Mutu Pelayanan Rawat Inap dengan Metode Importance Performance Analysis di RSUD Karel Sadsuitubun Kabupaten Maluku Tenggara
Quality of Inpatient Services with Importance Performance Analysis Method at RSUD Karel Sadsuitubun, Southeast Maluku Regency
DOI:
https://doi.org/10.52103/jahr.v6i1.2008Keywords:
Mutu Pelayanan, Importance Performance Analysis, RSUD Karel SadsuitubunAbstract
ABSTRAK
Latar Belakang: Tingkat kepuasaan pelayanan sangat dipengaruhi oleh mutu suatu produk (baik berupa barang maupun jasa). Pengukuran tingkat kepuasan atau suatu produk sangat erat hubungannya dengan mutu produk tersebut. Pelanggan puas akan membeli lebih banyak dan lebih sering, mereka yang akan merekomendasikan kepada kerabat dan teman-teman nya. Selain itu pasien yang merasa puas akan mematuhi pengobatan dan mau datang berobat kembali.
Tujuan: Untuk menganalisis mutu pelayanan rawat inap dengan metode importance performance analysis di RSUD Karel Sadsuitubun Kabupaten Maluku Tenggara.
Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif kuantitatif. Penelitian ini dilaksanakan di instalasi rawat inap, ruangan bedah RSUD Karel Sadsuitubun Kabupaten Maluku Tenggara pada bulan Oktober – November 2024. Pada penelitian ini digunakan analisis univariat dan bivariat.
Hasil: 1) Tingkat persepsi pasien rendah terhadap atribut dimensi mutu pelayanan tangibles yaitu kebersihan, kerapian, dan kenyamanan ruangan dan tingkat persepsi pasien tinggi terhadap atribut dimensi mutu pelayanan reliability yaitu ketepatan waktu pelayanan pemberian makan; 2) Rata-rata skor tingkat persepsi dan harapan seluruh atribut dimensi mutu pelayanan digunakan sebagai dasar untuk menyusun diagram. Sedangkan rata-rata nilai harapan dan nilai persepsi tiap atribut dimensi mutu pelayanan digunakan untuk menetukan posisi dari masing-masing atribut dimensi mutu pelayanan dalam diagram; 3) Atribut-atribut dimensi mutu pelayanan reliability, responsiveness, assurance, empathy, dan tangibles tersebar ke dalam 4 kuadran pada diagram. Dimana sebagian besar atribut dimensi mutu pelayanan terletak pada kuadran B yaitu, tujuh atribut terletak pada kuadran A, delapan belas atribut terletak pada kuadran B, empat atribut terletak pada kuadran C, dan tiga atribut terletak pada kuadran D; 4) Mutu pelayanan rawat inap yang dapat dilakukan adalah dengan mempertahankan performance (kinerja) layanan kesehatan tanpa mengabaikan atribut lainnya yang berada di kuadran A, C, dan D.
ABSTRACT
Background: The level of service satisfaction is strongly influenced by the quality of a product (both in the form of goods and services). Measuring the level of satisfaction or a product is closely related to the quality of the product. Satisfied customers will buy more and more often, those who will recommend to their relatives and friends. In addition, satisfied patients will adhere to treatment and want to come back for treatment.
Objective: To analyze the quality of inpatient services with the importance performance analysis method at RSUD Karel Sadsuitubun, Southeast Maluku Regency.
Method: This study used a quantitative descriptive research design. This research was conducted in the inpatient installation, surgical room of the Karel Sadsuitubun Hospital, Southeast Maluku Regency in October - November 2024. This study used univariate and bivariate analysis.
Results: 1) The level of patient perception is low on the attributes of the tangibles service quality dimension, namely cleanliness, neatness, and comfort of the room and the level of patient perception is high on the attributes of the reliability service quality dimension, namely the timeliness of feeding services; 2) The average score of the level of perception and expectation of all attributes of service quality dimensions is used as the basis for compiling the diagram. While the average expectation value and perception value of each service quality dimension attribute is used to determine the position of each service quality dimension attribute in the diagram; 3) The service quality dimension attributes of reliability, responsiveness, assurance, empathy, and tangibles are spread into 4 quadrants on the diagram. Where most of the service quality dimension attributes are located in quadrant B, namely, seven attributes are located in quadrant A, eighteen attributes are located in quadrant B, four attributes are located in quadrant C, and three attributes are located in quadrant D; 4) The quality of inpatient services that can be done is to maintain the performance of health services without ignoring other attributes that are in quadrants A, C, and D.
References
Ahmad Fachrurrozi, D. A. (2023). Strategi Peningkatan Mutu Pelayanan Kesehatan Di Rumah Sakit: Systematic Literature Review. Vol.2, No.1 April 2023, 2, 124-134.
Andi Sulfiah, M. A. (2020). Kualitas Pelayanan Rawat Inap Rumah Sakit Umum Batara Siang Kabupaten Pangkep. Volume 1, Nomor 2, Oktober 2020, 1, 470-482.
Ariella Pasalli, A. A. (2021). Hubungan Mutu Pelayanan Kesehatan dengan Kepuasan Pasien di Rumah Sakit Fatima Makale di Era New Normal. Vol. 4, No. 1, Juni 2021, 4, 14-19.
Aditama, T. Y. 2018. Manajemen Administrasi Rumah Sakit: Edisi Kedua. Jakarta: Universitas Indonesia Press
Azwar, Azrul. 2016. Pengantar Administrasi Kesehatan, Edisi II. Jakarta: PT Bina Rupa Aksara
Asmita, Putri. 2018. Analisis Pengaruh Persepsi Pasien Tentang Mutu Pelayanan Dokter Terhadap Loyalitas Pasien Di Poliklinik Umum Instalasi Rawat Jalan Rumah Sakit Panti Wilasa Citarum Semarang Tahun 2018
Dewi Agustina, L. N. (2023). Strategi Peningkatan Mutu Pelayanan Kesehatan Di Rumah Sakit. Vol. 1 No. 3 Agustus 2023, 1, 64-70.
Depkes RI. 2003. Keputusan Menkes RI Nomor: 560/MENKES/SK/IV/2003. Jakarta: Depkes RI
Depkes, 2003. Statistik Rumah Sakit di Indonesia: Seri 1 Kegiatan Pelayanan. Jakarta: Direktorat Pelayanan Medik
Engryne Nindi, O. K. (2018). Hubungan antara Pelayanan Keperawatan dengan Kepuasan Pasien di Ruang Rawat Inap RSUD Karel Sadsuitubun Langgur Kabupaten Maluku Tenggara. Journal Of Community & Emergency, Volume 6 Nomor 2 Agustus 2018, 6, 110-115.
Eka Nurcahyanti, H. S. (2017). Studi Hubungan Antara Mutu Pelayanan Kesehatan Dengan Kepuasan Pasien Di Unit Pelayanan Rawat Inap Rumah Sakit Umum Daerah Bhakti Dharma Husada Kota Surabaya. Vol. 3 No. 1, April 2017, 3, 15-30
Ihsanul Maarif, H. S. (2023). Hubungan Kualitas Layanan Dengan Kepuasan Pasien. h (JMCH) 2023. Vol. 4, No. 2., 4, 79-88.
Koentjoro, Tjahjono. 2017. Regulasi Kesehatan di Indonesia. Yogyakarta: Andi Offset
Kelmanutu, L. S. (2014). Dimensi Mutu Pelayanan Pada Unit Rawat Inap Rumah Sakit Umum Daerah Karel Sadsuitubun Langgur Kabupaten Maluku Tenggara. JURNAL MKMI, Desember 2013, 221-229.
Layli, R. (2022). Pengaruh Mutu Pelayanan_Kesehatan dengan Kepuasan Pasien Rawat Inap di Rumah Sakit : Literature Review. Volume 6 Nomor 2 Tahun 2022, 6, 12746-12752.
Maryana, M. C. (2022). Hubungan Aspek Kualitas Pelayanan Dengan Kepuasan Pasien Rawat Inap. Vol.5 No.2 Januari 2022, 5, 106-111.
Munaryo, 2018. Analisis Pengaruh Persepsi Mutu Pelayanan Rawat Inap Terhadap Minat Pemanfaatan Ulang di RSUD Kab. Brebes Tahun 2018.
Muninjaya, G. A. 2014. Manajemen Kesehatan: Edisi Kedua. Jakarta: EGC
Nurul Alrahmi, *. S. (2023). Pengaruh Kualitas Pelayanan Terhadap Loyalitas Melalui Kepuasan Pada Pasien Rawat Inap Di RSUD Labuang Baji Makassar. Journal of Muslim Community Health (JMCH) 2023. Vol. 4, No. 2. Page 126-140, 4, 126-140.
Pohan, I. S. 2014. Jaminan Mutu Layanan Kesehatan, Dasar-dasar Pengertian dan Penerapan. Jakarta: EGC
Resta Dinamika Chandra B, A. R. (2023). Strategi Manajemen Membangun Kualitas Pelayanan. Jurnal Ilmiah Nasional Vol. 5 No. 2 Tahun 2023, 5, 34-37.
Sinambela, U. B. M. (2021). Hubungan motivasi kerja terhadap kinerja perawat rawat inap di RSUD Muhammad Sani Kabupaten Karimun tahun 2021 (Doctoral dissertation, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara).
Supranto, J. 2017. “Pengukuran Tingkat Kepuasan Pelanggan Termasuk Analisis Tingkat Kepentingan dan Kinerja” Manajemen Usahawan No.05 Tahun XXVI
Supranto, Johanes. 2017. Pengukuran Tingkat Kepuasan Pelanggan Untuk Menaikkan Pangsa Pasar. Jakarta: Rineka Cipta
Supriyanto. 2016. Manajemen Mutu. Surabaya: Program Studi Administrasi dan Kebijakan Kesehatan, Program Pasca Sarjana UNAIR
Supriyanto. 2016. Manajemen Pemasaran: Jasa Pelayanan Kesehatan. Surabaya: Bagian Administrasi Kebijakan Kesehatan FKM UNAIR
Tjiptono, Fandy. 2015. Total Quality Service. Yogyakarta: Andi Offset
Tjiptono, Fandy. 2015. Pemasaran Jasa. Jawa Timur: Bayumedia Publishing
Undang-Undang RI Nomor 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan, Bandung: Fokusmedia
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit. Jakarta:Sekretariat Negara RI
Wijono, Djoko. 2018. Manajemen Mutu Pelayanan Kesehatan: Volume 1. Surabaya: Airlangga University Press
Wijono, Djoko. 2018. Manajemen Mutu Pelayanan Kesehatan: Volume 2. Surabaya: Airlangga University Press
Wijono, Djoko. 2018. Manajemen Mutu Rumah Sakit dan Kepuasan Paisen: Prinsip dan Praktek. Surabaya: Duta Prima Airlangga
Yunlia Vidiarti, D. M. (2023). Strategi Manajemen Peningkatan Mutu Rekam Medis Elektronik Di Rumah Sakit. Vol 2 No. 2 (2023), 2, 102-107.
Zaenal Jafar, Andi Surahman Batara, Arman (2023). Hubungan Kualitas Pelayanan Terhadap Pepuasan Pasien Rawat Inap Di Rumah Sakit Umum Daerah Latemmamala Kabupaten Soppeng. Journal of Muslim Community Health (JMCH) 2023. Vol. 4, No. 2. Page 110-117, 4, 110-117.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Journal of Aafiyah Health Research (JAHR)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.










