Hubungan Pendidikan Ibu Balita dengan Kejadian Stunting di Puskesmas Marusu Kabupaten Maros

The Relationship between Education of Mothers of Toddlers with the Incidence of Stunting at Marusu Health Center, Maros Regency

Authors

  • Elis Setiawati Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muslim Indonesia, Makassar, Indonesia
  • Yusriani Yusriani Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muslim Indonesia, Makassar, Indonesia
  • Sumiaty Sumiaty Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muslim Indonesia, Makassar, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.52103/jahr.v6i1.1905

Keywords:

Stunting, Ibu Balita, Pendidikan

Abstract

ABSTRAK

Latar Belakang: Data World Health Organization (WHO) kurang lebih 144 juta anak balita menderita stunting. Indonesia termasuk Negara ketiga dengan prevalensi tertinggi kasus stunting di Regional Asia Tenggara/South-East Asia Regional (SEAR). Puskesmas Marusu prevelensi stunting pada tahun 2022 sebanyak 64 kasus dan pada tahun 2023 yaitu sebanyak 41 kasus, terjadi penurunan sebanyak 23 kasus.

Tujuan: Untuk mengetahui hubungan pendidikan ibu balita terhadap kejadian stunting.

Metode: Desain penelitian adalah Cross Sectional study. Jumlah populasi sebanyak 2231, Adapun tehnik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling yaitu sebanyak 341 responden. Instrument pada penelitian ini kuesioner Analisis data menggunakan uji statistic chi square dengan tingkat kemaknaan 95% (α: 0,05). Penelitian ini dilaksanakan di Puskesmas Marusu Kabupaten Maros pada bulan Agustus-September.

Hasil: Tingkat pendidikan ibu terhadap kejadian stunting memiliki hubungan signifikan (p value=0.000).

ABSTRACT

Background: World Health Organization data approximately 144 million children under five suffer from stunting. Indonesia is among third country with the highest prevalence of stunting cases in the South-East Asia Region (SEAR). Southeast Asia/South-East Asia Regional (SEAR). Marusu Health Center stunting prevalence in 2022 was 64 cases and in 2023 was 41 cases, there was a decrease of 23 cases.

Objective: To determine the relationship between education of mothers of toddlers to the incidence of stunting.

Method: The research design is Cross Sectional study. The total population was 2231, the sampling technique used was purposive sampling, which was 341 respondents. The instrument in this study was a questionnaire. Data analysis used the chi square statistical test with a meaning level of 95% (α: 0.05). This research was conducted at the Marusu Health Center, Maros Regency in August-September.

Results: The level of maternal education on the incidence of stunting has a significant relationship (p value = 0.000).

References

Abas, A. S., & Afrianty Gobel, F. (2021). Faktor Risiko Kejadian Stunting Pada Anak Balita Di Desa Pa’lalakkang Kecamatan Galesong. Original Research Open Access Journal of Aafiyah Health Research, 2(1). https://doi.org/10.52103/jahr.v2i1.523

Agustin, L., & Rahmawati, D. (2021). Hubungan Pendapatan Keluarga dengan Kejadian Stunting. Indonesian Journal of Midwifery (IJM), 4(1), 30. https://doi.org/10.35473/ijm.v4i1.715

Amazihono, I. K., & Harefa, E. M. (2021). Hubungan sosial ekonomi dan karakteristik ibu dengan kejadian stunting pada anak balita. Jurnal Ilmiah PANNMED (Pharmacist, Analyst, Nurse, Nutrition, Midwivery, Environment, Dentist), 16(1), 235–242.

Arini, D., Chabibah, N., & Agustin, M. A. (2020). Analisa Determinan Sosial Demografi Ibu Terhadap Kejadian Stunting pada Anak Usia Toddler di Wilayah Puskesmas Kenjeran Surabaya. Journal Of Health Science (Jurnal Ilmu Kesehatan), 5(1), 1–10. https://doi.org/10.24929/jik.v5i1.934

Asmawati, L. (2023). Pencegahan Stunting melalui Ketahanan Pangan Lokal Banten dan Pengasuhan Digital. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(6), 6915–6926. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i6.5396

Astika, T., Permatasari, E., & Turrahmi, H. (2021). Edukasi Gizi Seimbang bagi Kader Posyandu pada Masa Pandemi Covid-19 sebagai Pencegahan Balita Stunting di Kabupaten Bogor. 2, 67–77.

Amazihono, I. K., & Harefa, E. M. (2021). Hubungan sosial ekonomi dan karakteristik ibu dengan kejadian stunting pada anak balita. Jurnal Ilmiah PANNMED (Pharmacist, Analyst, Nurse, Nutrition, Midwivery, Environment, Dentist), 16(1), 235–242.

Asmawati, L. (2023a). Pencegahan Stunting melalui Ketahanan Pangan Lokal Banten dan Pengasuhan Digital. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(6), 6915–6926.

Asmawati, L. (2023b). Pencegahan Stunting melalui Ketahanan Pangan Lokal Banten dan Pengasuhan Digital. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(6), 6915–6926. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i6.5396

Astika, T., Permatasari, E., & Turrahmi, H. (2021). Edukasi Gizi Seimbang bagi Kader Posyandu pada Masa Pandemi Covid-19 sebagai Pencegahan Balita Stunting di Kabupaten Bogor. 2, 67–77.

Azzahra, D. R. (2024). Hubungan Riwayat Penyakit Infeksi Dengankejadian Stunting Pada Anak Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Natar Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2023. Poltekkes Kemenkes Tanjungkarang.

BPS. (2020). Statistik Telekomunikasi Indonesia. News.Ge, https://news.ge/anakliis-porti-aris-qveynis-momava.

Deviyanti, N. W. S. (2022). Gambaran Pengetahuan, Sikap Dan Perilaku Ibu Dalam Upaya Pencegahan Stunting Di Desa Mengani. Fakultas Kesehatan Program Studi Sarjana Keperawatan Institut Teknologi Dan Kesehatan Bali Denpasar.

Efendy, M. P., & Setiawan, D. (2021). Perancangan Aplikasi Makanan Empat Sehat Lima Sempurna Untuk Mencegah Stunting. JOISIE (Journal Of Information Systems And Informatics Engineering), 5(1), 13–19.

Fauzi, M., Wahyudin, & Aliyah. (2020). Hubungan Tingkat Pendidikan dan Pekerjaan Ibu Balita dengan status gizi balita di Wilayah Kerja Puskesmas X Kabupaten Indramayu. Prosiding Seminar Nasional Kesehatan, 2(1), 13. http://ejurnal.stikesrespati-tsm.ac.id/index.php/semnas/article/view/257

Gobel, F. A. (2021). Faktor Risiko Kejadian Stunting Pada Anak Balita Di Desa Pa’lalakkang Kecamatan Galesong. Journal of Aafiyah Health Research (JAHR), 2(1), 1–12.

Grisella, T. L., Retna, T., & Wahyurianto, Y. (2023). Faktor Dukungan Keluarga dengan Upaya Pencegahan Kejadian Stunting pada Balita di Desa Tunah Wilayah Kerja Puskesmas Wire.Health Journal, 1, 137.https://journal.sciencetechnohealth.com/index.php/JIKK/article/view/20%0Ahttps://journal.sciencetechnohealth.com/index.php/JIKK/article/download/20/13

Hariyani Sulistyoningsih, S., & KM, M. (2020). Hubungan paritas dan pemberian asi eksklusif dengan stunting pada balita (literature review). Jurnal Seminar Nasional, 2(01), 1–8.

Hidayati, N. (2021). Berat badan dan panjang badan lahir meningkatkan kejadian stunting. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 14(1), 8.

Hariyani Sulistyoningsih, S., & KM, M. (2020). Hubungan paritas dan pemberian asi eksklusif dengan stunting pada balita (literature review). Jurnal Seminar Nasional, 2(01), 1–8Hutabarat, E. N. (2022). Permasalahan stunting dan pencegahannya. Journal of Health and Medical Science, 158–163.

Ibrahim, I. A., Alam, S., Adha, A. S., Jayadi, Y. I., & Fadlan, M. (2021). Hubungan Sosial Budaya Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Usia 24-59 Bulan Di Desa Bone-Bone Kecamatan Baraka Kabupaten Enrekang Tahun 2020.

Indah Fitriani, Sumiaty, & Septiyanti. (2023). Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Stunting Balita Usia 12-24 Bulan Di Posyandu Kecamatan Kota Masohi. Window of Public Health, 4(4), 614–620. http://jurnal.fkm.umi.ac.id/index.php/woph/article/view/woph4408

Kemenkes. (2022). Buku Saku Hasil Survey Status Gizi Indonesia (SSGI) Tahun 2022. Kemenkes, 1–154.

Kemenkes RI. (2022). Laporan Eksekutif Perkembangan HIV AIDS dan Penyakit Menular Seksual (PIMS) Triwulan I Tahun 2022. In Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kuswati, A., & Sumedi, T. (2022). Hubungan Pendapatan Keluarga, Jumlah Anggota Keluarga, Terhadap Stanting Pada Balita Umur 24-59 Bulan. Journal of Bionursing, 4(1), 63–69.

Kisnawaty, S. W., Viviandita, J., & Pramitajati, I. (2022). Hubungan Sikap Ibu Balita Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Di Kota Wonogiri. Pontianak Nutrition Journal (PNJ), 5(2), 240. https://doi.org/10.30602/pnj.v5i2.1083.

Mutingah, Z., & Rokhaidah, R. (2021). Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Ibu Dengan Perilaku Pencegahan Stunting Pada Balita. Jurnal Keperawatan Widya Gantari Indonesia, 5(2), 49. https://doi.org/10.52020/jkwgi.v5i2.3172

Najah, S., & Darmawi, D. (2022). Hubungan Faktor Ibu Dengan Kejadian Stunting Di Desa Arongan Kecamatan Kuala Pesisir Kabupaten Nagan Raya. Jurnal Biology Education, 10(1), 45–55.

Najdah, N., & Nurbaya, N. (2021). Inovasi Pelaksanaan Posyandu Selama Masa Pandemi Covid-19: Studi Kualitatif di Wilayah Kerja Puskesmas Campalagian. Jurnal Kesehatan Manarang, 7(Khusus), 67. https://doi.org/10.33490/jkm.v7ikhusus.548

Natalia, V., & Hertati, D. (2023). Analisis Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kejadian Stunting di Kalimantan Tengah Berdasarkan Literature Review. Jurnal Surya Medika, 9(3), 181–189. https://doi.org/10.33084/jsm.v9i3.6487

Nathasa Weisdania Sihite, & Ikeu.T. (2021). Analisis Ketahanan Pangan Dan Karakteristik Rumah Tangga Dengan Kejadian Stunting. AcTion: Aceh Nutrition Journal, 7, 15–2 https://jurnal.poltekkesmamuju.ac.id

Nurmalasari, Y., Anggunan, A., & Febriany, T. W. (2020). Hubungan tingkat pendidikan ibu dan pendapatan keluarga dengan kejadian stunting pada anak usia 6-59 bulan. Jurnal Kebidanan, 6(2), 205–211.

Patimah, S., Darlis, I., Masriadi, M., & Nukman, N. (2021). Upaya pencegahan dan pengendalian penyakit tidak menular berbasis masyarakat melalui kegiatan penyuluhan dan pelatihan. CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(3), 429–436.

Palowa, S. S., Sudirman, A. A., & Febriyona, R. (2023). Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Bulango. Jurnal Kesehatan Tambusai, 4(4), 6606–6615. https://doi.org/10.31004/jkt.v4i4.21210

Rahmawati, F., Anwar, R., & Gizi Poltekkes Kemenkes Banjarmasin, J. (2023a). Hubungan Praktik Pemberian Makan, Ketahanan Pangan dan Akses Informasi dengan Kejadian Stunting The Relationship of Feeding Practices, Food Security and Information Access with Stunting. In Jurnal Riset Pangan dan Gizi (JR-Panzi) (Vol. 5, Issue 2).

Rahmawati, F., Anwar, R., & Gizi Poltekkes Kemenkes Banjarmasin, J. (2023b). Hubungan Praktik Pemberian Makan, Ketahanan Pangan dan Akses Informasi dengan Kejadian Stunting The Relationship of Feeding Practices, Food Security and Information Access with Stunting. In Jurnal Riset Pangan dan Gizi (JR-Panzi) (Vol. 5, Issue 2). https://doi.org/10.31964/jr-panzi.v5i2.106.

Ramdhani, A., Handayani, H., & Setiawan, A. (2020). Hubungan Pengetahuan Ibu Dengan Kejadian Stunting Mother’s Knowledge Relationship With Stunting Events. Seminar Nasional, 28–35.

Resmiati, R. (2021). Efektifitas aplikasi edukasi gizi remaja berbasis android untuk pencegahan stunting. Jurnal Endurance, 6(2), 443–451.

Sihite, N. W., & Tanziha, I. (2021). Faktor-faktor yang mempengaruhi ketahanan pangan rumah tangga di Kota Medan. AcTion: Aceh Nutrition Journal, 6(1), 15. https://doi.org/10.30867/action.v6i1.395

Silalahi, r. R., mardani, p. B., & christanti, m. F. (2019). Peningkatan literasi kesehatan digital bagi ibu-ibu rumah tangga di posyandu flamboyan, bekasi. 413–418.

Siswantoro, H., Siswoyo, H., Nurhayati, N., Tie, D., Afrilia, A. R., Harso, A. D., & Syarif, A. K. (2019). Pengembangan Indeks Mutu Pelayanan Kesehatan Puskesmas. Media Penelitian Dan Pengembangan Kesehatan, 29(3), 269–284. https://doi.org/10.22435/mpk.v29i3.1156.

SSGI. (2021). Buku Saku Hasil Sutdi Status gizi Indonesia. In Kementrian Kesehatan.

SSGI. (2022). BUKU SAKU Hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2022.

Sudargo, T., & Armawi, A. (2019). Sosio Demografi Ketahanan Pangan Keluarga Dalam Hubungannya Dengan Kejadian Stunting Pada Anak Usia 1–5 Tahun (Studi Di Wilayah Kerja Puskesmas Bandarharjo Kelurahan Tanjung Mas, Kecamatan Semarang Utara, Kotamadya Semarang, Provinsi Jawa Tengah). Jurnal Ketahanan Nasional, 25(2), 178–203.

Weight for Age (W/U) in Children aged 12-24 Months. Proceedings of International Conference on Halal Food and Health Nutrition, 1(1), 32–35. https://doi.org/10.29080/ichafohn.v1i1.1120

Trisyani, K., Fara, Y. D., & Mayasari, A. T. (2020). Hubungan Faktor Ibu Dengan Kejadian stunting. Jurnal Maternitas Aisyah (JAMAN AISYAH), 1(3), 189–197.

UNICEF. (2020). Nutrition, for every child: UNICEF nutrition strategy 2020–2030 - World | ReliefWeb. https://reliefweb.int/report/world/nutrition-every-child-unicef-nutrition-strategy-2020-2030?gad_source=1&gclid=CjwKCAjwko21BhAPEiwAwfaQCKpZGLyxSaFPDLkXNaWfmlPkfa9IH0YClKi7ovejFHu7of3x0LEPLBoCKQsQAvD_BwE

Wahyu, A., Ginting, L., & Sinaga, N. D. (2022). Jumlah Anak, Jarak Kelahiran Anak dan Peran Ayah dengan Kejadian Stunting Selama Pademi COVID-19. Jurnal Keperawatan Silampari, 6(1), 535–543.

Wahyuningtyas, W., Sufyan, D. L., Kesehatan, F. I., & Manggis, K. (2019). PEMBERDAYAAN KREATIVITAS KADER POSYANDU. 219–223.

WHO. (2018a). Reducing Stunting In Children Equity considerations for achieving the Global Nutrition Targets 2025. Ganeva.

WHO. (2018b). Stunting in a nutshell. Word Helath Organization. https://www.who.int/news/item/19-11-2015-stunting-in-a-nutshell

WHO. (2020). Child growth standards. https://www.who.int/tools/child-growth-standards

WHO. (n.d.). Global nutrition targets 2025: stunting policy brief. Retrieved October 5, 2022, from https://www.who.int/publications/i/item/WHO-NMH-NHD-14.3

Yusriani, Y. (2023). Pengaruh Penyuluhan Gizi Seimbang Dan Sanitasi Terhadap Pengetahuan Ibu Balita Dalam Mencegah Stunting Di Wilayah Kerja Puskesmas Bone Pute. Window of Public Health Journal, 4(3), 357–364. http://jurnal.fkm.umi.ac.id/index.php/woph/article/view/woph4302

Downloads

Published

2024-12-18

How to Cite

Setiawati, E., Yusriani, Y., & Sumiaty, S. (2024). Hubungan Pendidikan Ibu Balita dengan Kejadian Stunting di Puskesmas Marusu Kabupaten Maros : The Relationship between Education of Mothers of Toddlers with the Incidence of Stunting at Marusu Health Center, Maros Regency . Journal of Aafiyah Health Research (JAHR), 6(1), 27–33. https://doi.org/10.52103/jahr.v6i1.1905

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 5 6 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 > >>