Muslim Indonesia, Makassar, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.52103/jahr.v6i1.1979

Keywords:

Stunting, Kebijakan, Inovasi, Penurunan Stunting

Abstract

ABSTRAK

Latar Belakang: Sulawesi Tengah terdiri dari 12 kabupaten, salah satu kabupaten yang tertinggi angka stunting yaitu kabupaten Banggai Laut yaitu mencapai angka stunting 32,6% tahun 2022 dan turun menjadi 27,7% tahun 2023 berarti ada penurunan sebanyak 4,9% dalam jangka waktu satu tahun. Pemerintah bersama masyarakat berkomitmen melakukan kegiatan dengan wujudnyata melalui inovasi Dukcapil menyapa yang mampu menurunkan angka prevalensi stunting.

Tujuan: Yang ingin dicapai yaitu untuk menganalisis kegiatan yang dilakukan melalui inovasi Dukcapil menyapa yang mampu menurunkan angka prevalensi stunting dalam kurung waktu satu tahun sehingga dapat dirumuskan menjadi konsep kebijakan dalam pembangunan kesehatan. Penelitian ini digunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi untuk menggali sesecara mendalam kegiatan yang dilakukan  dari konsep inovasi dukcapil menyapa.

Metode: Dalam pelaksanaan penelitih lebih dahulu mengidentifikasi dan kedudukan inovasi dukcapil menyapa, lalu memotret kegiatannya. Selanjutnya menetapkan subjek penelitian pada konsep inovasi adapun Informan penelitian adalah orang yang terlibat langsung dalam penelitian yaitu Kepala Badan Dukcapil dan Kepala dinas kesehatan sebagai informan kunci, petugas kesehatan, petugas Dukcapil, tokoh masyarakat dan masyarakat yang terlibat langsung dalam konsep penelitian sebagai informan biasa.

Hasil: Penerapan konsep Dukcapil menyapa memberikan kemudahan bagi warga dalam kepengurusan kependudukan dan pesta rakyat atau pesta keluarga serta membuat maps bagi warga yang terdampak stunting, dan warga yang berisiko terkena stunting serta menyediakan data based sasaran stunting. Hasil penelitian ditemukan bahwa pada konsep Inovasi Dukcapil Menyapa memang sangat penting karena sasaran yang potensial maupun yang terindikasi stunting terpantau secara berkelanjutan sehingga dapat dilakukan intervensi dini untuk mencegah stunting pada anak sejak dalam kandungan dan masa awal kehidupannya. Dukcapil menyapa juga membuat maps atau peta wilayah terdampak stunting serta menyediakan data sasaran sehingga menjadi alat yang sangat efektif dalam memantau dan menangani kasus stunting secara tepat sasaran.

Kesimpulan: Hasil penelitian ini secara nyata memberikan kontribusi penurunan angka prevalensi stunting sehingga dapat dijadikan konsep kebijakan pembangunan kesehatan, untuk mempercepat penurunan stunting.

 

ABSTRACT

Background: Central Sulawesi consists of 12 districts, one of the districts with the highest stunting rate is Banggai Laut district, which reached a stunting rate of 32.6% in 2022 and decreased to 27.7% in 2023, meaning a decrease of 4.9% within one year. The government and the community are committed to carrying out activities with realization through the Dukcapil greeting innovation that can reduce the stunting prevalence rate.

Objective: What is to be achieved is to analyze the activities carried out through the Dukcapil menyapa innovation that can reduce the stunting prevalence rate within one year so that it can be formulated into a policy concept in health development. This research used a qualitative method with a phenomenological approach to explore in depth the activities carried out from the concept of Dukcapil Menyapa innovation.

Method: In the implementation of the research, the researchers first identified and positioned the dukcapil greeting innovation, then photographed its activities. The research informants were people directly involved in the research, namely the Head of the Dukcapil Agency and the Head of the health office as key informants, health workers, Dukcapil officers, community leaders and people directly involved in the research concept as ordinary informants.

Results: The application of the Dukcapil greeting concept makes it easy for residents to manage their population and family parties and create maps for residents affected by stunting, and residents at risk of stunting and provide data based on stunting targets. The results of the study found that the concept of Dukcapil Menyapa Innovation is very important because potential targets and those with indications of stunting are monitored on an ongoing basis so that early intervention can be carried out to prevent stunting in children from the womb and early life. Dukcapil also creates maps of stunting-affected areas and provides target data, making it a very effective tool in monitoring and handling stunting cases in a targeted manner.

Conclusion: The results of this study significantly contribute to reducing the stunting prevalence rate so that it can be used as a health development policy concept, to accelerate the reduction of stunting.

References

Ahri, R. A., Batara, A. S., Samsualam, S., Haeruddin, H., Multazam, A. M., & Ardiatma, A. (2022). Evaluation of stunting policy in Enrekang Regency in 2022. International Journal of Health Sciences, June, 3120–3132. https://doi.org/10.53730/ijhs.v6ns5.10602.

Andi Rizki Amalia, R. A. P. R. A. Y. H. H. (2022). Konsistensi Komunikasi Terhadap Pelaksanaan Sistem Informasi Rujukan Terintegrasi (Sisrute) Untuk Meningkatkan Kualitas Pelayanan Rumah Sakit. Journal.Lldikti9.Id/Ekonomika, 6, 40–47. http://journal.lldikti9.id/Ekonomika

Bahri, M., & Patimah, S. (2023). Pengaruh Kualitas Layanan Terhadap Kepuasan dan Kepercayaan Pasien di Unit Rawat Inap Rumah Sakit Umum Daerah Arifin Nu’mang. Journal of Muslim Community Health (JMCH), 4(4), 180–191.

Haeruddin, E., Ahri, R. A., & Yusuf Rezky A. (2022). Mobile Health Care in Developing Countries: A Narrative Review. International Journal of Artificial Intelegence Research, 6(1).

Haeruddin, H., Apriana, E., Ambas, J., & ... (2023). Faktor yang Mempengaruhi Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan Poli Umum pada Masa Pandemic Covid-19 di Puskesmas Tamalate Kota Makassar: Factors that …. Journal of Aafiyah Health …, 4(2), 66–71. http://pasca-umi.ac.id/index.php/jahr/article/view/1552

Hotimah, H., Haeruddin, & Ikhram Hardi. (2021). Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Stunting pada Balita di Desa Bonto Langkasa Selatan Kabupaten Gowa. Window of Public Health Journal, 2(5), 1295–1305. https://doi.org/10.33096/woph.v2i3.485

Muchlis, N., Haeruddin, & Susanti, N. (2022). Pola Pengembangan Sumber Daya Manusia dalam Penanganan Stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Maiwa sebagai Lokasi Khusus Stunting Kabupaten Enrekang. Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes, 13(1), 180–185.

Riky Ristanto Gari, Rezky Aulia Yusuf, Reza Aril Ahri, Sitti Patimah, & Haeruddin. (2021). The Overview of Health Protocols for Preventing and Controlling of COVID-19 ; A Qualitative Exploration from Rural Area in Indonesia. Indian Journal of Forensic Medicine & Toxicology, 16(1), 994–1004. https://doi.org/10.37506/ijfmt.v16i1.17624

Rizqah, S. F., Yusuf, R. A., Haeruddin, Ahri, R. A., & Rizki, A. A. (2022). The Association of Knowledge, Attitudes and Beliefs with the Compliance of Face Masks Utilization during COVID-19 Outbreak; an Overview from a Rural District in Indonesia|. International Academic Research Journal of Internal Medicine & Public Health, 03(August). https://doi.org/10.47310/iarjimph.2021.v02i05.014

Wulan Cahya Rahmatika, Yudho Bawono, R. R. (2022). Cuci Tangan Pakai Sabun Sebagai Upaya Pencegahan Stunting Di Desa Tanjungan Kecamatan Kamal Kabupaten Bangkalan. Prosiding Seminar Nasional Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 74–83.

Downloads

Published

2025-01-30

How to Cite

Haeruddin, H., Ahri, R. A., & Radjulaeni, N. A. A. . (2025). Percepatan Penurunan Stunting Melalui Inovasi Dukcapil Menyapa: Accelerating Stunting Reduction Through Dukcapil Menyapa Innovation. Journal of Aafiyah Health Research (JAHR), 6(1), 277–284. https://doi.org/10.52103/jahr.v6i1.1979

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)

<< < 1 2 3 4 5 6 > >>