Implementasi Program Pelayanan Antenatal Care Terpadu Berdasarkan Permenkes Nomor 21 Tahun 2021 di Kota Parepare Tahun 2024
Implementation of the Integrated Antenatal Care Service Program Based on Permenkes Number 21 of 2021 in Parepare City in 2024
DOI:
https://doi.org/10.52103/jahr.v6i1.2007Keywords:
Antenatal Care (ANC), Kunjungan Ibu Hamil, Input, Proses, OutputAbstract
ABSTRAK
Latar Belakang: Antenatal Care Terpadu (ANC) adalah pelayanan kesehatan pada ibu hamil selama kehamilan yang dilakukan secara komprehensif dan berkualitas. Berdasarkan Permenkes Nomor 21 Tahun 2021, ibu hamil diharapkan mendapat pelayanan ANC minimal 6 kali (1 kali trimester 1, 2 kali di trimester 2, dan 3 kali di trimester 3). Standar pelayanan Antenatal Care (ANC) dapat dinilai berdasarkan indikator capaian K1 (kunjungan pertama ibu hamil) dan K6 (kunjungan ibu hamil minimal 6 kali). Tahun 2023 tercatat bahwa diantara 8 Puskesmas di Kota Parepare, Puskesmas Lakessi memiliki capaian K1 dan K6 tertinggi yaitu K1 sebesar 102,3% dan K6 sebesar 94,48% sedangkan Puskesmas Cempae memiliki capaian K1 dan K6 terendah yaitu K1 sebesar 75,2% dan K6 sebesar 14,75%.
Tujuan: Untuk menganalisis implementasi program pelayanan Antenatal Care Terpadu berdasarkan faktor input, proses, dan ouput di Kota Parepare dengan sampel Puskesmas Lakessi dan Puskesmas Cempae.
Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan analisis konten.
Hasil: Dari segi faktor input tentang kebijakan dan SOP, SDM, sarana dan prasarana, dana sudah memadai, sedangkan faktor proses tentang pendataan, pelayanan 10T, pencatatan dan pelaporan telah dilakukan sesuai standar meskipun masih kurang maksimalnya pendataan sasaran ibu hamil terutama di wilayah kerja Puskesmas Cempae akibat mobilisasi masyarakat dan rendahnya kesadaran ibu hamil untuk memeriksakan kehamilan sehingga output untuk capaian K1 dan K6 di Puskesmas Cempae belum mencapai target.
Kesimpulan: Faktor input dan proses sudah memenuhi standar pada kedua puskesmas, namun masih kurang maksimalnya petugas dan mobilisasi serta kesadaran ibu hamil kurang di Puskesmas Cempae sehingga output belum tercapai.
ABSTRACT
Background: Integrated Antenatal Care (ANC) is a health service for pregnant women during pregnancy that is carried out comprehensively and with quality. Based on Minister of Health Regulation Number 21 of 2021, pregnant women are expected to receive ANC services at least 6 times (1 time in trimester 1, 2 times in trimester 2, and 3 times in trimester 3). Antenatal Care (ANC) service standards can be assessed based on the achievement indicators K1 (first visit of pregnant women) and K6 (minimum 6 visits of pregnant women). In 2023, it was recorded that among the 8 Health Centers in Parepare City, Lakessi Health Center had the highest K1 and K6 achievements, namely K1 of 102.3% and K6 of 94.48%, while Cempae Health Center had the lowest K1 and K6 achievements, namely K1 of 75.2% and K6 of 14.75%.
Objective: To analyze the implementation of the Integrated Antenatal Care service program based on input, process, and output factors in Parepare City with samples of Lakessi Health Center and Cempae Health Center.
Method: This type of research is qualitative research with a content analysis approach.
Results: In terms of input factors regarding policies and SOPs, human resources, facilities and infrastructure, funds are adequate, while process factors regarding data collection, 10T services, recording and reporting have been carried out according to standards, although the data collection of pregnant women targets is still less than optimal, especially in the Cempae Health Center work area due to community mobilization and low awareness of pregnant women to check their pregnancies so that the output for K1 and K6 achievements at the Cempae Health Center has not reached the target.
Conclusion: The input and process factors have met the standards in both health centers, but the officers are still less than optimal and the mobilization and awareness of pregnant women are lacking in the Cempae Health Center so that the output has not been achieved.
References
Adriyani, S. (2020). Analisis Pelaksanaan Antenatal Care K4 Di Kabupaten Pasaman Barat Tahun 2020. Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Andalas Padang.
Agustino, L. (2016). Dasar-dasar Kebijakan Publik (Edisi Revisi). Bandung : Penerbit Alfabeta. www.cvalfabeta.com
Ahmad, A., Ahri, R. A., & Ikhtiar, M. (2022). Implementasi Kebijakan Perwali No. 6 Tahun 2016 Tentang Layanan Homecare di Wilayah Kerja Puskesmas Layang Dinas Kesehatan Kota Makassar. Journal of Muslim Community Health (JMCH), 3(3), 38–46. https://doi.org/https://doi.org/10.52103/jmch.v3i3.984
Ajib, R. A., Ridwan, & Fatkhuri. (2023). Pengaruh Sosialisasi Kebijakan Covid-19 Terhadap Kepatuhan Masyarakat Menerapkan Physical Distancing pada Pengikut Instagram @lawancovid19_ID. Global Komunika, volume 6 Nomor 1.
Akib, H., & Tarigan, A. (2008). Artikulasi Konsep Implementasi Kebijakan: Perspektif, Model dan Kriteria Pengukurannya. Jurnal Baca Agustus, 1.
Aprilia, S., Yusriani, & Ikhtiar, M. (2021). Model Komunikasi Smcr Bidan Berhubungan Dengan Pengetahuan Ibu Hamil Dalam Mencegah Kematian Ibu. Window of Public Health Journal, 2(2). https://doi.org/https://doi.org/10.33096/woph.v2i2.164
Arman, Muchlis, N., Nadira, S. N., Fachrin, S. A., Ahri, R. A., & Patimah, S. (2021). Integrasi Budaya Lokal dan Program Pelayanan Kesehatan dalam Penanganan stunting di. Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes, 12(1). https://doi.org/http://dx.doi.org/10.33846/sf12101
Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan. (2021). Profil Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2021.
Fajriani, F. (2022). Implementasi Standar Pelayanan Minimal (SPM) Kesehatan Ibu Hamil Di Puskesmas Labakkang Kabupaten Pangkep. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Tamalatea Makassar.
Febriandini, A. P., Rostyaningsih, D., Rengga, A., & Marom, A. (2016). Studi Implementasi Program Kesehatan Ibu Dan Anak Di Puskesmas Tlogosari Kulon Kota Semarang. Journal of Public Policy and Management Review, 5. www.fisip.undip.ac.id
Hakim, A. (2012). Proses Penciptaan Manusia Dalam Al-Qur’an. UIN Sultan Syarif Kasim Riau.
Irfan, A. H. (2015). Tafsir Surat An-Nahl Ayat 78. (cetakan ke-1). Pasuruan: Pustaka Al-Bayyinah.
Istiqomah, S. B. T., Mayasari, W., Sianturi, E., Rangkuti, N. A., Batubara, N. S., Sitorus, S., Batubara, R. A., Noviyati, K. H., Putri, R., & Lubis, M. S. (2022). Manajemen Pelayanan Kebidanan. Yayasan Kita Menulis.
Jumriati. (2018). Implementasi Program Pelayanan Antenatal Care (Anc) Di Puskesmas Kassi Kassi Tahun 2018. Fakultas Kedokteran Dan Ilmu Kesehatan Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar.
Kementerian Kesehatan RI. (2015). Pedoman Pelayanan Antenatal Terpadu Edisi Kedua.
Kementerian Kesehatan RI. (2020). Pedoman Pelayanan Antenatal Terpadu Edisi Ketiga.
Kementerian Kesehatan RI. (2021). Laporan Kinerja Direktorat Kesehatan Keluarga Tahun Anggaran 2021.
Kementerian Kesehatan Ri Direktorat Jenderal Bina Kesehatan Masyarakat Direktorat Bina Kesehatan Ibu. (2010). Pedoman Pemantauan Wilayah Setempat Kesehatan Ibu Dan Anak (PWS-KIA).
Mappaware, N. A., Muchlis, N., & Samsualam. (2020). Kesehatan Ibu dan Anak (Dilengkapi dengan Studi kasus dan alat ukur kualitas pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak). Penerbit Deepublish (Grup Penerbitan CV Budi Utama). http://repository.umi.ac.id/id/eprint/1692
Maulani, A., Hamzah, W., & Rahman, H. (2021). Pengalaman Ibu Hamil Yang Tidak Emesis Gravidarum Di Puskesmas Wangi-Wangi Selatan Kabupaten Wakatobi. Window of Public Health Journal, 2(6), 1050–1059. http://jurnal.fkm.umi.ac.id/index.php/woph/article/view/woph2411
Muchlis, N., Haeruddin, & Susanti, N. (2022). Pola Pengembangan Sumber Daya Manusia dalam Penanganan Stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Maiwa sebagai Lokasi Khusus Stunting Kabupaten Enrekang. Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes, 13(1). https://doi.org/http://dx.doi.org/10.33846/sf13134
Muchlis, N., Mappaware, N. A., & Nurgahayu. (2021). Kesehatan Ibu dan Anak pada Akses Layanan Terbatas. Penerbit Deepublish (Grup Penerbitan CV Budi Utama). http://repository.umi.ac.id/id/eprint/1691
Muchlis, N., Nasrudin, Samsualam, & Alwi, M. K. (2020). Potential pre-post-partum patient safety management problems by input-process-output approach in health care. International Journal of Pharmaceutical Research, 12(3), 3042–3048. https://doi.org/10.31838/ijpr/2020.12.03.431
Muchlis, N., Yusuf, R. A., Rusydi, A. R., Mahmud, N. U., Hikmah, N., Qanitha, A., & Ahsan, A. (2023). Cigarette Smoke Exposure and Stunting Among Under-five Children in Rural and Poor Families in Indonesia. Environmental Health Insights, 17. https://doi.org/10.1177/11786302231185210
Nisma, Sundari, & Gobel, F. A. (2021). Pengaruh Pengetahuan dan Sikap Terhadap Kepatuhan Ibu Hamil Dalam Pemeriksaan ANC Pada Masa Pandemi di Poskesdes Bungadidi Kec. Tana Lili. Journal of Muslim Community Health (JMCH), 1. https://doi.org/https://doi.org/10.52103/jmch.v2i1.491
Novitasari, I. (2021). Buku Materi Pembelajaran Teori Kebijakan Publik. Program Studi Ilmu Politik Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Universitas Kristen Indonesia Jakarta.
Nurhidayati, Gobel, F. A., & Kurnesih, E. (2021). Faktor Risiko Hepatitis B Pada Ibu Hamil Di Kota Makassar Tahun 2019. Journal of Muslim Community Health (JMCH), 2(3). https://doi.org/https://doi.org/10.52103/jmch.v2i3.536
Nursyamsi, Nurlinda, A., & Ikhtiar, M. (2023). Karakteristik Balita Stunting di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Pakkae Kabupaten Barru. Journal of Muslim Community Health (JMCH) 2023, 4(3), 169–175. https://doi.org/10.52103/jmch.v4i3.1141
Pebriyanti, E. (2022). Implementasi Kebijakan Pelayanan Antenatal Care (Anc) Bagi Ibu Hamil Pada Masa Pandemi Covid-19 Di Kabupaten Kepahiang Tahun 2021. Administrasi Kebijakan Kesehatan Program Studi Magister (S2) Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sriwijaya.
Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2024 tentang Standar Teknis Pemenuhan Standar Pelayanan Minimal Kesehatan. (n.d.).
Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 21 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Pelayanan Kesehatan Masa Sebelum Hamil, Masa Hamil, Persalinan, dan Masa Sesudah Melahirkan, Pelayanan Kontrasepsi, dan Pelayanan Kesehatan Seksual. (n.d.).
Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 43 Tahun 2019 tentang Pusat Kesehatan Masyarakat. (n.d.). www.peraturan.go.id
Putra, W. M. (2014). Analisis Implementasi Kebijakan Jaminan Kesehatan Nasional Di Rumah Sakit Umum Kota Tangerang Selatan Tahun 2014.
Rahayu Suparman, S., Muchlis, N., Muhammad Multazam, A., & Kesehatan Masyarakat, F. (2019). Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Ibu Hamil Tentang Pelayanan Antenatal Care (Anc) Di Puskesmas Tabaringan Kota Makassar Tahun 2018". 2, 26–27.
Rahmadhani, I., & Hikmah, F. (2020). Analisis Pelaksanaan Pelayanan Antenatal Care (Anc) Pada Ibu Hamil Di Puskesmas Candipuro Kabupaten Lumajang. J-REMI : Jurnal Rekam Medik Dan Informasi Kesehatan , 1(4).
Riauputri, R. H., & Djannah, S. N. (2018). Analisis Pelaksanaan Program Antenatal Care (Anc) Terpadu Sebagai Upaya Pencegahan Risiko Kekurangan Energi Kronis (Kek) Pada Ibu Hamil Di Puskesmas Kasihan I Bantul. Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta.
Risatamaya, Handayani, L., & Puji Lestari, Y. (2023). Implementasi Progam Pelayanan ANC Terpadu di Puskesmas Kandui. Health Research Journal of Indonesia (HRJI), 2(1), 48–61.
Sarah, Multazam, A. M., & Gobel, F. A. (2021). Faktor Yang Mempengaruhi Kepatuhan Ibu Hamil Terhadap Protokol Kesehatan Covid-19 Di Puskesmas Bone-Bone Kabupaten Luwu Utara. Journal of Muslim Community Health (JMCH), 2(1). https://doi.org/https://doi.org/10.52103/jmch.v2i1.490
Sitasari, N. W. (2022). Mengenal Analisa Konten Dan Analisa Tematik Dalam Penelitian Kualitatif Forum Ilmiah (Vol. 19).
Susiyanti, Slamet Riadi, Intam Kurnia, & Nuraisyah. (2024). Implementasi Kebijakan Pelayanan Ibu Hamil di Puskesmas Kamonji Kecamatan Palu Barat. JSIM: Jurnal Ilmu Sosial Dan Pendidikan, 5(3). https://doi.org/10.36418/syntax-imperatif.v5i3.421
Syaharuddin, N., Asrina, A., & Baharuddin, A. (2021). Pelaksanaan Sistem Informasi Pada Program (Sipamandaq) Kawal Ibu Hamil Dalam Meningkatkan Pelayanan Kesehatan Ibu Dan Anak Di Puskesmas Binuang Kabupaten Polewali Mandar. Journal of Muslim Community Health (JMCH), 2(3). https://doi.org/https://doi.org/10.52103/jmch.v2i3.537
Syelviani, M. (2019). Pentingnya Sarana Dan Prasarana Terhadap Efisiensi Kerja Pegawai Puskesmas Teluk Pinang (Vol. 5, Issue 2).
Widyastuti, R., & Dafroyati, Y. (2021). Penerapan Komponen Pelayanan Antenatal Care (10T) dengan Kunjungan Ibu Hamil (K4) Di Puskesmas. Jurnal Kesehatan Primer, 6(2), 54–62. https://doi.org/10.31965/jkp
World Health Organization. (2023). Trends in maternal mortality 2000 to 2020 : Estimates by WHO, UNICEF, UNFPA, World Bank Group and UNDESA/Population Division.
Yunus, N., Nurlinda, A., & Alwi, M. K. (2021). Hubungan Pengetahuan dan Sikap terhadap Kejadian Preeklampsia Pada Ibu Hamil Di Wilayah Puskesmas Tangeban Kecamatan Masama Kabupaten Banggai. Journal of Muslim Community Health (JMCH), 2. https://doi.org/https://doi.org/10.52103/jmch.v2i2.501
Yusriani, & Alwi, M. K. (2022). Monograf Peran Kader Kesehatan dalam Meningkatkan Imunitas Tubuh Ibu Hamil Sebagai Upaya Pencegahan COVID-19. In Tahta Media Group. Tahta Media Group.
Yusriani, Alwi, M. K., & Agustini, T. (2021). Komunikasi Petugas Kesehatan Mempengaruhi Perilaku Ibu Hamil Dalam Mencegah Hipertensi. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 8(2), 196–203. https://ojs.uniska-bjm.ac.id/index.php/ANN/article/view/5711
Zuhri, N. Z., & Abdurrahman, M. (2023). Hamalatul Qur’an: Jurnal Ilmu-Ilmu Al-Qur’an I’rab dan Tafsir Al-Qur’an: Fase Penciptaan Manusia dalam Perspektif QS. Al-Mu’minun Ayat 12-14. 4(1), 63–68. https://jogoroto.org
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Journal of Aafiyah Health Research (JAHR)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.










