Pengaruh Aktifitas Jalan Pagi Terhadap Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi Di Pusat Pelayanan Sosial Lanjut Usia Mappakasunggu Pare-Pare
DOI:
https://doi.org/10.52103/jahr.v1i2.283Keywords:
Morning Walk, Elderly, HipertentionAbstract
Latar Belakang: Hipertensi adalah suatu keadaan dimana tekanan sistol dan diastol mengalami kenaikan yang melebihi batas normal tekanan (tekanan sistol diatas 140 mmHg dan diastol diatas 90 mmHg). Profil Dinas kesehatan provinsi Sulawesi Selatan pada tahun 2017, tekanan darah tinggi atau hipertensi di Sulawesi Selatan dengan kasus tertinggi, yaitu di kabupaten Selayar 32,49%, kabupaten Soppeng 24,92% dan Takalar 14,82%. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh aktivitas jalan pagi terhadap tekanan darah pada penderita hipertensi di Pusat Pelayanan Sosial Lanjut Usia (PPSLU) Mappakasunggu Pare-Pare. Metode: Desain penelitian pre-experiment menggunakan one group pre-post test design dengan teknik purposive sampling. Analisa data diperoleh dengan observasi. Setelah data terkumpul dilakukan pemeriksaan kelengkapan dan pengolahan data, kemudian dilakukan analisis data univariat pada tiap-tiap variabel serta analisis bivariat untuk mengetahui pengaruh variabel independen (aktivitas jalan pagi) terhadap variabel dependen (hipertensi) dengan menggunakan uji statistik wilcoxon. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan dari 20 responden sebelum dilakukan aktivitas jalan pagi terdapat 12 reponden (60,0%) tekanan darah sistol 140 mmHg dan 15 responden (75,0%) tekanan darah diastol 90 mmHg. Setelah dilakukan aktivitas jalan pagi terdapat 9 responden (45,0%) pada tekanan darah sistol 140 mmHg dan 8 responden (40,0%) tekanan darah diastol antara 80 dan 90 mmHg. Hasil analisa data diperoleh p=0.020 (<0.05>). Kesimpulan: Jalan pagi selama 30 menit dengan frekuensi 4 kali dalam seminggu sangat berpengaruh terhadap menurunnya tekanan darah sistolik dan diastolik pada lansia penderita hipertensi. Saran: diharapkan dapat menambah ilmu pengetahuan khususnya di bidang keperawatan gerontik.
References
Adam, L. (2019). Determinan hipertensi pada lanjut usia. 1(2), 82–89.
Anastasya, A. G., Nelwan, J. E., & Wariki, W. M. (2018). Kejadian Hipertensi Dan Riwayat Keluarga Menderita Hipertensi Di Puskesmas Paceda Kota Bitung. Jurnal KESMAS Vol. 7 No. 5 , 1-5.
Aspani Yuli Reny. (2014). Buku Ajar Keperawatan Gerontik Aplikasi NANDA NIC DAN NOC Jilid 1. (T. A. Maftuhin, Ed.) (1st ed.). Jakarta: TIM.
Azizah, L. M. (2011). Keperawatan Lanjut Usia. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Azmi, N., Karim, D., & Nauli, F. A. (2014). Gambaran Kualitas Hidup Lansia Dengan Hipertensi Di Wilayah Kerja Puskesmas Sidomulyo Kecamatan Tampan Pekanbaru, 439–448.
Bustan, M. N. (2015). Manajemen Pengendalian Penyakit Tidak Menular. Jakarta: PT RINEKA CIPTA.
Dewi, I. G. (2019). Aktivitas Fisik Masyarakat Urban di Jakarta Selatan. Hasanuddin Journal of Midwifery, Volume 1(Issue 1).
Harahap, R. A., Rochadi, R. K., & Sarumpaet, S. (2017). Pengaruh Aktivitas Fisik Terhadap Kejadian Hipertensi Pada Laki-laki Dewasa Awal (18-40 Tahun) Di Wilayah Puskesmas Bromo Medan Tahun 2017. Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran, dan Ilmu Kesehatan Vol. 1, No. 2 , 68-73.
Iswahyuni, S. (2017). Hubungan Antara Aktifitas Fisik Dan Hipertensi Pada Lansia. PROFESI, Volume 14, Nomor 2 , 1-4.
Karim, N. A., Onibala, F., & Kallo, V. (2018). Hubungan Aktivitas Fisik Dengan Derajat Hipertensi Pada Pasien Rawat Jalan Di Wilayah Kerja Puskesmas Tagulandang Kabupaten Sitaro, 6, 1–6.
Kementrian Kesehatan RI. 2019. Riset Kesehatan Dasar. Jakarta: Kemenkes RI. Diakses pada tanggal 10 Juni 2020 dari http://p2ptm.kemkes.go.id/kegiatan-p2ptm/pusat-/hari-hipertensi-dunia-2019-know-your-number-kendalikan-tekanan-darahmu-dengan-cerdik
Larasiska, A., & Priyantari, W. (2017). Menurunkan Tekanan Darah dengan Cara Mudah pada Lansia, 1(2), 55–63.
Longo, D. (2012). Harrison’s Principles of Internal Medicine. USA: McGraw Hill.
Manuntung, A. (2018). Terapi Perilaku Kognitif Pada Pasien Hipertensi. Yogyakarta: Wineka Media.
Musfirah, & Masriadi. (2019). Analysis of Risk Factor Relation With Hypertension Occurrence At Work Area of Takalala, 2(2), 94–102.
Oktaviana, D., & Yusuf, R. A. (2021). The Effect of Health Education Based on the Health Belief Model about Pap Smear Test on Women in Rural District Indonesia. Medico Legal Update, 21(2), 7-12.
Puspitasari, D. I., Hannan, M., & Chindy, L. D. (2017). Pengaruh Jalan Pagi Terhadap Perubahan Tekanan Darah Pada Lanjut Usia Dengan Hipertensi Di Desa Kalianget Timur Kecamatan Kalianget Kabupaten Sumenep, 5(2), 169–177.
Redaksi. (2010). Sehat Dan Bugar DI Usia Lanjut. Yogyakarta: Banyu Media.
Rahadiyanti, L. (2013). Hubungan Kebiasaan Berolahraga Jalan Kaki Dengan Kontrol Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi. Jakarta: Universitas Negeri Islam Syarif Hidayatullah
Santoso, D. (2010). Membonsa Hipertensi. Surabaya: Jaring Pena.
Saputra, L. (2013). Pengantar Kebutuhan Dasar Manusia. Tangerang selatan: Binarupa Aksara.
Sari, A. (2018). Pengaruh Aktivitas Fisik Jalan Pagi Terhadap Tingkat Hipertensi Lansia Di Dusun Biru Trihanggo Gamping Sleman. Jurnal Unisa.
Shadine, M. (2010). Mengenal Penyakit Hiperetnsi, Diabetes,Stroke dan Serangan Jantung. Keenbooks.
Solon, M., Linggi, E., Siki, S., & Toding, S. (2019). Pengaruh Latihan Jalan Cepat Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi Di Puskesmas Jongaya Makassar, VIII(March 2018), 221–230.
Surbakti, S. (2014). Pengaruh Latihan Jalan Kaki 30 Menit Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Pasien Penderita Hipertensi Di Rumah Sakit Umum Kabanjahe. JURNAL Pengabdian Kepada Masyarakat Vo. 20 Nomor 77, 1-13.
Sunaryo, Wijayanti, R., Kuhu, M. M., Sumedi, T., Widayanti, E. D., Sukrillah, U. A., Kusmawati, A. (2016). Asuhan Keperawatan Gerontik. Yogyakarta: CV. Andi Offset.
Syadiyah, H. (2018). Keperawatan Lanjut Usia. Sidoarjo: Pindomedika Pustaka.
Utami, G. T., Utomo, W., & Riolita, M. (2016). Analisis tekanan darah lansia yang melakukan kegiatan olahraga jalan pagi, 6(1).
Wijaya, A. S., & Putri, Y. M. (2013). Keperawatan Medikal Bedah I Keperawatan Dewasa teori dan Contoh Askep. Yogyakarta: Nuha Medika.
Yusuf, R. A., Mont, D. F., Lin, W. H., & Chen, H. J. (2021). Adolescents’ Physical Activity and the Association With Perceived Social Support of Parents and Peers in Indonesia. Asia Pacific Journal of Public Health, 1010539521997255.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2020 Journal of Aafiyah Health Research (JAHR)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.










