Analisis Sumber Daya Manusia Untuk Bidang Administrasi di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Bau-Bau

Human Resource Analysis for Administration at Bau-Bau City Regional General Hospital

Authors

  • Siti Noormadya Siradja Universitas Muslim Indonesia, Makassar, Indonesia
  • Alimin Maidin Universitas Muslim Indonesia, Makassar, Indonesia
  • Arman Arman Universitas Muslim Indonesia, Makassar, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.52103/jahr.v5i1.1795

Keywords:

Rumah Sakit Umum Daerah, Sumber Daya Manusia, Administrasi, Waktu Kerja, Beban Kerja

Abstract

ABSTRAK

Latar belakang: Rumah sakit dalam kegiatan operasionalnya perlu didukung oleh sumber daya manusia (SDM) berkualitas agar dapat memberikan pelayanan kesehatan yang efektif dan efisien. RSUD Kota Bau-Bau dihadapkan dengan keterbatasan SDM salah satunya bagian administrasi yang berimplikasi pada tingginya beban kerja sehinga menyebabkan kinerja belum optimal.

Tujuan: Untuk menganalisis sumber daya manusia di bidang administrasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bau-Bau.

Metode: Penelitian ini merupakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif dan data kuantitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara dan analisis dokumen. Penelitian melibatkan tujuh informan.

Hasil: Staf administrasi di RSUD Kota Bau-Bau bekerja lima hari dalam seminggu dari jam 08.00 hingga 17.00 WITA, dengan total waktu kerja tahunan sebanyak 1768 jam atau 40 jam per minggu setelah mempertimbangkan cuti, pelatihan, dan hari libur. Manajemen menggunakan data ini untuk merencanakan tugas dan kebutuhan sumber daya manusia secara efisien, menjamin penyelesaian tugas tepat waktu tanpa membebani staf. RSUD Kota Bau-Bau juga menerapkan standar beban kerja dan kelonggaran yang efektif dalam administrasi dan pelayanan. Meskipun demikian, RSUD Kota Bau-Bau menghadapi kekurangan signifikan tenaga kerja administrasi yang tidak mencukupi standar beban kerja, sehingga direkomendasikan untuk menambah staf administrasi sesuai standar beban kerja untuk meningkatkan pelayanan optimal.

Kesimpulan: RSUD Kota Bau-Bau dipandang mampu mengelola waktu kerja dan beban kerja staf administrasi, namun dengan beban kerja saat ini, RSUD masih dihadapkan dengan kurangnya tenaga kerja administrasi. Oleh karena itu, perlu adanya penambahan staf dan peningkatan keterampilan serta kolaborasi sehingga mampu meningkatkan kualitas maupun efisiensi dalam pelayanan.

ABSTRACT

Background: Hospitals in their operational activities need to be supported by quality human resources (HR) to provide effective and efficient healthcare services. RSUD Kota Bau-Bau faces human resource limitations, particularly in the administrative department, resulting in high workloads and suboptimal performance.

Objective: To analyze human resources in the administrative field of RSUD Kota Bau-Bau.

Method: The research adopts a qualitative method with a descriptive approach and quantitative data analysis. Data were gathered through interviews and document analysis involving seven informants.

Results: Administrative staff at RSUD Kota Bau-Bau work five days a week from 08:00 to 17:00 WITA, totaling 1768 annual working hours or 40 hours per week, accounting for leave, training, and holidays. Management utilizes this data to plan tasks and human resource needs efficiently, ensuring timely task completion without burdening staff. RSUD Kota Bau-Bau also implements effective workload standards and flexibilities in administration and service. However, the hospital faces a significant shortage of administrative staff, failing to meet workload standards. It is recommended to increase administrative staff according to workload standards to enhance optimal service delivery.

Conclusion: RSUD Kota Bau-Bau manages administrative work hours and workload effectively. Nevertheless, the current workload indicates a shortage of administrative personnel. Therefore, additional staffing and skill enhancement, coupled with collaboration, are essential to improve service quality and efficiency. However, if the goal is purely to imitate beauty standards that are not in accordance with Islamic values, it needs to be considered further. In Islam, maintaining a healthy body is considered important. If the whitening infusion procedure does not harm health, it can be considered more acceptable.

References

Agustina, D., Munawarah, V. R. dan Winda, W. (2023) “Manajemen Strategi Dalam Meningkatkan Mutu Pelayanan Kesehatan Di Rumah Sakit: Literature Review,” Jurnal Kesehatan Tambusai, 4(2), hal. 1008–1016.

Anggareni, S. R., Ardianto, E. T. dan Putra, D. S. H. (2020) “Analisis Kebutuhan Tenaga Kerja Menggunakan Metode WISN di Rumah Sakit PHC Surabaya,” Jurnal Rekam Medik dan Informasi Kesehatan, 1(3), hal. 155–164.

Aprianto, B. dan Zuchri, F. N. (2021) “Implementasi Manajemen Sumber Daya Manusia Kesehatan Di Fasilitas Kesehatan: a Literature Review,” Jurnal Kesehatan Tambusai, 2(3), hal. 160–166. doi: 10.31004/jkt.v2i3.2161.

Apriliana, S. D. dan Nawangsari, E. R. (2021) “Pelatihan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Berbasis Kompetensi,” Forum Ekonomi, 23(4), hal. 804–812. doi: 10.30872/jfor.v23i4. 10155.

Chakraborty, S. B. et al. (2023) Health care administration and management. India: AG Publishing House.

Darmawan, D. et al. (2023) Manajemen Sumber Daya Manusia Era Digital. Jambi: PT. Sonpedia Publishing Indonesia. Tersedia pada: www.sonpedia.com.

Eri Susan (2019) “Manajemen Sumber Daya Manusia Eri Susan 1,” Jurnal Manajemen Pendidikan, 9(2), hal. 952–962.

Fajri, N. et al. (2020) “Analisis Kebutuhan Tenaga Kerja Keperawatan Berbasis Beban Kerja dengan Metode Workload Indicator Staff Need ( WISN ) DI Instalasi Gawat Darurat ( IGD ),” Jurnal Kesehatan, 13(2), hal. 178–189. doi: 10.24252/kesehatan.v13i2.16304.

Firdaus, R. (2019) “Efektivitas Pelayanan Administrasi Di Rumah Sakit Umum Daerah (Rsud) I Lagaligo Kabupaten Luwu Timur,” Journal I La Galigo| Public Administration Journal, Vol 2(2), hal. 61–71. Tersedia pada:

http://www.ojs.unanda.ac.id/index.php/ilagaligo/article/view/274.

Hendrisman et al. (2021) “Analisis Manajemen Pemeliharaan Sarana dan Prasarana di Rumah Sakit Umum Daerah Rokan Hulu,” Jurnal Kesehatan Komunitas, 7(1), hal. 45–56. Tersedia pada: https://jurnal.htp.ac.id/index.php/keskom/article/view/638/301.

Kartikasari, D. (2019) Administrasi Rumah Sakit. Diedit oleh I. T. R. dan T. R. A. Malang: Wineka Media. Tersedia pada: http://fik.um.ac.id/wp-content/uploads/2020/10/3.-ADMINISTRASI-RUMAH-SAKIT.pdf.

Kristanti, D. et al. (2023) Manajemen Sumber Daya Manusia Manajemen Sumber Daya Manusia, Edisi Revisi Jakarta: Bumi Aksara. Tersedia pada: https://books.google.com/books?hl=en&lr=&id=e2ppEAAAQBAJ&oi=fnd&pg=PA1&dq=manajemen+pengetahuan&ots=gV368HYlR3&sig=ugm1Twmq-r6Ya9ITLRHYA6ieJi0.

Lette, A. R. (2020) “Jumlah dan Kebutuhan Sumber Daya Manusia Kesehatan di Fasilitas Kesehatan Kota Kupang,” Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia, 7(2), hal. 9–14.

Mathar, I. (2022) “Analisis Kebutuhan SDM Kesehatan Berdasarkan Metode WISN (Workload Indicator Staffing Need) di Unit Kerja Rekam Medis RSUD Kota Madiun,” Jurnal Rekam Medis Dan Informasi Kesehatan Indonesia, 02, hal. 38–48.

Melati Hutauruk, P. dan Br Gurning, M. M. (2020) “Analisis Kebutuhan Sumber Daya Manusia Terhadap Beban Kerja Di Bagian Rekam Medis Menggunakan Metode (Work Load Indicator Staffing Need) Di Rumah Sakit Umum Permatabunda Medan Tahun 2019,” Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda (JIPIKI), 5(2), hal. 187–199. doi: 10.52943/jipiki.v5i2.406.

Moleong, L. J. (2018). Metodologi Penelitian Kualitatif. PT. Rosdakarya.

Negero, M. G., Sibbritt, D. dan Dawson, A. (2021) “How can human resources for health interventions contribute to sexual, reproductive, maternal, and newborn healthcare quality across the continuum in low- and lower-middle-income countries? A systematic review,” Human Resources for Health, 19(1), hal. 1–28. doi: 10.1186/s12960-021-00601-3.

Nuraini (2021) “Strategi Kebijakan Kepala Rumah Sakit Dalam Meningkatkan Prestasi Kerja Karyawan (Studi Pada Rumah Sakit Tk IV IM 07.01),” Kajian Administrasi Negara: Riset dan Pengabdian, 01(01), hal. 1–8. Tersedia pada: https://journal.stianasional.ac.id/administrasi/administrasi.

Perwita, F. D., Sandra, C. dan Hartanti, R. I. (2020) “The Pengaruh Pelayanan Prima Terhadap Kepuasan Pasien di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit Daerah Kalisat Kabupaten Jember,” Jurnal Ikesma, 16(1), hal. 27. doi: 10.19184/ikesma.v16i1.16925.

Purwaningsih, E. et al. (2021) Administrasi dan Kebijakan Kesehatan untuk Kesehatan Masyarakat. Bandung: CV. Media Sains Indonesia.

Safariningsih, R. T. H., Rizan, M. dan Handaru, A. W. (2023) Manajemen Sumber Daya Manusia Pada Sektor Kesehatan Penerbit Cv.Eureka Media Aksara. Purbalingga: Eureka Media Aksara. Tersedia pada: https://repository.penerbiteureka.com/publications/559535/manajemen-sumber-daya-manusia-pada-sektor-kesehatan.

Samsudin (2021) “Pengaruh Pelayanan Administrasi Terhadap KepuasanPasienDi RSUD.Pasar Rebo,” Jurnal Ekonomi, Manajemen, Bisnis, dan Sosial (EMBISS), 1(4), hal. 397–398.

Shofiah, R., Prihatini, D. dan Viphindrartin, S. (2019) “Perencanaan Sumber Daya Manusia Kesehatan (Sdmk) Puskesmas Di Kabupaten Jember,” Bisma, 13(3), hal. 181. doi: 10.19184/bisma.v13i3.11633.

Syahdilla, I. dan Susilawati (2023) “Analisis distribusi sumber daya manusia kesehatan berdasarkan standar ketenagaan Puskesmas di Kabupaten Deli Serdang,” Jurnal SAGO Gizi dan Kesehatan, 4(2), hal. 299–306. doi: 10.30867/gikes.v4i2.1267.

Syahrial, A. et al. (2022) “Analisis Kebutuhan Sumber Daya Manusia dan Kualitas Pelayanan Farmasi di RS Amira Purwakart,” Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia, 7(1). doi: http://dx.doi.org/10.36418/ Syntax-Literate.v7i1.6004.

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Pendidikan : Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Taswin et al. (2023) “Konsep Dasar Manajemen SDM Kesehatan,” in Manajemen SDM Kesehatan. Yayaysan Kita Menulis, hal. 1–10.

Tiara, I. dan Febrianti, D. (2022) “Analisis Manajemen Sumber Daya Manusia Kesehatan Terhadap Kualitas Pelayanan Kesehatan di Indonesia,” hal. 0–15. doi: 10.13140/RG.2.2.23742.82242.

Wangi, N. W. S., Agusdin, A. dan Nurmayanti, S. (2019) “Analisis Perencanaan Sumber Daya Manusia (Sdm) Kesehatan Puskesmas Dengan Metode Workload Indicators of Staffing Needs (Wisn) Di Kabupaten Lombok Barat,” Jurnal Kedokteran, 5(1), hal. 108. doi: 10.36679/kedokteran.v5i1.134.

Wanri, A., Rahayu, S. dan Trigono, A. (2018) “Analisis Kebutuhan Tenaga Administrasi Berdasarkan Beban Kerja Dengan Teknik Work Sampling Menggunakan Metode WISN Dalam Rangka Meningkatkan Mutu Pelayanan Unit Rawat Jalan Rs. Dr. Bratanata Jambi Tahun 2018,” Jurnal Kesmas Jambi, 2(2), hal. 20–32. doi: 10.22437/jkmj.v2i2.6551.

Downloads

Published

2024-08-02

How to Cite

Siradja, S. N., Maidin, A., & Arman, A. (2024). Analisis Sumber Daya Manusia Untuk Bidang Administrasi di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Bau-Bau: Human Resource Analysis for Administration at Bau-Bau City Regional General Hospital. Journal of Aafiyah Health Research (JAHR), 5(1), 335–349. https://doi.org/10.52103/jahr.v5i1.1795

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>