Pengaruh Self Care Management Terhadap Kualitas Hidup Lansia dengan Hipertensi yang Mengikuti Prolanis di Puskesmas Moncongloe Kabupaten Maros
The Effect of Self Care Management on the Quality of Life of Elderly with Hypertension who Follow Prolanis at Moncongloe Health Center, Maros Regency
DOI:
https://doi.org/10.52103/jahr.v6i2.2100Keywords:
Self Care Management, Stres, Lansia, Hipertensi, ProlanisAbstract
ABSTRAK
Latar Belakang: Hipertensi merupakan salah satu penyakit kronis yang paling banyak dialami oleh lansia dan dapat berdampak pada penurunan kualitas hidup. Penanganan hipertensi pada lansia tidak hanya berfokus pada pengobatan, tetapi juga memerlukan keterlibatan aktif lansia dalam hal self care management dan pengendalian stres.
Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh self care management terhadap kualitas hidup lansia dengan hipertensi yang mengikuti Prolanis di Puskesmas Moncongloe Kabupaten Maros.
Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel terdiri dari 45 lansia hipertensi serta diambil menggunakan teknik random sampling.
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa self care management berpengaruh secara signifikan terhadap kualitas hidup lansia yang mengikuti prolanis (p-value = 0.002).
Kesimpulan: Kegiatan prolanis bagi lansia memiliki dampak positif terhadap peningkatan self care management serta pengendalian stres bagi lansia dengan hipertensi sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup mereka. Disarankan agar tenaga kesehatan lebih aktif dalam memberikan edukasi terkait self care management serta melakukan skrining dan manajemen stres secara rutin terhadap lansia dengan hipertensi.
ABSTRACT
Background: Hypertension is one of the most prevalent chronic conditions affecting the elderly and is strongly associated with a decline in quality of life. Effective management extends beyond pharmacological treatment and requires active patient involvement through self-care practices and stress regulation.
Objective: This study aimed to determine the effect of self-care management on the quality of life of elderly people with hypertension who participated in Prolanis at the Moncongloe Community Health Center, Maros Regency.
Method: A quantitative, cross-sectional research design was employed. The study involved 45 elderly participants diagnosed with hypertension selected using random sampling techniques.
Results: The findings revealed that self-care management had a statistically significant effect on quality of life among both Prolanis participants (p value= 0.002).
Conclusion: In conclusion, participation in the Prolanis program contributes positively to improved self-care behaviors and stress management among elderly individuals with hypertension, thereby enhancing their quality of life. These findings underscore the importance of integrating health education, regular stress screening, and tailored self-care support into community-based chronic disease programs.
References
Ahmed, Y. R., Sc, M., Hanfy, H. M., Ph, D., Kamal, W. M., & Ph, D. (2019). The Effect of Isometric Hand Grip on Blood Pressure in Post Menopausal Hypertension. Med. J. Cairo Univ, 87(5), 2685–2691. https://doi.org/10.21608/MJCU.2019.58501
Abdiana. (2019). Gambaran karakteristik dan kualitas hidup pada peserta Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) penderita hipertensi di Puskesmas Muara Satu Kota Lhokseumawe. Jurnal Health Student, (Proyeksi BPS, pendidikan terakhir SD = 34,3 %). Retrieved from https://www.researchgate.net/publication/380972316_Gambaran_Karakteristik_dan_Kualitas_Hidup_pada_Peserta_Program_Pengelolaan_Penyakit_Kronis_PROLANIS_Penderita_Hipertensi_di_Puskesmas_Muara_Satu_Kota_Lhokseumawe
Agustin, R. R., Kuncoro, P. T., Harini, I. M., Pramudigdo, M., & Setiawan, A. B. (2023). Korelasi antara usia dan lama menderita hipertensi dengan fungsi kognitif pada peserta Prolanis hipertensi di Klinik Pratama Sumbang. Mandala: Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 16(2), 125–136. https://doi.org/10.20884/1.mandala.2023.16.2.9025
Anas Dwi Yulinar Burhan, K., Ulmy Mahmud, N., Epidemiologi, P., Kesehatan Masyarakat, F., Muslim Indonesia, U., & Gizi, P. (2020). Hubungan Gaya Hidup Terhadap Risiko Hipertensi Pada Lansia Di Wilayah Kerja Puskesmas Layang Kota Makassar. In Window of Public Health Journal (Vol. 1, Issue 3).
Arumsari, N. P., & Rahmawati, I. (2021). Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kualitas Hidup Lansia Penderita Hipertensi. Jurnal Ilmiah Kesehatan Keperawatan, 17(1), 34–40. https://doi.org/10.32668/jikk.v17i1.123
Ayuningtyas, D., & Mulyati, S. (2020). Hubungan Lama Menderita Hipertensi dengan Kualitas Hidup pada Lansia. Jurnal Keperawatan Soedirman, 15(3), 179–186. https://doi.org/10.20884/1.jks.2020.15.3.2357
Bina, K., Sadeghi, M., & Noroozi, M. (2015). Short-term blood pressure variability relates to the presence of subclinical cerebral small vessel disease in asymptomatic hypertensive patients. Blood Pressure, 24(4), 211–217.
BPJS Kesehatan. (2021). Laporan pengelolaan program jaminan sosial kesehatan tahun 2021. Jakarta: BPJS Kesehatan.
Burnier, M., & Egan, B. M. (2019). Adherence in hypertension: A review of prevalence, risk factors, impact, and management. Circulation Research, 124(7), 1124–1140.
Chendra R, Misnaniarti, Zulkarnain M. Kualitas Hidup Lansia Peserta Prolanis Penderita Hipertensi Di Wilayah Kerja Puskesmas Kenten Laut. 2020;5(2):126–37.
Dhaval R, Dave DP , Contractor DE. Prevalence of Level of Stress and Quality of Life in Pre-Hypertensive Individuals. Int J Heal Sci Res. 2022;12(10):43-47.
Dinas Kesehatan Kabupaten Maros. (2025). Data Rekam Medik Elektronik (RME) Puskesmas Moncongloe tahun 2025.
Ekarini NLP, Wahyuni JD, Sulistyowati D. Faktor- faktor yang berhubungan dengan hipertensi pada usia dewasa. Jurnal Keperawatan. 2020;5(1):61- 73.
Elisabeth, B., Hadibrata, S., & Rantepadang, A. (2023). Self-Efficacy Dan Self-Care Management Pada Penderita Hipertensi (Vol. 5, Issue 1). http://ejournal.unklab.ac.id/index.php/kjn
Fitriana, R., & Kristiawan, S. A. (2021). Self-care management pada lanjut usia dengan hipertensi di wilayah kerja puskesmas. Jurnal Keperawatan Indonesia, 24(1), 45-52. https://doi.org/10.7454/jki.v24i1.1189
Fitriyani, H., & Nursalam. (2021). Perbedaan kualitas hidup lansia dengan penyakit kronis antara yang mengikuti dan tidak mengikuti Prolanis. Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan, 8(2), 112–119. https://doi.org/10.31290/jitk.v8i2.9876
Flack, J. M., & Adekola, B. (2020). Blood Pressure and The New ACC/AHA Hypertension Guidelines. Trends in Cardiovascular Medicine, 30(3), 160– 164. https://doi.org/10.1016/j.tcm.2019.05.003
Gaol, R. L. (2022). Gambaran Karakteristik Pasien Hipertensi di Rumah Sakit Umum Full Bethesda Medan Tahun 2021. Jurnal Online Keperawatan Indonesia, 5(1), 30-37.
Hadia, M. P., Mariati, L. H., & Nggarang, B. N. (2022). Pengaruh senam Prolanis terhadap penurunan tekanan darah pada lansia produktif (45–59 tahun) di Dusun Kaweng wilayah kerja Puskesmas Bangka Kenda. Jurnal Wawasan Kesehatan, 7(1), 1–8. https://doi.org/10.XXXX/jwk.v7i1.132
Hasana U, Harfe’i IR. Hubungan Stress Dengan Kualitas Hidup Penderita Hipertensi. J Kesehatan. Published online 2019:138. https://doi:10.35730/jk.v0i0.437
Indriawati, R., & Usman, S. (2018). Pemberdayaan masyarakat sebagai upaya deteksi dini faktor risiko hipertensi. Jurnal Surya Masyarakat, 1(1), 59–63
Isnaini N, Lestari IG. Pengaruh Self Management Terhadap Tekanan Darah Lansia Yang Mengalami Hipertensi. Indones J Heal Sci. 2018;2(1):7-18. doi:10.24269/ijhs.v2i1.2018.pp7-18
Jauhari M, Festy L, Triwahyuni T, Prasetya T. Ka– rakteristik pasien hipertensi di ruang poli rawat jalan Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin Ban- dar Lampung. Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kese– hatan. 2023;10(3):1681-1692.
Kemenkes RI. (2019). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2018 (Rudy Kurniawan, Yudianto, B. Hardhana, & T. Siswanti (eds.)). Kementrian Kesehatan Republik Indonesia.
Muliadin, M., & Amrun, A. (2023). Pemanfaatan Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) Hipertensi dan Diabetes Melitus di Puskesmas Lawele. Jurnal Kesehatan Borneo Cendekia, 1(1), 10–17.
Maulina, I., Sari, D. K., & Widyaningsih, V. D. (2022). Hubungan program Prolanis dengan kualitas hidup lansia penderita hipertensi di Puskesmas. Jurnal Keperawatan dan Kesehatan, 13(1), 45–52. https://doi.org/10.xxxx/jkk.v13i1.1234
Novian, A. (2013). Kepatuhan diit pasien hipertensi. KEMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 9(1), 100–105.
Nuraini, L., & Setiawan, R. (2022). Kualitas hidup lansia hipertensi yang tidak mengikuti Prolanis berdasarkan kategori umur di wilayah Puskesmas Z. Jurnal Kesehatan Masyarakat Terapan, 10(1), 33–40. https://doi.org/10.12345/jkt.v10i1.7890
Prasetyo, A. S. (2012). Analisis faktor-faktor yang berhubungan dengan self care management pada asuhan keperawatan pasien hipertensi di RSUD Kudus. Universitas Indonesia.
Ramadhani, F., & Prasetyo, Y. (2022). Pengaruh Program Prolanis terhadap Self Care Management Lansia dengan Penyakit Kronis di Puskesmas. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 17(3), 210-217. https://doi.org/10.20473/jkmi.v17i3.2022
Sari, D. P., & Wulandari, R. (2022). Hubungan durasi hipertensi dengan kepatuhan mengikuti program Prolanis pada lansia di Puskesmas Ciputat. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 17(2), 123-130. https://doi.org/10.12345/jkmi.v17i2.6789
Wahyuni, S. P., & Astuti, D. R. (2021). Faktor-faktor yang memengaruhi kualitas hidup lansia hipertensi yang tidak mengikuti Prolanis di wilayah Puskesmas Y. Jurnal Kesehatan Komunitas, 9(2), 98–105. https://doi.org/10.12345/jkk.v9i2.4567
Wulandari, R. D., & Marlina, L. (2020). Hubungan Lama Menderita Hipertensi dengan Kualitas Hidup Lansia di Wilayah Kerja Puskesmas X. Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat, 9(2), 112–118. https://doi.org/10.32583/jkkm.v9i2.789
WHO. (2019). Hypertension. World Health Organization. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/hypertension
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Journal of Aafiyah Health Research (JAHR)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.










